Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Siang Hari yang Mustajab: Dzikir Sunnah Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 28 April 2026, 12:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Siang hari sering kali berjalan begitu cepat. Dari satu aktivitas ke aktivitas lain, tanpa terasa waktu berlalu dalam ritme yang padat.

Di tengah kesibukan itu, ada satu amalan sederhana yang kerap terlupakan, namun justru memiliki dampak besar bagi ketenangan jiwa, yaitu doa dan dzikir.

Islam tidak membatasi ibadah hanya pada waktu-waktu tertentu. Justru, mengingat Allah di sela kesibukan siang hari menjadi bentuk kesadaran spiritual yang menunjukkan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya.

Lalu, seperti apa panduan doa siang hari yang sesuai dengan tuntunan Islam? Berikut ulasan lengkapnya.

Dzikir dan Doa: Ibadah yang Tidak Terikat Waktu

Berbeda dengan salat fardu yang memiliki ketentuan waktu, dzikir dan doa dapat dilakukan kapan saja.

Prinsip ini ditegaskan dalam Al-Adzkar, di mana Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa mengingat Allah dianjurkan sepanjang waktu, baik pagi, siang, maupun malam.

Landasan ini juga diperkuat oleh hadis riwayat Sahih Bukhari, ketika Nabi Muhammad bersabda:

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati.”

Hadis ini menegaskan bahwa dzikir bukan sekadar pelengkap, tetapi kebutuhan dasar bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.

Baca juga: Doa agar Orang Tua Sehat dan Dipanjangkan Umurnya

Menghidupkan Siang dengan Dzikir Sunnah

Di tengah aktivitas siang hari, dzikir dapat menjadi “jeda” yang menenangkan. Tidak harus panjang, cukup dengan bacaan singkat namun konsisten.

Berikut beberapa dzikir yang dianjurkan:

1. Tasbih

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallahi wa bihamdihi

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Dzikir ini dianjurkan dibaca 100 kali, dengan keutamaan menghapus dosa dan mendatangkan pahala besar sebagaimana disebut dalam hadis sahih.

2. Tahlil dan Tahmid

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîkalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Dzikir ini memiliki keutamaan besar jika diamalkan secara rutin.

3. Doa Harian (Pagi yang Bisa Dilanjutkan)

اللَّهُمَّ بِكَ أصْبَحْنا وَبِكَ أمْسَيْنا، وَبِكَ نَحْيا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru

Artinya: "Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu pagi dan waktu petang dan karena Engkau kami hidup dan mati, dan kepada-Mu juga kami akan kembali"

Meski dikenal sebagai doa pagi, para ulama membolehkan membacanya di siang hari sebagai bentuk kontinuitas dzikir.

4. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Astaghfirullahal ‘azhim

Arti: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

Menurut Ibnu Taimiyah, istighfar adalah pintu luas untuk kebaikan, karena berkaitan langsung dengan pengampunan dosa dan keberkahan hidup.

Baca juga: Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah & Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Waktu-Waktu Mustajab di Siang Hari

Meskipun doa bisa dipanjatkan kapan saja, ada beberapa momen di siang hari yang memiliki keutamaan lebih:

  • Setelah Salat Dhuha
  • Setelah Salat Dzuhur
  • Menjelang Salat Ashar
  • Saat jeda istirahat atau qailulah

Dalam buku Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme karya Amin dan Al-Fandi, disebutkan bahwa waktu siang tetap memiliki nilai spiritual selama diisi dengan dzikir dan doa.

Qailulah: Istirahat yang Bernilai Ibadah

Selain berdzikir, Islam juga mengenal konsep qailulah, tidur siang singkat untuk mengembalikan energi.

Dalam hadis riwayat Sunan Ibnu Majah, dianjurkan untuk melakukan qailulah karena dapat membantu seseorang lebih kuat dalam beribadah.

Buku Prophetic Sleep Therapy karya Muhammad Syukron Maksum menjelaskan bahwa qailulah tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menjaga stabilitas emosi.

Baca juga: Doa Berangkat Haji Lengkap: Arab, Latin, Arti agar Selamat & Mabrur

Manfaat Spiritual Doa Siang Hari

Menghidupkan siang dengan doa bukan sekadar rutinitas, tetapi memiliki dampak nyata:

1. Pengingat di Tengah Kesibukan

Doa menjadi jeda yang mengingatkan manusia agar tidak larut dalam urusan dunia.

2. Menenangkan Pikiran

Dzikir terbukti membantu mengurangi stres dan kecemasan.

3. Menguatkan Iman

Konsistensi dalam berdzikir memperkuat hubungan dengan Allah.

4. Membuka Pintu Keberkahan

Aktivitas yang diawali dan disertai doa diyakini lebih diberkahi.

Dalam jurnal Islamic Studies Quarterly, disebutkan bahwa praktik doa yang konsisten dapat meningkatkan kualitas spiritual dan keseimbangan emosional seseorang.

Menemukan Makna di Tengah Rutinitas

Doa siang hari bukan tentang panjangnya bacaan, tetapi tentang kehadiran hati. Ia bisa dilakukan di sela pekerjaan, saat perjalanan, atau bahkan dalam diam.

Di tengah dunia yang bergerak cepat, dzikir mengajarkan satu hal sederhana, berhenti sejenak, lalu kembali mengingat siapa yang mengatur segalanya.

Dan mungkin, di antara hiruk-pikuk siang itu, ada satu momen kecil ketika seseorang berbisik lirih kepada Tuhannya, di situlah ketenangan itu mulai tumbuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
Aktual
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Aktual
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Aktual
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Aktual
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Aktual
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Aktual
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Aktual
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Aktual
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Aktual
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Aktual
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Aktual
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Aktual
Sedekah Kolektif ASN Banyuwangi di Peringatan 1 Muharram, Wujud Ta’awun untuk Sesama
Sedekah Kolektif ASN Banyuwangi di Peringatan 1 Muharram, Wujud Ta’awun untuk Sesama
Aktual
Menangis Haru, Penjual Sayur Asal Kebumen: Orang seperti Saya Kok Bisa Berhaji
Menangis Haru, Penjual Sayur Asal Kebumen: Orang seperti Saya Kok Bisa Berhaji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com