Editor
KOMPAS.com — Umat Islam di seluruh dunia kembali bersiap memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam.
Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga tonggak penting penetapan kewajiban shalat lima waktu yang menjadi fondasi utama ibadah umat Islam hingga hari ini.
Peringatan Isra Mi’raj setiap tahunnya menjadi momentum refleksi untuk memperkuat keimanan, memperdalam makna ibadah, serta meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian dakwah.
Baca juga: Dari Masjid Al-Aqsa ke Langit Ketujuh, Ini Tempat Nabi Muhammad SAW Naik Saat Isra Miraj
Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang diabadikan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Al-Isra ayat 1, yang menjelaskan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), lalu dilanjutkan dengan perjalanan menembus langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj).
Dalam berbagai hadis sahih, para ulama menegaskan bahwa peristiwa ini mengandung pesan mendalam tentang:
Karena itu, peringatan Isra Mi’raj selalu dimaknai sebagai ajakan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak sosial umat.
Berdasarkan kalender Hijriah, Isra Mi’raj diperingati setiap 27 Rajab.
Untuk tahun 2026 Masehi, berdasarkan Kalender Hijriah dari Kementerian Agama, peringatan Isra Mi’raj jatuh pada 16 Januari 2026.
Isra Mi’raj tahun 2026 diperkirakan bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah.
Bulan Rajab sendiri termasuk salah satu bulan mulia (asyhurul hurum) dalam Islam, yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan amal saleh.
Peringatan Isra Mi’raj juga kerap diiringi dengan saling berbagi doa dan ucapan kebaikan. Beberapa contoh ucapan Isra Mi’raj 2026 yang bernuansa reflektif antara lain:
“Selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Semoga kita senantiasa menjaga salat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.”
“Isra Mi’raj mengajarkan bahwa salat adalah penghubung langit dan bumi. Semoga iman kita semakin kokoh dan hidup penuh keberkahan.”
Ucapan-ucapan tersebut menjadi sarana dakwah ringan yang memperkuat nilai spiritual di ruang keluarga dan masyarakat.
Di Indonesia, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW termasuk hari libur nasional keagamaan, sebagaimana ditetapkan pemerintah setiap tahunnya.
Untuk libur Isra Mi’raj 2026 jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026, dan berpotensi terjadi long weekend atau libur panjang karena bertepatan dengan akhir pekan.
Masyarakat bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk kegiatan keagamaan dan kebersamaan keluarga.
Di tengah tantangan kehidupan modern, peringatan Isra Mi’raj menjadi pengingat bahwa kekuatan spiritual adalah fondasi utama dalam menghadapi perubahan zaman.
Baca juga: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah Peristiwa dan Makna Pensyariatan Sholat
Para ulama menekankan bahwa esensi Isra Mi’raj bukan hanya peringatan seremonial, melainkan ajakan untuk menegakkan salat, menjaga moralitas, dan membangun kehidupan yang adil serta berkeadaban.
Dengan memahami makna Isra Mi’raj secara utuh, umat Islam diharapkan mampu menjadikan peristiwa ini sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kebangsaan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang