Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tema Isra Miraj 2026: Saatnya Menguatkan Shalat dan Akhlak di Tengah Ujian Zaman

Kompas.com, 14 Januari 2026, 09:55 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 2026 kembali hadir sebagai momentum spiritual yang sangat bermakna bagi umat Islam.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi, tema Isra Miraj 2026 banyak diarahkan pada penguatan shalat dan pembentukan akhlak mulia sebagai fondasi utama menghadapi tantangan zaman.

Isra Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang diabadikan Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 1. Dalam satu malam, Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha.

Baca juga: Peringatan Isra Miraj 2026: Jadwal, Makna, dan Pesan Spiritual bagi Umat Islam

Dari peristiwa agung inilah umat Islam menerima perintah shalat lima waktu, ibadah yang menjadi tiang agama dan penopang kehidupan seorang mukmin.

Para ulama menegaskan bahwa Isra Miraj bukan sekadar kisah sejarah, melainkan pesan spiritual lintas zaman.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebut shalat sebagai mi’raj-nya orang beriman, yakni sarana untuk berkomunikasi langsung dengan Allah SWT.

Karena itu, tema Isra Miraj 2026 tidak hanya mengajak umat untuk menjaga shalat secara rutin, tetapi juga meningkatkan kualitas kekhusyukan dan pemaknaannya.

Di era digital saat ini, tantangan keimanan tidak selalu datang dalam bentuk ancaman fisik, melainkan melalui kelalaian, kesibukan berlebihan, dan krisis akhlak sosial.

Banyak orang mudah terpancing emosi, terjebak konflik di ruang digital, serta lupa menjaga adab dalam berinteraksi.

Dalam konteks inilah, Isra Miraj menjadi pengingat bahwa shalat yang benar seharusnya membentuk karakter yang tenang, jujur, dan penuh empati.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ankabut ayat 45 bahwa shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Qur’an, dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Ayat ini menjadi landasan kuat bahwa ibadah tidak boleh berhenti pada aspek ritual, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Tema Isra Miraj 2026 pun mendorong umat Islam untuk menjadikan shalat sebagai sumber kekuatan moral, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan bermasyarakat.

Lebih dari itu, Isra Miraj juga sarat dengan pesan keteguhan iman. Peristiwa ini terjadi pada masa penuh kesedihan dalam hidup Rasulullah SAW, setelah wafatnya Khadijah dan Abu Thalib.

Namun, justru dari titik terendah itulah Allah SWT memberikan penguatan spiritual yang luar biasa.

Baca juga: Baitul Ma’mur, Ka’bah Penduduk Langit dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj

Pesan ini relevan bagi umat Islam masa kini agar tidak kehilangan harapan di tengah berbagai ujian hidup.

Dengan mengangkat tema Isra Miraj 2026 yang menekankan shalat dan akhlak, peringatan ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan.

Ia menjadi ajakan reflektif untuk berhenti sejenak, menata ulang niat, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, demi terwujudnya kehidupan yang lebih damai dan bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Diingatkan Waspada Cuaca Panas
Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Diingatkan Waspada Cuaca Panas
Aktual
Menhaj Lepas 200 Petugas Haji ke Makkah, Tekankan Layanan Maksimal untuk Jemaah
Menhaj Lepas 200 Petugas Haji ke Makkah, Tekankan Layanan Maksimal untuk Jemaah
Aktual
Kurban 7 Kambing vs 1 Sapi, Mana Lebih Besar Pahalanya? Ini Kata Ulama
Kurban 7 Kambing vs 1 Sapi, Mana Lebih Besar Pahalanya? Ini Kata Ulama
Aktual
Apa Itu Hadyu? Ini Hukum, Jenis, dan Syaratnya dalam Haji
Apa Itu Hadyu? Ini Hukum, Jenis, dan Syaratnya dalam Haji
Aktual
Mengapa Shalat Jumat Pertama di Lembah? Ini Kisah Wadi Ranuna
Mengapa Shalat Jumat Pertama di Lembah? Ini Kisah Wadi Ranuna
Aktual
Imigrasi Gagalkan 13 WNI Haji Ilegal, Pengawasan Diperketat
Imigrasi Gagalkan 13 WNI Haji Ilegal, Pengawasan Diperketat
Aktual
Asal-usul Merpati di Makkah, Benarkah Tak Pernah Kotori Ka'bah?
Asal-usul Merpati di Makkah, Benarkah Tak Pernah Kotori Ka'bah?
Aktual
Masuk Makkah Kini Wajib Izin, Ini 6 Golongan yang Dikecualikan
Masuk Makkah Kini Wajib Izin, Ini 6 Golongan yang Dikecualikan
Aktual
Kapan Shalat Jumat Pertama Kali Dilaksanakan? Berawal dari Hijrah Nabi
Kapan Shalat Jumat Pertama Kali Dilaksanakan? Berawal dari Hijrah Nabi
Aktual
3 Kali Tinggalkan Shalat Jumat, Benarkah Jadi Kafir? Ini Peringatan Rasulullah
3 Kali Tinggalkan Shalat Jumat, Benarkah Jadi Kafir? Ini Peringatan Rasulullah
Doa dan Niat
Arab Saudi Tembus Misi Bulan NASA, 1.000 Peserta Ikuti Seminar Artemis II
Arab Saudi Tembus Misi Bulan NASA, 1.000 Peserta Ikuti Seminar Artemis II
Aktual
7 Sunnah Sebelum Shalat Jumat yang Sering Terlewat, Ini Dalilnya
7 Sunnah Sebelum Shalat Jumat yang Sering Terlewat, Ini Dalilnya
Aktual
Bacaan Doa Khutbah Jumat Lengkap: Pembuka, Penutup, dan Tata Caranya
Bacaan Doa Khutbah Jumat Lengkap: Pembuka, Penutup, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Arti Labbaik Allahumma Labbaik, Waktu Membaca, dan Rahasia di Baliknya
Arti Labbaik Allahumma Labbaik, Waktu Membaca, dan Rahasia di Baliknya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ibadah Haji, Ora Mung Lunga, Nanging Ngganti Diri
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ibadah Haji, Ora Mung Lunga, Nanging Ngganti Diri
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com