Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Iran Tutup Ruang Udara Teheran Saat Pemakaman Ali Khamenei, Operasional Bandara Stop Sementara

Kompas.com, 6 Juli 2026, 17:08 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Iran akan menutup sepenuhnya ruang udara Teheran pada Senin sebagai bagian dari pengamanan dan pengaturan prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Penutupan tersebut berdampak pada penghentian sementara operasional dua bandara utama di ibu kota, yakni Bandara Internasional Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini.

Meski ruang udara Teheran ditutup, pemerintah Iran memastikan penerbangan di wilayah lain tetap beroperasi normal selama rangkaian prosesi berlangsung.

Baca juga: Putra-putra Ali Khamenei Iringi Shalat Jenazah, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Masih Tak Muncul

Penutupan ruang udara dilakukan mengikuti jadwal resmi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung di sejumlah kota di Iran hingga Irak sebelum prosesi pemakaman terakhir di Mashhad.

Ruang Udara Teheran Ditutup Selama Prosesi Pemakaman

Iran akan menutup sepenuhnya ruang udara Teheran pada Senin sebagai bagian dari pengaturan prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, demikian dilaporkan kantor berita ISNA.

Baca juga: Perbedaan Ayat Al-Quran yang Diperdengarkan untuk Delegasi Asing di Pemakaman Ali Khamenei Picu Perdebatan

Penerbangan di seluruh wilayah Iran tetap beroperasi tanpa pembatasan pada Minggu.

Namun, ruang udara Teheran akan ditutup sepenuhnya pada Senin saat berlangsungnya prosesi utama pemakaman.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan Organisasi Penerbangan Sipil Iran, seluruh penerbangan reguler di Bandara Internasional Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran akan dihentikan sementara pada Senin seiring penyelenggaraan upacara penghormatan terakhir di ibu kota.

Pada Selasa, Bandara Mehrabad akan kembali beroperasi secara normal.

Sementara itu, Bandara Internasional Imam Khomeini masih akan tetap ditutup.

Bandara Mashhad dan Ruang Udara Ditutup pada 9 Juli

Pemerintah Iran juga menyatakan bahwa pada 9 Juli, ruang udara di atas Kota Mashhad di timur laut Iran beserta operasional Bandara Internasional Shahid Hasheminejad akan dihentikan sepenuhnya selama berlangsungnya upacara puncak pemakaman.

Penerbangan di wilayah lain di Iran akan tetap berjalan normal pada 7-8 Juli, kecuali di Mashhad pada hari terakhir rangkaian prosesi.

Rangkaian Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Khamenei gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut memicu perang yang berlangsung selama beberapa pekan dan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Rangkaian upacara pemakaman secara resmi dimulai pada Jumat, dengan dihadiri para pemimpin negara dan delegasi resmi dari berbagai negara di kawasan maupun luar kawasan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Sesuai jadwal resmi, prosesi penghormatan masyarakat akan dilanjutkan dengan prosesi pemakaman utama di Teheran pada Senin.

Selanjutnya, rangkaian prosesi akan berlanjut ke Kota Qom pada 7 Juli.

Pada 8 Juli, upacara dijadwalkan berlangsung di Baghdad, Najaf, dan Karbala, Irak.

Jenazah akan disambut para tokoh agama dan pejabat politik sebelum dibawa ke sejumlah tempat suci utama umat Syiah.

Upacara pemakaman dan pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di Kompleks Makam Imam Reza di Mashhad.

Kompleks tersebut merupakan salah satu situs suci utama umat Syiah di Iran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar