Editor
KOMPAS.com - Pemerintah memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana meski situasi Timur Tengah memanas.
Sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan, terutama pada sektor penerbangan.
Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak guna menjaga kelancaran proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.
Baca juga: Apa Itu Skema Murur dan Tanazul? Ini Pengertian dan Penerapannya untuk Jemaah Haji Reguler 2026
Hingga saat ini, jadwal keberangkatan petugas haji Indonesia tidak mengalami perubahan.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa jadwal keberangkatan petugas haji masih berjalan sesuai rencana.
“Sampai dengan saat ini jadwal keberangkatan petugas masih berjalan sesuai rencana, di samping itu MoU terkait asuransi BPIH dengan BPJS Ketenagakerjaan sedang difinalisasi dan ditargetkan selesai pada minggu kedua April 2026,” ujar Irfan dalam rapat kerja di Komisi 8 DPR RI, Rabu (8/4/2026), seperti dilansir dari Kompas.tv.
Baca juga: Jemaah Haji dan Umrah Pemegang Kartu Nusuk Kini Bisa Dapat Diskon dan Penawaran Khusus di Arab Saudi
Irfan menjelaskan pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi risiko secara menyeluruh untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan haji.
Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, guna mengantisipasi dampak dari potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi kemungkinan gangguan pada jalur penerbangan internasional.
Penyelenggara haji khusus diminta untuk menyiapkan alternatif rute, terutama bagi penerbangan yang sebelumnya transit di kawasan Timur Tengah.
“Kami juga sudah minta ke penyelenggara haji khusus ini untuk mitigasi beberapa berbagai penerbangan yang melalui transit di Timur Tengah yang kemungkinan akan mengalami kendala sehingga diperlukan persiapan untuk mencarikan penerbangan yang direct (langsung, red) ke Saudi,” lanjutnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan jemaah tetap aman dan tidak terganggu oleh situasi global.
Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi internasional secara intensif.
Berbagai skenario juga disiapkan sebagai langkah antisipasi guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan lancar dan aman bagi seluruh jemaah Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang