Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil KH Amal Fathullah Zarkasyi, Pimpinan Gontor yang Wafat Hari Ini

Kompas.com, 3 Januari 2026, 19:38 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Islam Indonesia. Salah satu pimpinan tertinggi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA, wafat pada Sabtu (3/1/2026).

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada pukul 12.14 WIB di RSUD Dr Moewardi, Solo.

Informasi wafatnya Prof KH Amal Fathullah Zarkasyi disampaikan secara resmi oleh Sekretariat Pimpinan PMDG dan dengan cepat menyebar ke berbagai grup alumni Gontor di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Pimpinan Ponpes Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakaman

Tokoh Sentral Tri Murti Pimpinan Gontor

KH Amal Fathullah Zarkasyi merupakan salah satu figur sentral dalam Tri Murti Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, yaitu tiga pimpinan tertinggi yang memegang estafet kepemimpinan pesantren setelah wafatnya para pendiri.

Dalam formasi terakhir yang ditetapkan pada 23 Oktober 2020, Tri Murti PMDG terdiri dari KH Akrim Mariyat, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA dan KH Hasan Abdullah Sahal.

Ketiganya memikul tanggung jawab besar dalam menentukan arah pendidikan, dakwah, serta pengembangan PMDG dan Universitas Darussalam (Unida) Gontor.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Gontor, tetapi juga bagi dunia pesantren nasional.

Dedikasi beliau dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kepondokan— keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah, dan kebebasan berpikir—telah menjadi teladan lintas generasi.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Dilansir dari situs resmi Pondok Modern Gontor, gontor.ac.id, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi lahir di Ponorogo, 4 November 1949.

Ia merupakan putra keempat dari KH Imam Zarkasyi, salah satu dari Tri Murti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, bersama KH Ahmad Sahal dan KH Zainuddin Fananie.

Riwayat pendidikan almarhum mencerminkan keluasan wawasan keislaman dan keilmuan internasional.

Ia mengawali pendidikan tinggi di Institut Pendidikan Darussalam (IPD) PMDG dan melanjutkan studi Perbandingan Agama di IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Gelar Magister Filsafat Islam diraihnya dari Cairo University, Mesir, sementara gelar Doktor diperoleh dari Universiti Malaya, Kuala Lumpur, pada bidang Aqidah dan Pemikiran Islam.

Pada 2014, almarhum dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Aqidah di UNIDA Gontor, dan pada 2017 menerima Doktor Honoris Causa dari Fatoni University, Thailand, atas kontribusinya dalam pengembangan studi Islam.

Pengabdian Panjang di Gontor dan Dunia Pendidikan

Pengabdian KH Amal Fathullah Zarkasyi di Gontor berlangsung hampir seumur hidup. Ia mulai mengajar di Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) sejak 1969, kemudian menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Dekan Fakultas Ushuluddin IPD, Pembantu Rektor, hingga Rektor Unida Gontor periode 2014–2020.

Sejak 2020 hingga wafat, beliau mengemban amanah sebagai Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, melanjutkan estafet kepemimpinan pesantren modern terbesar di Indonesia tersebut.

Karya Ilmiah dan Kiprah Internasional

Selain sebagai pendidik dan pemimpin pesantren, almarhum dikenal sebagai akademisi produktif.

Sejumlah karyanya menjadi rujukan penting dalam kajian aqidah, filsafat Islam, dan pemikiran keislaman kontemporer, di antaranya ‘Ilmu Kalam, Manhaj al-Bahth al-Falsafi, hingga Aqidah al-Tawhid ‘inda al-Falasifah wa al-Mutakallimin wa al-Sufiyah.

Baca juga: Harun al-Rasyid: Kekuasaan, Ilmu, dan Wajah Ganda Sebuah Peradaban

KH Amal Fathullah Zarkasyi juga aktif dalam berbagai seminar internasional di Malaysia, Mesir, Maroko, Yaman, Thailand, hingga Bosnia, membahas isu-isu filsafat Islam, pendidikan, dan dialog peradaban.

Wafatnya Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA menutup satu bab penting dalam sejarah Gontor. Namun, jejak pemikiran, keteladanan, dan pengabdiannya akan terus hidup dalam dunia pesantren dan pendidikan Islam Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com