Editor
KOMPAS.com - Keimanan kepada Allah SWT perlu terus dijaga agar tetap kuat dalam menjalani berbagai keadaan.
Selain diwujudkan melalui perbuatan dan amal sehari-hari, menjaga iman juga dapat dilakukan dengan memanjatkan doa kepada Allah.
Baca juga: 4 Doa Memohon Hati dan Jiwa yang Bersih
Secara prinsip, seseorang dapat berdoa untuk memohon peningkatan iman dengan ucapan dan bahasa apa saja.
Al-Qur'an juga memuat sejumlah doa yang berisi permohonan agar hati tetap berada dalam petunjuk dan mendapatkan rahmat Allah.
Dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, berikut doa menguatkan iman yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis, lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya.
Baca juga: Doa Memohon Rahmat Allah SWT Lengkap dengan Terjemahannya
Doa untuk menguatkan iman berikut berisi permohonan kepada Allah agar diberikan keteguhan hati, petunjuk, rahmat, ampunan, dan ketakwaan. Beberapa di antaranya terdapat dalam Al-Qur'an, sedangkan satu doa lainnya bersumber dari hadis.
QS Ali Imran ayat 8 memuat doa agar hati tidak menyimpang dari petunjuk setelah mendapatkan hidayah. Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Latin: Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal-wahhaab.
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepeda kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi.”
Doa dalam QS Ali Imran ayat 147 berisi permohonan ampun atas dosa dan tindakan yang dilakukan. Di dalamnya juga terdapat permohonan agar Allah memberikan keteguhan pendirian dan pertolongan.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Latin: Rabbanaa-ghfir lanaa dzunuubanaa wa israafanaa fii amrinaa wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal-qaumil-kaafiriin.
Artinya: “Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.”
QS Ali Imran ayat 193-194 memuat doa orang-orang yang beriman setelah mendengar seruan untuk beriman kepada Allah. Doa tersebut mencakup permohonan ampunan, penghapusan kesalahan, kebaikan saat wafat, serta keselamatan pada hari kiamat.
رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَاد
Latin: Rabbanaa innanaa sami'naa munaadiyan yunaadii lil-iimaani an aaminoo birabbikum fa aamannaa. Rabbanaa faghfir lanaa dzunuubanaa wa kaffir 'annaa sayyi-aatinaa wa tawaffanaa ma'al-abraar. Rabbanaa wa aatinaa maa wa'adtanaa 'alaa rusulika wa laa tukhzinaa yaumal-qiyaamati innaka laa tukhliful-mii'aad.
Artinya: “Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu): ‘Berimanlah kalian kepada Rabb kalian, maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuslah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti (shalih). Ya Rabb kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui Rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat kelak. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.”
QS Al-Kahfi ayat 10 berisi permohonan kepada Allah agar diberikan rahmat dan petunjuk yang lurus dalam menghadapi suatu urusan. Berikut bacaan doanya:
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Latin: Rabbanaa aatinaa mil-ladunka rahmatan wa hayyi' lanaa min amrinaa rasyadaa.
Artinya: “Wahai Rabb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan ini.”
Selain terdapat dalam Al-Qur'an, doa untuk menjaga kualitas keimanan juga dapat ditemukan dalam hadis. Salah satunya adalah doa yang tercantum dalam HR Muslim nomor 2722, yang memuat permohonan perlindungan dari berbagai kelemahan diri serta permintaan agar diberikan ketakwaan dan jiwa yang disucikan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ اْلعَجْزِ وَاْلكَسَلِ وَاْلجُبْنِ وَاْلبُخْلِ وَاْلهَرَمِ وَعَذَابِ اْلقَبْرِ. اَللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابَ لَهَا
Latin: Allahumma inni a'uudzu bika minal-'ajzi wal-kasali wal-jubni wal-bukhli wal-harami wa 'adzaabil-qabri. Allahumma aati nafsii taqwaahaa wa zakkihaa anta khairu man zakkaahaa anta waliyyuhaa wa maulaahaa. Allahumma inni a'uudzu bika min 'ilmin laa yanfa'u wa min qalbin laa yakhsya'u wa min nafsin laa tasyba'u wa min da'watil laa yustajaabu lahaa.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, kekikiran, pikun, dan adzab kubur. Ya Allah, berikanlah ketaqwaan pada diriku, dan sucikanlah ia, Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang Maha Mensucikannya, Engkau Dzat yang Melindungi dan Memeliharanya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak pernah puas, dan doa yang tidak dikabulkan.”
Doa dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga dan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.
Pengamalan doa tersebut dapat berjalan bersama usaha nyata untuk mempertahankan petunjuk, memperbaiki diri, dan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima doa tersebut dapat diamalkan sesuai kebutuhan dan keadaan masing-masing.
Memanjatkan doa juga menjadi bentuk permohonan kepada Allah agar hati tetap berada dalam petunjuk dan diberikan keteguhan dalam menjalani kehidupan.
Dengan demikian, doa dan usaha dapat berjalan bersama dalam menjaga kualitas keimanan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.