Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Haji dan Umroh Sesuai Sunnah: Lengkap dari Niat hingga Pelaksanaan

Kompas.com, 29 Maret 2026, 19:48 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Panduan haji dan umroh sesuai sunnah menjadi hal penting bagi setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah ke Tanah Suci dengan benar dan sempurna.

Ibadah ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan iman, ilmu, dan keikhlasan.

Berdasarkan , ibadah haji merupakan puncak perjalanan spiritual umat Islam yang tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga kematangan moral dan keikhlasan hati.

Perintah Haji dalam Al-Qur’an

Ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu, sebagaimana firman Allah SWT:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

Artinya:

“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.” (QS. Ali Imran: 97)

Baca juga: Wamenhaj: Persiapan Haji 2026 Tetap Jalan, Jamaah Berangkat 22 April

Ayat ini menegaskan bahwa haji adalah ibadah wajib yang harus ditunaikan sekali seumur hidup bagi yang mampu.

Haji dan Umroh Sesuai Sunnah Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda:

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

Artinya:

“Ambillah dariku tata cara manasik (haji) kalian.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi dasar bahwa seluruh rangkaian haji dan umroh harus mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW agar ibadah tersebut sah dan bernilai sempurna.

Persiapan Penting Sebelum Berangkat

Dalam buku Panduan Manasik Haji yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah, disebutkan bahwa persiapan menjadi kunci utama keberhasilan ibadah.

1. Persiapan Mental dan Spiritual

  • Memperbanyak istighfar dan doa
  • Meluruskan niat hanya karena Allah
  • Menjauhi riya dan sum’ah

2. Persiapan Fisik

  • Menjaga kesehatan
  • Melatih stamina untuk aktivitas ibadah

3. Persiapan Ilmu

  • Mengikuti manasik haji
  • Memahami rukun dan wajib haji

4. Persiapan Sosial

  • Menyelesaikan utang
  • Meminta maaf kepada sesama

Niat dan Ihram Sesuai Sunnah

Ihram adalah pintu masuk ibadah haji dan umroh. Saat ihram, jamaah membaca talbiyah:

لَبَّيْكَ اللّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Artinya:

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Talbiyah ini dianjurkan untuk diperbanyak selama perjalanan menuju Makkah.

Rukun Haji yang Wajib Dilaksanakan

Agar sah, ibadah haji harus memenuhi rukun berikut:

1. Ihram

2. Wukuf di Arafah

3. Tawaf Ifadah

4. Sa’i

5. Tahallul

6. Tertib

Wukuf di Arafah menjadi puncak ibadah haji. Rasulullah ﷺ bersabda:

الْحَجُّ عَرَفَةُ

Artinya:

“Haji itu adalah Arafah.” (HR. Tirmidzi)

Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah

Berbeda dengan haji, umroh memiliki rangkaian lebih sederhana:

1. Ihram dari miqat

2. Tawaf di Ka’bah

3. Sa’i antara Shafa dan Marwah

4. Tahallul

Meski lebih singkat, umroh tetap harus dilakukan sesuai sunnah agar bernilai ibadah.

Nilai Spiritual dalam Ibadah Haji

Dalam panduan manasik dijelaskan bahwa ibadah haji mengandung nilai moral dan sosial yang sangat tinggi.

Selama ihram, semua manusia berada dalam posisi setara tanpa membedakan status sosial. Ini mengajarkan:

  • Kerendahan hati
  • Kesabaran
  • Kejujuran
  • Kepedulian terhadap sesama

Haji juga menjadi simbol persatuan umat Islam dari seluruh dunia.

Doa dan Zikir yang Dianjurkan

Ibadah haji tidak lepas dari doa. Salah satu doa penting yang sering dibaca:

 رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Doa ini mencerminkan harapan seorang Muslim akan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Agar ibadah sesuai sunnah, hindari hal berikut:

  • Riya (pamer ibadah)
  • Bertengkar atau berkata kasar
  • Melanggar larangan ihram
  • Tidak memahami tata cara ibadah

Kesalahan-kesalahan ini dapat mengurangi bahkan merusak kesempurnaan ibadah.

Tujuan Akhir: Haji Mabrur

Tujuan utama dari ibadah haji adalah meraih haji mabrur. Rasulullah SAW bersabda:

الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

Artinya:

“Haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Haji mabrur ditandai dengan perubahan perilaku menjadi lebih baik setelah kembali dari Tanah Suci.

Penutup

Panduan haji dan umroh sesuai sunnah bukan hanya soal tata cara teknis, tetapi juga tentang membangun keikhlasan, kesabaran, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Baca juga: Ibadah Haji Berapa Lama? Ini Durasi Sebenarnya dari Berangkat hingga Pulang

Sebagaimana dijelaskan dalam buku manasik, ibadah ini adalah perjalanan menuju kedewasaan iman yang harus dijalani dengan ilmu dan kesungguhan.

Dengan memahami panduan ini, diharapkan setiap Muslim dapat menunaikan ibadah haji dan umroh secara benar, khusyuk, dan meraih predikat haji yang mabrur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Niat Puasa Zulhijah 1-9, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Niat Puasa Zulhijah 1-9, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Menatap Abad Kedua NU: Catatan dari PMKNU, Pabrik Pemimpin NU
Menatap Abad Kedua NU: Catatan dari PMKNU, Pabrik Pemimpin NU
Aktual
Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah
Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah
Aktual
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Aktual
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Aktual
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Aktual
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Aktual
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Aktual
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Aktual
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Aktual
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Aktual
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Aktual
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Aktual
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com