Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menag Soroti Tantangan AI bagi Umat Beragama di Era Perubahan Cepat

Kompas.com, 3 Januari 2026, 13:36 WIB
Khairina

Editor

Sumber Kemenag

KOMPAS.com-Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa umat beragama saat ini dihadapkan pada tantangan besar akibat perkembangan Artificial Intelligence (AI) di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, kompleks, sulit diprediksi, dan penuh ketidakpastian.

Menurut Nasaruddin, Kementerian Agama tidak boleh bersikap pasif menghadapi kemajuan teknologi, melainkan harus berperan aktif dalam memberi arah dan substansi pada perkembangan AI.

Baca juga: Romo Mudji Sutrisno Wafat, Menag: Selamat Jalan Sahabat Dialog Lintas Iman

ASN Kemenag Diminta Mewarnai Substansi AI

Menag meminta aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mampu menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam ekosistem kecerdasan buatan.

“Jika pada masa lalu para ulama dan cendekiawan mewarnai dunia melalui literasi dan keilmuan di pusat peradaban seperti Baitul Hikmah, maka hari ini ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan,” ujar Nasaruddin, dilansir dari laman Kemenag.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di halaman kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh pejabat Eselon I dan II, ASN kantor pusat Kementerian Agama, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Ajak Akhir Tahun Diisi Refleksi Spiritual dan Penguatan Kebangsaan

Menjaga Nilai Ketuhanan dalam Algoritma Masa Depan

Nasaruddin menekankan pentingnya memastikan bahwa perkembangan teknologi tidak terlepas dari nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Ia mengingatkan bahwa AI harus diarahkan menjadi sarana pemersatu dan penguat kerukunan, bukan justru memicu disinformasi dan perpecahan di tengah masyarakat.

“Kita harus memastikan algoritma masa depan tidak hampa dari nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan,” kata Nasaruddin.

ASN Kemenag Diminta Lebih Adaptif dan Responsif

Untuk mewujudkan visi tersebut, Menag meminta seluruh ASN Kementerian Agama bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif, dan terbuka terhadap teknologi serta inovasi.

ASN juga diharapkan mampu bersikap responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan mengedepankan empati dan integritas.

Menurut Nasaruddin, nilai-nilai tersebut sejatinya merupakan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu diaktualisasikan kembali sesuai konteks zaman.

Baca juga: Aplikasi Quran Kemenag Tembus 1 Juta Pengguna hingga Akhir 2025

Menghidupkan Kembali Semangat Baitul Hikmah

Menag menilai sejarah mencatat bahwa nilai-nilai agama pernah menjadi sumber pencerahan dunia melalui perpaduan antara spiritualitas dan rasionalitas.

Ia mencontohkan Baitul Hikmah pada abad pertengahan yang pernah menjadi pusat intelektual global, bukan hanya sebagai perpustakaan, tetapi juga pusat riset dan penerjemahan besar.

“Di sanalah nilai-nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk memajukan peradaban manusia, dan semangat itulah yang perlu kita hidupkan kembali hari ini,” ujarnya.

Tema HAB ke-80 dan Harapan Menag

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.

Menag mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menyatukan tekad dalam melanjutkan semangat Kemenag Berdampak melalui aksi nyata bagi kemajuan bangsa.

Dengan fondasi nilai yang kuat, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, Menag optimistis Indonesia dapat melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

“Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama, teruslah mengabdi dan menjadi cahaya pencerah bagi bangsa,” pungkas Nasaruddin.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Sejarah Baru New York: Zohran Mamdani Dilantik dengan Al-Qur’an Berusia Ratusan Tahun
Sejarah Baru New York: Zohran Mamdani Dilantik dengan Al-Qur’an Berusia Ratusan Tahun
Aktual
Profil KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pimpinan Gontor yang Wafat Hari Ini
Profil KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pimpinan Gontor yang Wafat Hari Ini
Aktual
Pimpinan Ponpes Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakaman
Pimpinan Ponpes Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakaman
Aktual
BPKH Pastikan Dana PK Haji Khusus 2026 Siap, Pencairan Tunggu Proses Administratif
BPKH Pastikan Dana PK Haji Khusus 2026 Siap, Pencairan Tunggu Proses Administratif
Aktual
Harun al-Rasyid: Kekuasaan, Ilmu, dan Wajah Ganda Sebuah Peradaban
Harun al-Rasyid: Kekuasaan, Ilmu, dan Wajah Ganda Sebuah Peradaban
Aktual
Abu Sufyan bin al-Harits: Dari Musuh Terdekat Menjadi Pembela Setia Nabi
Abu Sufyan bin al-Harits: Dari Musuh Terdekat Menjadi Pembela Setia Nabi
Aktual
Menag Soroti Tantangan AI bagi Umat Beragama di Era Perubahan Cepat
Menag Soroti Tantangan AI bagi Umat Beragama di Era Perubahan Cepat
Aktual
Isbat Nikah dalam Islam: Pengertian, Dasar Hukum, dan Kemaslahatannya
Isbat Nikah dalam Islam: Pengertian, Dasar Hukum, dan Kemaslahatannya
Aktual
Doa untuk Pemimpin: Amalan Sunyi yang Dampaknya Besar bagi Negeri
Doa untuk Pemimpin: Amalan Sunyi yang Dampaknya Besar bagi Negeri
Doa dan Niat
Doa untuk Negera yang Terluka, Dari Rakyat yang Masih Setia
Doa untuk Negera yang Terluka, Dari Rakyat yang Masih Setia
Doa dan Niat
Dzikir Penenang Hati: Hasbunallah wa Ni'mal Wakil
Dzikir Penenang Hati: Hasbunallah wa Ni'mal Wakil
Doa dan Niat
Contoh Zina yang Tidak Disadari dan Cara Menghindarinya
Contoh Zina yang Tidak Disadari dan Cara Menghindarinya
Doa dan Niat
Kalender Ramadhan 2026 Lengkap: Awal Puasa, Nuzulul Quran, hingga Perkiraan Lailatul Qadar
Kalender Ramadhan 2026 Lengkap: Awal Puasa, Nuzulul Quran, hingga Perkiraan Lailatul Qadar
Aktual
Perkiraan Awal Ramadhan 2026 Mulai Terbaca, Ini Tanggalnya
Perkiraan Awal Ramadhan 2026 Mulai Terbaca, Ini Tanggalnya
Aktual
Waspada! Gelombang Dingin Minus 2 Derajat Terjang 7 Wilayah di Arab Saudi
Waspada! Gelombang Dingin Minus 2 Derajat Terjang 7 Wilayah di Arab Saudi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com