Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Model Baju Lebaran 2026 Paling Tren: Gamis Minimalis hingga Abaya

Kompas.com, 10 Maret 2026, 14:26 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak orang mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk memilih pakaian yang akan dikenakan saat bersilaturahmi bersama keluarga.

Bagi sebagian orang, memilih baju Lebaran bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bagian dari merayakan momen kemenangan setelah sebulan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren busana Lebaran cenderung bergerak ke arah gaya yang lebih sederhana, minimalis, namun tetap elegan dan modern.

Model gamis yang ringan dengan warna lembut serta detail yang tidak berlebihan kini semakin diminati, terutama oleh generasi muda yang ingin tampil rapi tetapi tetap stylish.

Tren tersebut juga sejalan dengan konsep modest fashion, yaitu gaya berpakaian yang sopan, tertutup, tetapi tetap mengikuti perkembangan mode.

Baca juga: Gamis Terbaru Model Baju Lebaran 2026 Wanita: Simpel Tapi Mewah, Ini Tren yang Bakal Viral

Baju Lebaran sebagai Ekspresi Kesederhanaan

Dalam tradisi masyarakat Muslim, mengenakan pakaian terbaik saat Idul Fitri merupakan salah satu bentuk syukur setelah menjalani ibadah Ramadan.

Dalam buku Fiqh al-Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk mengenakan pakaian yang baik dan bersih ketika merayakan hari raya.

Tujuannya bukan untuk berlebihan, melainkan sebagai simbol kegembiraan dan rasa syukur kepada Allah.

Sementara itu, dalam buku The Islamic Fashion and Design Council Handbook karya Alia Khan dijelaskan bahwa perkembangan modest fashion modern banyak dipengaruhi oleh generasi muda Muslim yang ingin memadukan nilai kesopanan dengan gaya kontemporer.

Karena itu, tidak mengherankan jika tren baju Lebaran saat ini menampilkan desain yang simple namun tetap terlihat elegan dan fashionable.

Baca juga: Trend Warna Baju Lebaran 2026: Butter, Sage Green hingga Emerald Jadi Favorit, Earth Tone Diprediksi Dominan

Tren Baju Lebaran 2026: Simpel, Minimalis, dan Elegan

Memasuki Lebaran 2026, beberapa model busana diprediksi akan menjadi favorit karena tampilannya yang modern tetapi tetap sopan.

Berikut beberapa tren yang banyak dilirik.

1. Gamis Putih dengan Detail Brokat Floral

Gamis Putih dengan Detail Brokat FloralAI Gamis Putih dengan Detail Brokat Floral
Warna putih hampir selalu menjadi simbol kesucian dan kebersihan, sehingga sering dipilih sebagai busana Idul Fitri.

Pada tren Lebaran 2026, gamis putih hadir dengan sentuhan brokat floral yang lembut. Detail bunga kecil memberikan kesan feminin tanpa membuat tampilan terlihat berlebihan.

Tambahan ruffle halus pada bagian leher atau lengan membuat gamis ini terlihat anggun sekaligus modern.

2. Gamis Motif Floral Minimalis

Gamis Krem Motif Floral MinimalisAI Gamis Krem Motif Floral Minimalis
Bagi yang menyukai warna lembut, gamis dengan motif floral bisa menjadi pilihan yang menarik.

Motif bunga kecil memberikan kesan ringan dan manis. Dipadukan dengan aksesori sederhana seperti gelang atau tas kecil berwarna senada, tampilan bisa terlihat elegan tanpa terlalu ramai.

Model seperti ini cocok bagi yang ingin tampil sederhana namun tetap stylish saat bersilaturahmi.

Baca juga: Tren Lebaran 2026: Baju Kurung Melayu dan Inspirasi Padu Padan Hijab yang Elegan

3. Gamis Brokat dengan Bordir Emas

Gamis Brokat dengan Bordir EmasAI Gamis Brokat dengan Bordir Emas
Untuk yang ingin tampil sedikit lebih mewah, gamis brokat dengan bordir emas menjadi salah satu tren yang cukup menonjol.

Bordiran emas memberikan aksen elegan tanpa harus menggunakan banyak aksesori tambahan.

Biasanya model ini dilengkapi lengan balon yang memberi kesan klasik tetapi tetap modern.

4. Gamis Armani Silk Printed

Gamis Armani Silk PrintedAI Gamis Armani Silk Printed
Bahan armani silk juga semakin populer untuk busana Lebaran karena teksturnya yang ringan dan jatuh.

Motif printed dengan kombinasi warna seperti emerald, krem, atau pastel menghadirkan tampilan yang segar.

Model kerah shanghai yang dipadukan dengan lengan balon membuat desain ini terlihat modern sekaligus sopan.

5. Baju Kurung Minimalis

Baju Kurung MinimalisAI Baju Kurung Minimalis
Model baju kurung yang berasal dari tradisi Melayu kembali populer dalam tren Lebaran beberapa tahun terakhir.

Desainnya yang longgar dan sederhana membuat baju ini terlihat modest dan timeless.

Keunggulan lainnya, baju kurung mudah dipadukan dengan berbagai aksesori sehingga tetap bisa dipakai setelah Lebaran.

6. Abaya dengan Detail Mote

Model abaya juga tetap menjadi pilihan favorit karena terkenal nyaman dan praktis.

Pada tren Lebaran 2026, abaya dengan detail mote kecil di bagian lengan atau dada menjadi salah satu model yang banyak dicari.

Desain ini terlihat minimalis tetapi tetap memberikan kesan elegan, terutama jika dipadukan dengan pashmina berwarna netral.

Baca juga: 7 Model Baju Kurung Lebaran 2026: Satin, Cape hingga Floral Modern

Mengapa Gaya Minimalis Semakin Populer?

Tren busana Lebaran yang cenderung minimalis sebenarnya tidak muncul begitu saja.

Dalam buku Fashion and Faith in Contemporary Muslim Culture karya Reina Lewis dijelaskan bahwa generasi muda Muslim saat ini lebih tertarik pada busana:

  • nyaman dipakai
  • tidak terlalu rumit
  • mudah dipadukan dengan berbagai gaya

Konsep ini kemudian melahirkan tren modest fashion modern yang menggabungkan kesederhanaan dengan sentuhan elegan.

Karena itu, gamis dengan warna netral seperti putih, krem, taupe, atau pastel diprediksi akan tetap menjadi favorit dalam beberapa tahun ke depan.

Tips Memilih Baju Lebaran agar Tetap Stylish

Agar tetap terlihat modern tanpa kehilangan kesan sederhana, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat memilih baju Lebaran:

Pertama, pilih warna yang lembut dan mudah dipadukan seperti putih, krem, sage, atau dusty pink.

Kedua, hindari terlalu banyak detail atau motif agar tampilan tetap minimalis.

Ketiga, padukan dengan aksesori sederhana seperti tas kecil atau sepatu dengan warna senada.

Keempat, pilih bahan yang nyaman seperti katun premium, silk, atau linen agar tetap nyaman saat bersilaturahmi sepanjang hari.

Tampil Elegan di Hari Raya

Pada akhirnya, memilih baju Lebaran bukan sekadar mengikuti tren, tetapi juga menyesuaikan dengan kenyamanan dan karakter pribadi.

Busana yang sederhana namun rapi sering kali justru memberikan kesan lebih elegan dan modern.

Selain itu, yang paling penting dari perayaan Idul Fitri adalah maknanya sebagai momen untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan merayakan kemenangan setelah menjalani ibadah selama bulan Ramadan.

Karena itu, apa pun pilihan busananya, tampil bersih, rapi, dan sopan tetap menjadi esensi utama dalam merayakan hari yang penuh kebahagiaan tersebut.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com