Editor
KOMPAS.com - Pertanyaan ramadhan berapa hari lagi semakin sering dicari umat Islam menjelang datangnya bulan suci. Banyak orang ingin mengetahui secara pasti ramadhan 2026 berapa hari lagi agar dapat mempersiapkan ibadah, kesehatan, hingga rencana mudik Lebaran bersama keluarga.
Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, awal Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari.
Namun seperti tahun-tahun sebelumnya, terdapat potensi perbedaan penetapan antara pemerintah dan Muhammadiyah karena metode yang digunakan tidak sama.
Baca juga: Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Sementara pemerintah kemungkinan menetapkan awal Ramadhan pada Kamis, 19 Februari 2026 setelah melalui sidang isbat dan pemantauan hilal.
Lalu, ramadhan kurang berapa hari dari sekarang? Jika mengacu pada ketetapan Muhammadiyah 18 Februari 2026 dan dihitung sejak 21 Januari 2026, maka umat Islam akan memasuki bulan puasa dalam sekitar 28 hari lagi. Hitung mundur ini tentu akan terus berubah setiap harinya.
Perbedaan jawaban atas pertanyaan ramadhan 2026 berapa hari lagi terjadi karena metode penentuan yang berlainan.
Pemerintah menggunakan kombinasi hisab dan rukyatul hilal dengan kriteria imkanur rukyat sesuai kesepakatan MABIMS.
Syaratnya, hilal harus berada minimal 3 derajat di atas ufuk dengan elongasi 6,4 derajat agar dinyatakan terlihat.
Sementara Muhammadiyah memakai metode hisab wujudul hilal, yang menilai awal bulan baru cukup dengan posisi bulan sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam tanpa syarat terlihat secara visual.
Perbedaan pendekatan ini sudah sering terjadi dan menjadi dinamika dalam penetapan kalender Islam di Indonesia.
Mengetahui ramadhan berapa hari lagi bukan sekadar untuk menghitung waktu, tetapi juga momentum memperbaiki diri.
Ada beberapa langkah yang bisa mulai dilakukan:
1. Memperbaiki pola tidur agar terbiasa bangun sahur.
2. Mengatur pola makan dengan mengurangi gula dan lemak berlebih.
3. Menjaga kesehatan, terutama bagi penderita maag, diabetes, dan hipertensi.
4. Memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an dan puasa sunnah.
5. Mengajak anak belajar puasa secara bertahap.
Dengan persiapan sejak dini, tubuh dan mental akan lebih siap saat memasuki bulan penuh keberkahan.
Banyak yang mencari ramadhan kurang berapa hari untuk memperkirakan waktu Idul Fitri dan rencana mudik. Berdasarkan SKB 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025, pemerintah menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 dan Minggu, 22 Maret 2026.
Tanggal tersebut menjadi acuan awal untuk merencanakan perjalanan, membeli tiket, dan mengatur cuti kerja.
Baca juga: Ramadhan 2026: Daftar Ibadah Utama yang Dianjurkan Umat Islam
Informasi tentang ramadhan berapa hari lagi akan terus diperbarui seiring mendekati sidang isbat pemerintah. Umat Islam disarankan mengikuti sumber resmi Kementerian Agama atau organisasi keagamaan terpercaya agar tidak keliru.
Ramadhan bukan hanya soal menghitung hari, tetapi tentang menyiapkan hati. Semoga ketika waktu itu tiba, kita semua dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang