Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ibadah Haji Berapa Lama? Ini Durasi Sebenarnya dari Berangkat hingga Pulang

Kompas.com, 29 Maret 2026, 18:45 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Ibadah haji berapa lama? Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi calon jemaah yang sedang mempersiapkan diri berangkat ke Tanah Suci.

Banyak yang mengira ibadah haji berlangsung lama, padahal jika dilihat dari inti ritualnya, durasinya relatif singkat. Namun secara keseluruhan, perjalanan haji bisa memakan waktu hingga satu bulan.

Ritual Haji Hanya 4–5 Hari

Secara syariat, inti pelaksanaan ibadah haji berlangsung sekitar 4 hingga 5 hari, dimulai dari tanggal 8 hingga 13 Zulhijjah.

Baca juga: Pengawasan Haji 2026 Diperketat, Pemerintah Targetkan Tri Sukses Tanpa Penyimpangan

Pada periode ini, jemaah melaksanakan rangkaian rukun haji, seperti:

  • Ihram dari miqat
  • Wukuf di Arafah
  • Tawaf Ifadah di Ka’bah
  • Sa’i antara Safa dan Marwah
  • Lempar jumrah di Mina
  • Tahalul (cukur rambut)

Wukuf di Arafah bahkan menjadi puncak ibadah haji yang paling penting dan tidak boleh ditinggalkan.

Total Perjalanan Bisa Sampai 30 Hari

Meski ritualnya singkat, durasi keseluruhan ibadah haji jauh lebih panjang. Berdasarkan informasi resmi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), masa operasional haji Indonesia berlangsung sekitar 30 hari.

Perjalanan ini terbagi menjadi:

  • Gelombang pertama: sekitar 12 hari
  • Gelombang kedua: sekitar 18 hari

Artinya, jemaah tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga menjalani proses keberangkatan, akomodasi, hingga pemulangan ke Tanah Air.

Urutan Pelaksanaan Haji

Agar lebih jelas, berikut gambaran singkat tahapan ibadah haji:

1. Ihram dari miqat

2. Menuju Mina (8 Zulhijjah)

3. Wukuf di Arafah (9 Zulhijjah)

4. Mabit di Muzdalifah

5. Lempar jumrah di Mina

6. Tawaf Ifadah dan Sa’i di Makkah

7. Lempar jumrah lanjutan (11–13 Zulhijjah)

8. Tawaf Wada sebelum pulang

Urutan ini wajib dipahami agar ibadah haji sah dan berjalan lancar.

Persiapan Jadi Kunci Haji Lancar

Karena durasinya panjang dan prosesnya kompleks, calon jemaah perlu mempersiapkan diri dengan matang, meliputi:

1. Persiapan Spiritual

Memperkuat niat, memperbanyak ibadah, dan mengikuti manasik haji.

2. Persiapan Fisik

Menjaga kesehatan karena ibadah haji membutuhkan stamina tinggi.

3. Persiapan Finansial

Menyiapkan biaya haji yang tidak sedikit dengan perencanaan matang.

4. Persiapan Administratif

Melengkapi dokumen seperti paspor, visa, dan tiket.

5. Persiapan Logistik

Menyiapkan perlengkapan ibadah dan kebutuhan pribadi.

Jadwal Haji 2026 Tetap Sesuai Rencana

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal keberangkatan haji 2026 tidak mengalami perubahan.

“Terkait pemberangkatan jemaah calon haji sampai saat ini belum ada perubahan, masih tetap tanggal 21 April 2026 jemaah calon haji masuk asrama haji, kemudian pada 22 April berangkat,” ujarnya dikutip dari Antaranews.

Ia juga menegaskan seluruh persiapan telah rampung dan pemerintah tinggal menunggu hari keberangkatan.

“Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jemaah calon haji,” katanya.

Harapan Haji Berjalan Aman dan Lancar

Pemerintah juga terus memantau situasi global, khususnya konflik di Timur Tengah, agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji.

“Mudah-mudahan pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan kami berharap mereka yang berseteru di sana menghormati proses haji umat Islam dari seluruh dunia,” ujarnya.

Dengan persiapan matang dan kondisi yang kondusif, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk.

Baca juga: Kapan Haji 2026 Mulai Berangkat? Ini Jadwal Lengkap untuk Jemaah Indonesia

Jadi, Ibadah Haji Berapa Lama?

Kesimpulannya:

  • Ritual inti haji: sekitar 4–5 hari
  • Total perjalanan haji: bisa mencapai 30 hari

Memahami durasi ini penting agar calon jemaah bisa mempersiapkan diri secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.

Ibadah haji bukan sekadar perjalanan, tetapi perjalanan spiritual seumur hidup yang membutuhkan kesiapan menyeluruh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Kuliner Khas Idul Adha dari Berbagai Daerah di Indonesia, Tidak hanya Gulai dan Sate
10 Kuliner Khas Idul Adha dari Berbagai Daerah di Indonesia, Tidak hanya Gulai dan Sate
Aktual
Kisah Jemaah Haji Muda Berusia 18 Tahun, Daftar Haji sejak TK
Kisah Jemaah Haji Muda Berusia 18 Tahun, Daftar Haji sejak TK
Aktual
Jamaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp 9,3 Juta per Orang
Jamaah Haji Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp 9,3 Juta per Orang
Aktual
Jemaah Haji Asal Blora Pilih Hadiri Pemakaman Suami, Kemenag: Istri Tetap Bisa Berangkat Haji
Jemaah Haji Asal Blora Pilih Hadiri Pemakaman Suami, Kemenag: Istri Tetap Bisa Berangkat Haji
Aktual
Jamaah Haji Aceh Kantongi Uang Saku Terbanyak di Tanah Suci, Terima Hingga Rp 12,5 Juta
Jamaah Haji Aceh Kantongi Uang Saku Terbanyak di Tanah Suci, Terima Hingga Rp 12,5 Juta
Aktual
Hukum Puasa Arafah bagi yang Tidak Berhaji, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Hukum Puasa Arafah bagi yang Tidak Berhaji, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Aktual
10.800 Galon Air Zamzam Jamaah Haji Embarkasi Makassar Tiba di Asrama Haji Sudiang
10.800 Galon Air Zamzam Jamaah Haji Embarkasi Makassar Tiba di Asrama Haji Sudiang
Aktual
Wajah Baru Mina 2026: Ada Aula Makan dan Ruang Terbuka di 'Kota Tenda'
Wajah Baru Mina 2026: Ada Aula Makan dan Ruang Terbuka di "Kota Tenda"
Aktual
Inovasi Digital dan Variasi Menu Tingkatkan Layanan Konsumsi Jamaah Haji Indonesia
Inovasi Digital dan Variasi Menu Tingkatkan Layanan Konsumsi Jamaah Haji Indonesia
Aktual
Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur
Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur
Aktual
Dokter Ingatkan Jamaah Haji Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Akibat Cuaca Panas Ekstrem
Dokter Ingatkan Jamaah Haji Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Akibat Cuaca Panas Ekstrem
Aktual
Pengawalan PPIH Arab Saudi dari Dalam Ruang Kendali Pastikan Keamanan Mobilitas Jamaah Haji
Pengawalan PPIH Arab Saudi dari Dalam Ruang Kendali Pastikan Keamanan Mobilitas Jamaah Haji
Aktual
Gus Irfan Lepas Musrif Diny, Perkuat Kualitas Layanan Haji Indonesia 2026
Gus Irfan Lepas Musrif Diny, Perkuat Kualitas Layanan Haji Indonesia 2026
Aktual
Bantu Jemaah Haji 2026, Ratusan Pramuka & Relawan Disiagakan di Madinah
Bantu Jemaah Haji 2026, Ratusan Pramuka & Relawan Disiagakan di Madinah
Aktual
Modus Ijab Qobul Sepihak, Pengasuh Ponpes Jepara Jadi Tersangka
Modus Ijab Qobul Sepihak, Pengasuh Ponpes Jepara Jadi Tersangka
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com