Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Ramadhan, Baznas Salurkan Bantuan Alat Ibadah ke Masjid Terdampak Bencana di Sumbar

Kompas.com, 7 Januari 2026, 13:41 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan peralatan ibadah ke sejumlah rumah ibadah yang terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan tersebut diserahkan di Masjid Harakatul Qur’an, Masjid Syuhada Jorong Laweh, serta Mushala Daarul Huffazh MAN 1 Agam.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan bantuan diberikan agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman, terutama menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Relawan Baznas Hadapi Tantangan di Wilayah Terisolasi Akibat Bencana

“Kami membagikan sarung, Al Quran, mukena, sound system, karpet masjid, dan seluruh keperluan ibadah agar masyarakat bisa kembali beribadah dengan nyaman. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, sehingga harus segera kita siapkan,” ujar Rizaludin melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Melalui Program Kembali ke Masjid, Baznas mendistribusikan sebanyak 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al Quran, serta karpet dan paket sound system masjid.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap di 500 titik wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rizaludin menjelaskan, program ini diinisiasi karena banyak masjid dan mushala mengalami kerusakan akibat bencana, mulai dari karpet, mukena, sajadah, hingga Al Quran yang hanyut atau tertimbun lumpur sehingga tidak lagi layak digunakan.

“Insya Allah, Baznas pusat di Jakarta akan terus memobilisasi bantuan bersama Baznas provinsi serta Baznas kabupaten dan kota,” ujarnya.

Ia berharap seluruh distribusi bantuan alat ibadah dapat diselesaikan sebelum Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan Shalat Tarawih dengan tenang dan tanpa kekhawatiran.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI yang dinilainya konsisten hadir membantu masyarakat dalam situasi sulit.

Baca juga: Bisa Dipindah dan Ringan, Ini Keunggulan Rumah Modular Baznas untuk Korban Bencana

Hal senada disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Harakatul Quran, Ustad Syukur Usman. Ia mengapresiasi Baznas di semua tingkatan serta Kementerian Agama atas perhatian terhadap kondisi masjid dan pesantren pascabencana.

“Insya Allah, bantuan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk bangkit kembali, terus mendidik anak-anak dan membangun peradaban dengan Al Quran. Meski bangunan runtuh, iman kami akan tetap teguh,” ujar Syukur.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com