Penulis
KOMPAS.com - Sholat tahajud menjadi ibadah istimewa yang dikerjakan di saat kebanyakan manusia terlelap. Sholat ini dikerjakan ketika seseorang bangun atau terjaga dari tidurnya di malam hari.
Pada waktu malam setelah bangun tidur inilah, seorang hamba memiliki kesempatan besar untuk melangitkan doa-doanya, mengadu tanpa perantara, dan berharap penuh kepada Allah SWT.
Tidak berlebihan jika sepertiga malam terakhir disebut sebagai waktu terbaik untuk berdoa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa pada waktu ini terdapat satu saat mustajab, di mana permohonan seorang hamba tidak akan ditolak.
Baca juga: Doa Setelah Sholat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah
Dasar waktu sepertiga malam sebagai saat yang tepat untuk berdoa disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya:
نَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Artinya: “Sesungguhnya di waktu malam terdapat satu waktu, ketika seorang hamba muslim bertepatan dengan waktu tersebut, lalu ia memohon kepada Allah kebaikan dunia maupun akhirat, pasti Allah akan memberinya. Hal itu terjadi pada setiap malam.” (H.R. Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap malam, Allah SWT membuka pintu doa bagi hamba-Nya. Momentum inilah yang dianjurkan untuk diisi dengan sholat tahajud dan doa-doa terbaik. Kepastian kapan waktu tersebut terjadi disampaikan dalam hadits lainnya.
يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: “Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Ini Waktu Paling Utama Shalat Tahajud dan Witir Menurut Sunnah Nabi
Sholat tahajud memiliki keutamaan besar dalam Islam. Selain sebagai ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, tahajud juga menjadi sarana untuk:
Setelah menunaikan sholat tahajud, Rasulullah SAW biasa membaca doa yang diriwayatkan dalam hadis sahih dan tercantum dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.
Berikut bacaan doa setelah sholat tahajud lengkap dengan lafaz Arab, latin, dan terjemahnya.
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Baca juga: Sholat Tahajud Lengkap: Niat, Waktu Terbaik, Tata Cara, dan Bacaan Doa Mustajab
Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Engkau penegak langit dan bumi serta seluruh makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit dan bumi beserta isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit dan bumi serta seluruh makhluk di dalamnya.
Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu adalah benar. Firman-Mu benar. Surga itu benar. Neraka itu benar. Para nabi itu benar. Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.
Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, karena-Mu aku berjuang, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang tersembunyi maupun yang tampak, serta dosa yang lebih Engkau ketahui dariku. Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Maha Mengakhirkan. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
Doa setelah sholat tahajud memiliki kedudukan istimewa karena dipanjatkan pada waktu paling sunyi dan khusyuk, minim gangguan dunia, dijanjikan pengabulan oleh Allah SWT, dan menjadi bukti kesungguhan iman seorang hamba.
Dalam doa tersebut terkandung makna yang luar biasa, diantaranya:
Itulah sebabnya para ulama dan orang-orang saleh terdahulu menjadikan tahajud sebagai amalan utama dalam kehidupan mereka.
Baca juga: 10 Tips Mudah Bangun untuk Sholat Tahajud, Lengkap dengan Hadis
Doa setelah sholat tahajud bukan sekadar rangkaian kata, tetapi ungkapan ketundukan, harapan, dan kejujuran seorang hamba di hadapan Tuhannya. Ketika pintu doa terbuka di sepertiga malam terakhir, jangan biarkan kesempatan itu berlalu begitu saja.
Meski hanya dua rakaat, selama dilakukan dengan keikhlasan, tahajud mampu mengubah hati, menenangkan jiwa, dan mendekatkan kita kepada Allah SWT.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang