Editor
KOMPAS.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan peralatan ibadah ke sejumlah rumah ibadah yang terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).
Bantuan tersebut diserahkan di Masjid Harakatul Qur’an, Masjid Syuhada Jorong Laweh, serta Mushala Daarul Huffazh MAN 1 Agam.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengatakan bantuan diberikan agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman, terutama menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
Baca juga: Relawan Baznas Hadapi Tantangan di Wilayah Terisolasi Akibat Bencana
“Kami membagikan sarung, Al Quran, mukena, sound system, karpet masjid, dan seluruh keperluan ibadah agar masyarakat bisa kembali beribadah dengan nyaman. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, sehingga harus segera kita siapkan,” ujar Rizaludin melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Melalui Program Kembali ke Masjid, Baznas mendistribusikan sebanyak 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al Quran, serta karpet dan paket sound system masjid.
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap di 500 titik wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rizaludin menjelaskan, program ini diinisiasi karena banyak masjid dan mushala mengalami kerusakan akibat bencana, mulai dari karpet, mukena, sajadah, hingga Al Quran yang hanyut atau tertimbun lumpur sehingga tidak lagi layak digunakan.
“Insya Allah, Baznas pusat di Jakarta akan terus memobilisasi bantuan bersama Baznas provinsi serta Baznas kabupaten dan kota,” ujarnya.
Ia berharap seluruh distribusi bantuan alat ibadah dapat diselesaikan sebelum Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan Shalat Tarawih dengan tenang dan tanpa kekhawatiran.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas RI yang dinilainya konsisten hadir membantu masyarakat dalam situasi sulit.
Baca juga: Bisa Dipindah dan Ringan, Ini Keunggulan Rumah Modular Baznas untuk Korban Bencana
Hal senada disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Harakatul Quran, Ustad Syukur Usman. Ia mengapresiasi Baznas di semua tingkatan serta Kementerian Agama atas perhatian terhadap kondisi masjid dan pesantren pascabencana.
“Insya Allah, bantuan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk bangkit kembali, terus mendidik anak-anak dan membangun peradaban dengan Al Quran. Meski bangunan runtuh, iman kami akan tetap teguh,” ujar Syukur.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang