Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Tanggal dan Amalan untuk Meraih Malam Seribu Bulan

Kompas.com, 4 Maret 2026, 19:25 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Salah satu momen paling dinanti umat Islam di bulan Ramadhan adalah Malam Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al Quran lebih baik dari seribu bulan.

Banyak umat Islam setiap tahun bertanya, kapan Lailatul Qadar 2026 terjadi? Meski tidak ada tanggal pasti yang disebutkan secara jelas, para ulama sepakat bahwa malam penuh kemuliaan ini biasanya hadir pada 10 hari terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

Karena itu, menjelang akhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah agar tidak melewatkan malam istimewa tersebut.

Baca juga: Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Terkait Peristiwa Turunnya Al-Quran di Bulan Ramadhan

Perkiraan Lailatul Qadar 2026

Dalam berbagai hadis, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam mencari Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Jika Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Maret 2026, maka malam-malam yang sering disebut berpotensi menjadi Lailatul Qadar adalah:

  • Malam ke-21 Ramadhan
  • Malam ke-23 Ramadhan
  • Malam ke-25 Ramadhan
  • Malam ke-27 Ramadhan
  • Malam ke-29 Ramadhan

Di antara malam tersebut, malam ke-27 Ramadhan sering diyakini banyak ulama sebagai malam yang paling berpeluang menjadi Lailatul Qadar, meskipun kepastiannya tetap menjadi rahasia Allah SWT.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Dalam Al Quran disebutkan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan, atau setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah.

Artinya, setiap amal baik yang dilakukan pada malam tersebut akan dilipatgandakan pahalanya.

Selain itu, pada malam Lailatul Qadar:

  • Malaikat turun ke bumi membawa keberkahan
  • Doa-doa lebih mudah dikabulkan
  • Dosa-dosa diampuni bagi orang yang beribadah dengan penuh keimanan

Karena itulah umat Islam dianjurkan menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah.

Amalan Utama untuk Meraih Lailatul Qadar

Agar tidak melewatkan malam penuh kemuliaan ini, ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadhan.

1. Shalat Malam

Umat Islam dianjurkan memperbanyak shalat malam seperti tarawih, tahajud, dan witir.

2. Membaca Al Quran

Tadarus Al Quran menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena pahalanya berlipat ganda di bulan Ramadhan.

3. Memperbanyak Doa

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus ketika mencari Lailatul Qadar:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”

4. Iktikaf di Masjid

Banyak umat Islam memilih beriktikaf di masjid pada 10 malam terakhir Ramadhan untuk lebih fokus beribadah.

5. Memperbanyak Taubat

Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri.

Amalan bagi Wanita yang Sedang Berhalangan

Wanita yang sedang haid atau nifas tetap bisa meraih keberkahan Lailatul Qadar dengan berbagai amalan lain.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Memperbanyak zikir dan shalawat
  • Mendengarkan tilawah Al Quran
  • Membaca buku atau kajian keislaman
  • Bersedekah dan membantu orang lain

Dengan niat yang tulus, setiap amal baik tetap bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Jangan Lewatkan 10 Malam Terakhir Ramadhan

Karena waktu pasti Lailatul Qadar tidak diketahui, para ulama menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan seluruh 10 malam terakhir Ramadhan dengan ibadah.

Baca juga: Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya

Dengan begitu, peluang meraih keberkahan malam seribu bulan menjadi lebih besar.

Ramadhan 2026 menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk memperbanyak amal, memperbaiki diri, dan berharap mendapatkan ampunan serta rahmat dari Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ayam Bukan Hewan Kurban, Lalu Mengapa Bilal Pernah Menyembelihnya saat Idul Adha?
Ayam Bukan Hewan Kurban, Lalu Mengapa Bilal Pernah Menyembelihnya saat Idul Adha?
Aktual
Kenapa Shalat Terasa Berat? Bisa Jadi Tanda Belum Diizinkan Allah, Ini Kata Buya Yahya
Kenapa Shalat Terasa Berat? Bisa Jadi Tanda Belum Diizinkan Allah, Ini Kata Buya Yahya
Doa dan Niat
Puasa Daud: Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Hukumnya Lengkap
Puasa Daud: Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Hukumnya Lengkap
Doa dan Niat
Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji Bangkalan Terkait Batasan Maksimal Bawa Rokok ke Tanah Suci
Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji Bangkalan Terkait Batasan Maksimal Bawa Rokok ke Tanah Suci
Aktual
8 Calon Jemaah Haji Cadangan Asal Sumenep Berangkat Lebih Dulu dari Jemaah Reguler
8 Calon Jemaah Haji Cadangan Asal Sumenep Berangkat Lebih Dulu dari Jemaah Reguler
Aktual
Bukan Perjalanan Spiritual Biasa, Teuku Zulkhairi: Ibadah Haji Sebaiknya Jadi Impian Sejak Usia Dini
Bukan Perjalanan Spiritual Biasa, Teuku Zulkhairi: Ibadah Haji Sebaiknya Jadi Impian Sejak Usia Dini
Aktual
Pilih Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Ini Kata Ulama
Pilih Kambing Jantan atau Betina untuk Kurban? Ini Kata Ulama
Aktual
PPIH Makassar Ingatkan Jemaah Haji Jangan Nekat Bawa Pulang Air Zamzam di Koper
PPIH Makassar Ingatkan Jemaah Haji Jangan Nekat Bawa Pulang Air Zamzam di Koper
Aktual
Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Mei 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
Jadwal dan Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Mei 2026 Lengkap dengan Keutamaannya
Aktual
Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat
Jangan Asal Beli, Ini Oleh-oleh Haji yang Dilarang di Pesawat
Aktual
Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah, Wisata Religi Futuristik Dekat Masjid Nabawi
Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah, Wisata Religi Futuristik Dekat Masjid Nabawi
Aktual
Nekat Jalan Kaki Lewat Gurun ke Makkah, 5 WN Afghanistan Ditahan
Nekat Jalan Kaki Lewat Gurun ke Makkah, 5 WN Afghanistan Ditahan
Aktual
Daker Bandara Jeddah Terima 49 Koper Cadangan untuk Jamaah Haji yang Kopernya Rusak
Daker Bandara Jeddah Terima 49 Koper Cadangan untuk Jamaah Haji yang Kopernya Rusak
Aktual
Jelang Haji 2026, Saudi Siapkan Call Center 24 Jam dalam 11 Bahasa
Jelang Haji 2026, Saudi Siapkan Call Center 24 Jam dalam 11 Bahasa
Aktual
Pernah Overstay di Arab Saudi, JCH Asal Polman Gagal Berangkat Haji 2026 karena Dicekal Imigrasi
Pernah Overstay di Arab Saudi, JCH Asal Polman Gagal Berangkat Haji 2026 karena Dicekal Imigrasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com