Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa untuk Ayah dan Ibu yang Sudah Meninggal, Jangan Lupa Dibaca

Kompas.com, 6 Juli 2026, 18:55 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Tidak ada anak yang benar-benar siap kehilangan orang tua. Meski telah tiada, kasih sayang kepada ayah dan ibu tidak pernah berhenti. Dalam ajaran Islam, salah satu bentuk bakti yang tetap bisa dilakukan setelah orang tua wafat adalah dengan senantiasa mendoakan mereka.

Doa seorang anak saleh menjadi amalan yang sangat berharga bagi kedua orang tua yang telah meninggal. Bahkan, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa doa anak merupakan salah satu amal yang pahalanya terus mengalir kepada orang tua di alam kubur.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

"Apabila anak Adam (manusia) telah wafat, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR Muslim).

Baca juga: 7 Doa Harian Rasulullah yang Pendek dan Mudah Dihafal, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa doa yang dipanjatkan anak bukan sekadar ungkapan rindu, tetapi juga hadiah yang sangat berharga bagi orang tua yang telah mendahului kita.

Islam mengajarkan bahwa bakti kepada orang tua tidak berakhir ketika mereka meninggal dunia. Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa seorang anak tetap dapat menunjukkan baktinya dengan mendoakan ampunan bagi orang tuanya, memenuhi janji-janji mereka, melunasi utang jika ada, serta menjaga silaturahmi dengan kerabat dan sahabat mereka.

Karena itu, memperbanyak doa untuk kedua orang tua menjadi salah satu amalan yang dianjurkan setiap Muslim.

Doa Pendek untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Salah satu doa yang mudah diamalkan setiap selesai salat adalah:
رَّبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

Latin:

Rabbigh firlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaani shaghiiraa.
Artinya:

"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku masih kecil."

Doa singkat ini dapat dibaca setiap hari sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada kedua orang tua.

Doa Memohon Ampunan untuk Orang Tua yang Telah Wafat

Selain doa pendek, umat Islam juga dianjurkan memohonkan ampunan bagi kedua orang tua beserta seluruh kaum muslimin.

Salah satu doa yang sering dibaca berbunyi:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ...

Artinya:

"Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, khususnya kedua orang tua kami, para guru, keluarga, dan semua orang yang telah berjasa kepada kami."

Doa tersebut menjadi bentuk permohonan agar Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan kasih sayang kepada orang-orang yang telah meninggal dunia.

Lengkapi dengan Doa Sapu Jagat dan Al-Fatihah

Setelah selesai berdoa, umat Islam juga dianjurkan membaca doa sapu jagat, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian menghadiahkan bacaan Surah Al-Fatihah untuk kedua orang tua.

Baca juga: Kumpulan Doa Harian Pendek yang Wajib Dihafal: Arab, latin, dan Artinya

Amalan sederhana ini dapat menjadi pengingat bahwa hubungan anak dengan orang tua tidak pernah terputus oleh kematian, melainkan terus terjalin melalui doa dan amal saleh.

Mendoakan orang tua bukan hanya menjadi bentuk balas budi atas kasih sayang yang mereka berikan sejak kecil, tetapi juga menjadi wujud cinta yang diajarkan Islam kepada setiap anak.

Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kedua orang tua kita, melapangkan kuburnya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag dan KBRI Mesir Bahas Pembenahan Tata Kelola Mahasiswa Indonesia ke Al-Azhar
Kemenag dan KBRI Mesir Bahas Pembenahan Tata Kelola Mahasiswa Indonesia ke Al-Azhar
Aktual
Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Pengurusan Fatwa Halal MUI untuk Produk Kripto
Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Pengurusan Fatwa Halal MUI untuk Produk Kripto
Aktual
Menlu Sugiono dan Ketua MPR Berencana Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran
Menlu Sugiono dan Ketua MPR Berencana Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Edukasi Pencegahan Penyebaran LGBTQ Masuk Pendidikan Agama
Kemenag Siapkan Materi Edukasi Pencegahan Penyebaran LGBTQ Masuk Pendidikan Agama
Aktual
Evaluasi Haji 2026: Pelayanan Domestik Optimal, di Arab Saudi Perlu Perbaikan
Evaluasi Haji 2026: Pelayanan Domestik Optimal, di Arab Saudi Perlu Perbaikan
Aktual
Doa untuk Ayah dan Ibu yang Sudah Meninggal, Jangan Lupa Dibaca
Doa untuk Ayah dan Ibu yang Sudah Meninggal, Jangan Lupa Dibaca
Doa dan Niat
Kemenhaj: Kepatuhan PPIHU terhadap Regulasi Jadi Kunci Perlindungan Jamaah Haji dan Umrah
Kemenhaj: Kepatuhan PPIHU terhadap Regulasi Jadi Kunci Perlindungan Jamaah Haji dan Umrah
Aktual
Ribuan Warga Padati Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Serukan Perlawanan terhadap AS dan Israel
Ribuan Warga Padati Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Serukan Perlawanan terhadap AS dan Israel
Aktual
Menteri PPPA Tekankan Pola Asuh Berbasis Nilai Agama untuk Perkuat Perlindungan Anak
Menteri PPPA Tekankan Pola Asuh Berbasis Nilai Agama untuk Perkuat Perlindungan Anak
Aktual
Ma'ruf Amin Dukung Transformasi Pesantren, Apresiasi Pelatihan 5.000 Pengasuh Ponpes
Ma'ruf Amin Dukung Transformasi Pesantren, Apresiasi Pelatihan 5.000 Pengasuh Ponpes
Aktual
Hoaks! NU dan Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Stop Bayar Pajak, Ini Faktanya
Hoaks! NU dan Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Stop Bayar Pajak, Ini Faktanya
Aktual
Wamenhaj: Transformasi Haji Harus Diiringi Budaya Kerja Baru dan Utamakan Pelayanan Jamaah
Wamenhaj: Transformasi Haji Harus Diiringi Budaya Kerja Baru dan Utamakan Pelayanan Jamaah
Aktual
Wamenag Sampaikan Komitmen Pemerintah Hadirkan Madrasah Lebih Baik Lewat Program PHTC
Wamenag Sampaikan Komitmen Pemerintah Hadirkan Madrasah Lebih Baik Lewat Program PHTC
Aktual
Iran Tutup Ruang Udara Teheran Saat Pemakaman Ali Khamenei, Operasional Bandara Stop Sementara
Iran Tutup Ruang Udara Teheran Saat Pemakaman Ali Khamenei, Operasional Bandara Stop Sementara
Aktual
Gelombang Panas Landa Arab Saudi, Suhu di Makkah Diprediksi 48 Derajat
Gelombang Panas Landa Arab Saudi, Suhu di Makkah Diprediksi 48 Derajat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar