Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir

Kompas.com, 28 Agustus 2026, 09:07 WIB
Reni Susanti

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor pada 19 September 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

"Kehadiran Presiden di puncak peringatan 100 tahun Gontor nanti adalah penegasan atas perhatian negara terhadap eksistensi lembaga pendidikan Islam. Ini menjadi pesan kuat bahwa santri dan pesantren adalah bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan nasional," kata HNW dalam rilisnya, Jumat (28/8/2026). 

Baca juga: Generasi Muda Dinilai Tak Siap Kerja, Gontor Tawarkan Pendidikan Holistik Pesantren

Menurut HNW, kehadiran Prabowo tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kontribusi lembaga pendidikan Islam dalam perjalanan bangsa.

Ia menilai pesantren selama ini memiliki peran penting dalam pendidikan dan melahirkan sumber daya manusia yang berkiprah di berbagai bidang.

GIHES Digelar 5-6 September 2026

Selain puncak peringatan 100 tahun Gontor, rangkaian kegiatan juga akan diisi Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 yang digelar pada 5-6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta.

HNW menyebut forum tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"GIHES adalah wadah yang sangat strategis untuk memadukan berbagai potensi. Kualitas lulusan pesantren kita sudah teruji oleh zaman. Alumni pondok pesantren kini telah banyak berkiprah dan sukses menjadi tokoh-tokoh penting di berbagai bidang, baik nasional maupun internasional," ujarnya.

Baca juga: 100 Tahun Gontor, Pesantren Ditawarkan Jadi Model Pendidikan Holistik Dunia

HNW juga mengapresiasi berbagai dukungan pemerintah terhadap pendidikan pesantren, termasuk melalui program beasiswa bagi santri.

Ia berharap kolaborasi melalui GIHES dapat terus berlanjut dan mendorong pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

"Semoga ini bukan menjadi yang terakhir, namun menjadi langkah pertama dan terus berkelanjutan di masa depan," katanya.

Ketua MPR Dijadwalkan Buka GIHES

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) dalam konferensi pers GIHES 2026. Ia mengatakan, Presiden Prabowo akan menghadiri puncak acara 100 tahun Gontor. Dok GIHES 2026 Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) dalam konferensi pers GIHES 2026. Ia mengatakan, Presiden Prabowo akan menghadiri puncak acara 100 tahun Gontor.

Ketua GIHES KH Anang Rikza Masyhadi mengatakan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dijadwalkan membuka GIHES 2026.

"Kami sangat bersyukur bahwa Bapak Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan membuka acara GIHES pada 5-6 September," kata Anang.

Menurut dia, GIHES digelar sebagai upaya mengonsolidasikan kekuatan lembaga pendidikan Islam sekaligus memperluas kontribusinya di tingkat global.

"GIHES ini hadir sebagai ikhtiar untuk mengonsolidasikan kekuatan pendidikan Islam. Fokus kami adalah bagaimana nilai-nilai pesantren dan kualitas pendidikan tinggi Islam bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi perdamaian dan kemajuan peradaban global," ujarnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Polemik Buku “Islam ala Prabowo”, Bagaimana Hukum Mencantumkan Nama Tokoh Tanpa Izin?
Polemik Buku “Islam ala Prabowo”, Bagaimana Hukum Mencantumkan Nama Tokoh Tanpa Izin?
Aktual
Bolehkah Petugas Damkar Menjamak dan Mengqashar Sholat Saat Bertugas?
Bolehkah Petugas Damkar Menjamak dan Mengqashar Sholat Saat Bertugas?
Aktual
Muhammadiyah: Tafsir Al-Ma'un Menolak Korupsi yang Dirancang Sistem
Muhammadiyah: Tafsir Al-Ma'un Menolak Korupsi yang Dirancang Sistem
Aktual
Mulai 2027, MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, STQ Ditiadakan
Mulai 2027, MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, STQ Ditiadakan
Aktual
3 Filosofi Daun Kelor dalam Logo Milad Ke-114 Muhammadiyah
3 Filosofi Daun Kelor dalam Logo Milad Ke-114 Muhammadiyah
Aktual
Potensi Karya Santri Besar, Bagaimana Menjangkau Pembaca Lebih Luas?
Potensi Karya Santri Besar, Bagaimana Menjangkau Pembaca Lebih Luas?
Aktual
Sejarah MTQ di Indonesia, Bermula dari Majelis Qari di Masjid Sunan Ampel
Sejarah MTQ di Indonesia, Bermula dari Majelis Qari di Masjid Sunan Ampel
Aktual
Saudi dan 7 Negara Muslim Sambut Larangan Inggris Impor Produk dari Permukiman Israel
Saudi dan 7 Negara Muslim Sambut Larangan Inggris Impor Produk dari Permukiman Israel
Aktual
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Aktual
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Aktual
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Aktual
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Aktual
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar