Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Rajab: Bacaan, Waktu Niat, dan Penjelasan Hukumnya

Kompas.com, 20 Desember 2025, 22:48 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Puasa yang dikerjakan pada bulan Rajab kerap dikenal di masyarakat sebagai puasa Rajab dan dipahami sebagai salah satu amalan sunnah.

Akan tetapi, tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus mengistimewakan puasa Rajab.

Puasa yang dilakukan pada bulan Rajab pada hakikatnya merupakan puasa sunnah umum yang dikerjakan bertepatan dengan bulan Rajab. Niat puasa Rajab pun sama dengan niat puasa sunnah yang lain.

Baca juga: Apa Itu Puasa Rajab? Pengertian, Jadwal, dan Kalender Rajab 1447 H

Bulan Rajab termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah sejak Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram...” (QS. At-Taubah: 36)

Kemuliaan bulan Rajab mendorong umat Islam memperbanyak ibadah dan amal saleh.

Niat Puasa Rajab

Dilansir dari laman Baznas, bacaan niat puasa Rajab dapat diucapkan dalam hati dengan lafaz berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah Taala.”

Akan tetapi, pelaksanaan puasa sunnah di Bulan Rajab sebenarnya puasa sunnah yang umum dilakukan seperti puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, atau puasa Daud sesuai waktu pelaksanaannya.

Dengan demikian, niat yang dilafalkan sesuai dengan niat puasa yang akan dikerjakan.

Baca juga: Ingin Puasa Rajab? Ini Niat yang Dibaca Lengkap dengan Keutamaannya

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyebutkan keutamaan puasa di bulan-bulan tertentu.

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim No. 1163)

Hadis tersebut dipahami para ulama sebagai anjuran memperbanyak ibadah puasa di bulan-bulan haram termasuk Rajab.

Baca juga: Kapan Puasa Rajab 1447 H? Ini Jadwal Resmi Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Beberapa riwayat menyebutkan keutamaan berpuasa pada hari-hari tertentu di bulan haram meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai tingkat kesahihannya.

Hadis yang diriwayatkan Abu Daud menyebutkan keutamaan puasa tiga hari di bulan haram.

“Barang siapa berpuasa tiga hari di bulan haram, yaitu hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka Allah mencatat baginya ibadah selama 900 tahun.” (HR. Abu Daud No. 2428)

Riwayat tersebut sering dijadikan motivasi oleh sebagian umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah di bulan Rajab dengan tetap merujuk pada kehati-hatian dalam memahami dalil.

Jadwal Puasa Sunnah yang Dapat Dilakukan di Bulan Rajab

Puasa yang dilakukan pada bulan Rajab termasuk puasa sunnah umum, sehingga jadwalnya mengikuti ketentuan puasa sunnah yang berlaku sepanjang tahun.

Umat Islam dapat menjalankan puasa sunnah di bulan Rajab sesuai kemampuan, tanpa keyakinan adanya hari tertentu yang wajib atau memiliki keutamaan khusus.

Contoh Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab

Puasa sunnah yang dapat dilakukan pada bulan Rajab antara lain puasa Senin dan Kamis.

Puasa Senin dan Kamis dapat dikerjakan setiap pekan selama bulan Rajab tanpa terikat tanggal tertentu.

Puasa Ayyamul Bidh juga dapat dilakukan pada pertengahan bulan Hijriah.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, termasuk ketika jatuh pada bulan Rajab. 

Untuk puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H (tahun 2026 Masehi) jadwalnya adalah Jumat (2/1/ 2026) , Sabtu (3/1/2026), dan Minggu (4/1/2026).

Para ulama tidak menganjurkan puasa dilakukan sebulan penuh agar tidak menyerupai puasa Ramadhan.

Puasa sunnah dianjurkan dikerjakan secara proporsional dan berkesinambungan.

Baca juga: Doa Masuk Bulan Rajab Agar Diberikan Keberkahan dan Bisa Bertemu Bulan Ramadhan

Persiapan Menjelang Ramadhan

Rajab berada dalam rangkaian bulan yang mengantarkan umat Islam menuju Ramadhan.

Pembiasaan puasa sunnah pada bulan Rajab dapat menjadi sarana melatih fisik dan spiritual sebelum memasuki ibadah puasa wajib.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Dhuha Pembuka Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
17 Tahun Lebaran di Tokyo Tak Semeriah Indonesia, Tapi Hangat oleh Kebersamaan
Aktual
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Hukum Shalat dan Puasa Jika Haid Tidak Lancar, Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Cara Sujud Sahwi dan Panduan Saat Lupa Jumlah Rakaat Saat Shalat
Doa dan Niat
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Cara Daftar Nikah di KUA 2026, Ini Alur Offline dan Online yang Wajib Diketahui
Aktual
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
5 Waktu yang Dilarang untuk Shalat, Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Pekalongan, Masjid Al-Fairus Layani Ratusan Pemudik
Aktual
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Selain Ancaman Banjir Bandang, Arab Saudi Diterjang Hujan Es
Aktual
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Arus Balik Lebaran H+3 Membeludak, Jalur Puncak-Cianjur Macet Parah hingga Akses Wisata Disekat
Aktual
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Haji 2026 Tetap Jalan! Menhaj Pastikan Keberangkatan Sesuai Jadwal Meski Geopolitik Memanas
Aktual
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Bisht, Jubah Tradisional Arab Saudi yang Jadi Simbol Kehormatan dan Tradisi Saat Idul Fitri
Aktual
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Lebaran Haji 2026 Bulan Apa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha, Libur, dan Tanggal Pentingnya
Aktual
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Arab Saudi Larang Overstay Umrah 2026, Jemaah Terancam Deportasi
Aktual
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunnah Nabi? Ini Dalil Hadits Nabi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com