KOMPAS.com – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana pulang kampung saat Idul Fitri 2026.
Program Mudik Gratis BUMN kembali digelar dengan kuota besar dan cakupan rute yang semakin luas.
Tahun ini, program tersebut mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” dengan target mencapai 100.000 pemudik di berbagai daerah di Indonesia.
Program tahunan ini diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Danantara dan sejumlah perusahaan pelat merah. Moda transportasi yang disediakan pun beragam, mulai dari bus, kereta api, hingga kapal laut.
Berikut informasi lengkap jadwal pendaftaran, rute perjalanan, serta tata cara mendaftar Mudik Gratis BUMN 2026.
Baca juga: War Tiket Mudik Gratis Jabar 2026 Dimulai, Simak Rute dan Cara Daftar via Sapawarga
Informasi resmi mengenai pembukaan program ini telah diumumkan melalui unggahan akun Instagram resmi BUMN tanggal 10 Februari 2026 lalu.
Salah satu unggahan akun @bumn_id tersebut dijelaskan mengenai waktu pendaftaran dan target pemudik.
Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 dibuka mulai 12 Februari 2026 hingga 28 Februari 2026.
Namun, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pendaftaran karena kuota dapat ditutup lebih cepat apabila telah terpenuhi.
Khusus untuk program yang diselenggarakan oleh PT Bio Farma (Persero), masa pendaftaran berlangsung lebih singkat, yakni 12–20 Februari 2026.
Adapun rincian target peserta berdasarkan moda transportasi adalah sebagai berikut:
Program ini menjadi bagian dari komitmen BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang aman dan terjangkau menjelang Lebaran.
Baca juga: Mudik Gratis Klaten 2026 Dibuka, Warga Jabodetabek Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
Sejumlah perusahaan BUMN turut berpartisipasi dalam program tahun ini. Di antaranya:
Anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) ini menyediakan rute mudik dari Cikampek menuju sejumlah kota di Jawa Barat.
Rute yang tersedia antara lain:
Cikampek – Kuningan
Cikampek – Pangandaran
Cikampek – Tasikmalaya
Cikampek – Majalengka
Setiap rute melewati beberapa kota persinggahan sesuai jalur perjalanan darat di Jawa Barat.
Perusahaan farmasi milik negara ini menyiapkan 11 unit bus yang melayani jalur utara dan selatan Pulau Jawa dengan titik keberangkatan dari Bandung dan Jakarta.
Rute Utara (Tujuan Wonogiri dan Surabaya)
Melewati sejumlah kota di Jawa Tengah hingga Jawa Timur, termasuk Semarang, Salatiga, Solo, hingga Surabaya.
Rute Selatan (Tujuan Yogyakarta)
Melintasi Majenang, Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga berakhir di Terminal Giwangan, Yogyakarta.
Rute Khusus dari Jakarta ke Kuningan
Berangkat dari kawasan GBK Jakarta dengan beberapa titik drop-off di wilayah Jawa Barat.
Baca juga: Mudik Gratis KAI 2026 Resmi Dibuka 13 Februari, 480 Tiket Jakarta–Semarang Siap Dipesan
BUMN sektor transportasi penyeberangan ini menyediakan layanan mudik gratis di wilayah Jakarta, Banda Aceh, dan Singkil dengan moda bus serta kapal ferry.
Wilayah Jakarta (17 Maret 2026)
Keberangkatan dari GBK Senayan dan Kantor Pusat ASDP menuju Bandar Lampung.
Wilayah Banda Aceh (18 Maret 2026)
Rute penyeberangan Ulee Lheue–Balohan dan sebaliknya.
Wilayah Singkil dan sekitarnya
Beberapa jadwal penyeberangan menuju Sinabang dan Pulau Banyak pada pertengahan hingga akhir Maret 2026.
Program ini menjadi perhatian khusus karena melayani wilayah kepulauan yang selama ini membutuhkan dukungan transportasi tambahan menjelang Lebaran.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran melalui platform resmi masing-masing BUMN penyelenggara.
Secara umum, langkah pendaftaran meliputi:
Calon peserta disarankan memastikan data yang dimasukkan benar dan sesuai identitas, serta memantau pengumuman resmi untuk mengetahui status pendaftaran.
Baca juga: UMY Buka Mudik Gratis 2026 untuk Mahasiswa, Ini Jadwal, Syarat, dan Rutenya
Program Mudik Gratis BUMN merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik dan meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan pada musim mudik sebelumnya, pergerakan masyarakat saat Lebaran dapat mencapai ratusan juta perjalanan.
Dengan penyediaan kuota hingga 100.000 pemudik tahun ini, diharapkan beban lalu lintas darat dapat berkurang, sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi dalam jarak jauh.
Selain itu, program ini juga mendukung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul Fitri, momen yang identik dengan silaturahmi dan kebersamaan keluarga.
Bagi masyarakat yang berencana pulang kampung, kesempatan ini patut dimanfaatkan sebaik mungkin.
Pastikan mencatat jadwal pendaftaran, memilih rute sesuai kebutuhan, serta segera mendaftar sebelum kuota habis.
Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan perjalanan kembali ke hangatnya keluarga.
Tahun ini, kesempatan itu kembali dibuka dan mungkin saja, kursi berikutnya adalah untuk Anda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang