Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inspirasi Outfit Pria Muslim April 2026: Koko Oversize, Kurta, hingga Warna Earth Tone

Kompas.com, 25 Maret 2026, 15:12 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

Sumber pinterest

KOMPAS.com – Memasuki April 2026, tren outfit pria muslim kian beragam. Setelah Ramadan dan Lebaran, pria muslim tetap ingin tampil modis namun nyaman.

Gaya kasual yang memadukan streetwear dan busana tradisional populer, terutama dengan palet warna alami.

Prediksi tren menunjukkan warna-warna bumi seperti cokelat bata, olive, krem, hingga krem-keabu-abuan mendominasi koleksi busana muslim tahun ini.

1. Koko Oversize untuk Gaya Kasual

Salah satu tren utama adalah koko oversize bergaya streetwear. Model koko longgar dengan bahu menjuntai (dropped shoulder) banyak diminati, terutama kaum muda.

Siluetnya longgar dan nyaman dipakai sehari-hari. Untuk melengkapi gaya kasual, padukan koko oversize dengan celana cargo atau celana chino dan sepatu sneakers polos.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: 10 Warna Paling Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Bikin Wajah Auto Cerah

Perpaduan ini menghasilkan tampilan santai tanpa terlihat berantakan.

Contohnya, kemeja koko hitam dipadu celana bahan bermotif simpel dan sneakers putih membuat kesan trendi dan bersih.

Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Koko Oversize untuk Gaya Kasual Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Koko Oversize untuk Gaya Kasual

2. Kurta dan Koko Kerah Shanghai untuk Tampil Rapi

Pilihan berikutnya adalah potongan kurta ala Pakistan dan koko modern berkerah Shanghai. Kurta Pakistan kini hadir lebih pendek dan slim fit, sehingga tampak lebih rapi tanpa mengorbankan kenyamanan.

Material katun premium atau linen membantu busana tetap adem saat cuaca hangat. Selain itu, model koko berkerah Shanghai tanpa bordir besar juga populer untuk kesan minimalis dan profesional.

Kemeja koko jenis ini menampilkan detail lebih sederhana seperti kancing tersembunyi atau tekstur kain yang menarik.

Pairing yang pas adalah celana panjang polos atau chino berwarna netral agar keseluruhan tampak matang dan modern.

3. Layering dan Outer Kimono Beraksen Etnik

Untuk tampil lebih eksentrik, layering dengan outer kimono atau vest etnik jadi inspirasi menarik. Caranya sederhana: kenakan kemeja polos lengan panjang atau kaus polos sebagai dalaman, lalu tambahkan kimono berbahan ringan atau vest bermotif batik/tenun.

Detail etnik pada outer memberikan sentuhan artistik tanpa berlebihan. Gaya ini cocok untuk acara santai hingga semi-formal, karena tetap syar’i namun berkesan eksklusif.

Banyak merek lokal kini menawarkan outer kimono muslim beragam motif, memudahkan pria muslim mengeksplor gaya.

Contoh gaya layering modis: kombinasi kemeja polos berwarna gelap dengan outer kimono batik. Tampilan ini memadukan aksen etnik pada kimono dengan kesederhanaan gamis modern.

Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Layering dan Outer Kimono Beraksen Etnik.Ilustrasi dibuat AI Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Layering dan Outer Kimono Beraksen Etnik.

4. Warna Earth Tone yang Hangat dan Elegan

Warna earth tone semakin digemari karena memberikan kesan hangat dan dewasa. Pilihan seperti cokelat bata, olive, charcoal, serta krem-keputihan (cream) kini menggeser putih terang.

Baca juga: 10 Tren Warna Baju Lebaran 2026 yang Diprediksi Populer: dari Putih Timeless hingga Sage Green Elegan

Warna-warna ini mudah dipadupadankan dan menghadirkan nuansa elegan namun simpel dalam outfit. Misalnya, atasan hijau lumut atau krem dipadukan celana warna tan, menciptakan look yang netral dan berkelas. Bahkan warna putih creamy (seperti tone “Cloud Dancer”) mulai menggantikan putih bersih karena memberi efek lebih lembut dan mewah.

Gaya pakaian dengan palet ini selaras dengan prediksi tren global yang menekankan nuansa alam pada busana muslim.

Contoh kombinasi earth tone: pria memakai baju lengan panjang hijau kontemplatif dengan peci bermotif, membaur dengan alam sekitar.

Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Warna Earth Tone yang Hangat dan Elegan.Ilustrasi dibuat AI Inspirasi outfit pria muslim April 2026: Warna Earth Tone yang Hangat dan Elegan.

Tips Belanja dan Mix-and-Match

Agar penampilan maksimal, pilih bahan yang nyaman seperti katun, linen, atau multifungsi (antibau/cepat kering) untuk aktivitas sehari-hari. Jangan lupa aksesori sederhana misalnya peci polos atau sneakers bersih agar tampilan tetap fresh.

Untuk referensi belanja, banyak merek lokal menyediakan koleksi busana muslim pria sesuai tren ini, seperti busana koko oversize, kurta modern, dan kimono etnik.

Baca juga: 6 Model Baju Lebaran 2026 Paling Tren: Gamis Minimalis hingga Abaya

Cek koleksi pada brand-brand ternama (misalnya Zaskia Mecca, Alghaza Mubarak) atau platform e-commerce agar mudah mencari warna dan model favorit.

Dengan memadukan tren-tren di atas, pria muslim dapat tampil modis dan nyaman sepanjang April 2026.

Kunci utama adalah keseimbangan antara gaya modern dan nilai syar’i – jadikan outfit hariamu gaya namun tetap santun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Fransiska Mainake Saat Layani Jemaah Haji di Tanah Suci, Pernah Dampingi Jamaah yang Takut Tersesat
Kisah Fransiska Mainake Saat Layani Jemaah Haji di Tanah Suci, Pernah Dampingi Jamaah yang Takut Tersesat
Aktual
 Kemenhaj Temukan Jemaah Haji  di Jeddah Belum Patuhi Aturan Ihram, Gunakan Pakaian Dalam dan Bersepatu
Kemenhaj Temukan Jemaah Haji di Jeddah Belum Patuhi Aturan Ihram, Gunakan Pakaian Dalam dan Bersepatu
Aktual
Arab Saudi Tegaskan Larangan Haji Tanpa Tasreh, Jemaah Terancam Denda hingga Deportasi
Arab Saudi Tegaskan Larangan Haji Tanpa Tasreh, Jemaah Terancam Denda hingga Deportasi
Aktual
Aturan Beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Salah Satunya Jemaah Haji Dilarang Sembarangan Live Streaming
Aturan Beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Salah Satunya Jemaah Haji Dilarang Sembarangan Live Streaming
Aktual
Bahaya Penggunaan Kantong Kresek untuk Pembungkus Daging Kurban, Ahli Gizi: Mengandung Zat Karsinogen
Bahaya Penggunaan Kantong Kresek untuk Pembungkus Daging Kurban, Ahli Gizi: Mengandung Zat Karsinogen
Aktual
Bupati Bandung Ajak Warga Nikah Sederhana di KUA untuk Hindari Utang demi Resepsi Mewah
Bupati Bandung Ajak Warga Nikah Sederhana di KUA untuk Hindari Utang demi Resepsi Mewah
Aktual
Menengok Percetakan Al Quran King Fahd Terbesar di Dunia yang Ada di Madinah
Menengok Percetakan Al Quran King Fahd Terbesar di Dunia yang Ada di Madinah
Aktual
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
Aktual
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Aktual
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Doa dan Niat
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Aktual
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Aktual
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Doa dan Niat
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com