Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Isra Miraj Itu Apa? Ini Penjelasan Lengkap Peristiwa Agung yang Diperingati Januari 2026

Kompas.com, 14 Januari 2026, 10:37 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Isra Miraj itu apa? Pertanyaan ini kerap muncul setiap mendekati bulan Rajab dalam kalender Islam.

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa paling agung dan sakral dalam sejarah Islam, yang memperingati perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam—dari bumi hingga ke langit tertinggi.

Bagi umat Islam, Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan, melainkan momentum spiritual yang sarat makna keimanan, ibadah, dan ketundukan kepada Allah SWT.

Kapan Isra Mi’raj 2026 Diperingati?

Berdasarkan kalender Hijriah resmi Kementerian Agama RI, Isra Mi’raj 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Peringatan ini selalu dirayakan setiap 27 Rajab.

Baca juga: Peristiwa Isra Miraj: Sejarah Agung Perjalanan Nabi Muhammad SAW dan Jadwal Peringatan 2026

Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Libur Nasional, sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Tahun 2025.

Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat berpeluang menikmati libur panjang (long weekend) hingga Sabtu dan Minggu.

Isra Miraj Itu Apa? Ini Pengertiannya

Secara istilah, Isra Mi’raj adalah mukjizat perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada malam hari, dalam waktu singkat namun sarat makna.

Peristiwa ini terbagi menjadi dua fase utama:

  • Isra: perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis (Palestina).
  • Mi’raj: perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha, menghadap langsung Allah SWT.

Peristiwa agung ini diabadikan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Isra ayat 1, yang menegaskan kebesaran Allah dalam memperjalankan hamba-Nya.

Isra Mi’raj terjadi pada tahun kesedihan (Amul Huzni), setelah wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib—dua sosok pelindung Nabi dalam dakwah Islam.

Kisah Perjalanan Isra Mi’raj

Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW ditemani Malaikat Jibril dan menaiki kendaraan bernama Buraq, yang digambarkan bergerak secepat kilat.

Sebelum Isra dimulai, dada Rasulullah SAW dibelah dan disucikan dengan air zamzam sebagai simbol penyucian hati.

Dalam perjalanan Isra, Nabi singgah di beberapa tempat penting dan menunaikan shalat dua rakaat, di antaranya Madinah dan Baitul Lahm (tempat kelahiran Nabi Isa AS).

Pada fase Mi’raj, Nabi bertemu para nabi terdahulu di setiap lapisan langit—mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS. Puncaknya, Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu, yang awalnya 50 kali, lalu diringankan menjadi lima waktu sehari semalam.

Makna dan Hikmah Isra Mi’raj

Peristiwa Isra Mi’raj menyimpan banyak pelajaran penting bagi umat Islam, di antaranya:

1. Shalat sebagai tiang agama

Shalat lima waktu merupakan hasil utama Isra Mi’raj dan menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.

2. Ujian keimanan

Kisah ini mengajarkan bahwa di balik kesedihan dan ujian berat, Allah selalu menyiapkan pertolongan dan penguatan iman.

3. Kesucian hati dalam beribadah

Penyucian dada Rasulullah SAW menegaskan bahwa keikhlasan dan kebersihan hati adalah kunci diterimanya amal ibadah.

4. Kebesaran dan mukjizat Allah

Isra Mi’raj menunjukkan bahwa kekuasaan Allah melampaui logika manusia dan hukum alam.

5. Kedudukan Masjidil Aqsa

Disebutkannya Masjidil Aqsa menegaskan posisinya sebagai salah satu tempat suci umat Islam yang harus dijaga dan dimuliakan.

Baca juga: Masih Salah Tulis Isra Mikraj? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Penutup

Jadi, Isra Miraj itu apa? Ia adalah perjalanan iman, mukjizat, dan pesan ilahi yang mengajarkan pentingnya shalat, keteguhan hati, serta kepercayaan penuh kepada Allah SWT.

Peringatan Isra Mi’raj 2026 menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan spiritual.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mengapa Membaca Al-Quran Harus dengan Tajwid dan Tartil? Ini Penjelasannya
Mengapa Membaca Al-Quran Harus dengan Tajwid dan Tartil? Ini Penjelasannya
Aktual
11 PTKIN Tembus Top 100 Webometrics Juli 2026, UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Terbaik di Indonesia
11 PTKIN Tembus Top 100 Webometrics Juli 2026, UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Terbaik di Indonesia
Aktual
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Bacaan Doa untuk Indonesia agar Tetap Aman dan Makmur
Doa dan Niat
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
MTsN Bogor Rehabilitasi Ruang Rp 5,5 Miliar dari Program Presiden
Aktual
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat 'Islam 4S' di Kroya
MUI Indramayu Telaah Dugaan Aliran Sesat "Islam 4S" di Kroya
Aktual
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Aktual
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Aktual
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Aktual
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa dan Niat
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar