Editor
KOMPAS.com - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs akan segera dilaksanakan sesuai jadwal.
Informasi terkait waktu pelaksanaan penting untuk kembali disimak oleh peserta agar dapat mempersiapkan diri menghadapi ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menetapkan waktu pelaksanaan TKA 2026 sebagai bagian dari evaluasi capaian belajar siswa.
Baca juga: Detik-detik Pengumuman SNBP 2026, Amalkan Doa Ini agar Hati Tenang Sebelum Membuka Hasil
Dilansir dari laman Kompas.tv, pelaksanaan TKA 2026 untuk jenjang SMP/MTs/sederajat dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026.
Sementara itu, untuk jenjang SD/MI/sederajat, ujian akan dilaksanakan pada 20 hingga 30 April 2026.
TKA ini diperuntukkan bagi siswa kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTs sebagai bagian dari pengukuran kemampuan akademik secara nasional.
Baca juga: Jadwal Puasa Syawal dan Ayyamull Bidh April 2026 Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Pelaksanaan TKA dibagi ke dalam beberapa sesi yang disesuaikan dengan zona waktu di Indonesia. Berikut rinciannya:
Pelaksanaan TKA dilakukan selama dua hari dengan materi berbeda di setiap harinya.
Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi latihan selama 10 menit, kemudian mengerjakan tes Matematika dan Numerasi selama 75 menit dengan total 30 soal gabungan antara soal pusat dan daerah.
Setelah itu, peserta mengisi survei karakter selama 20 menit.
Pada hari kedua, peserta kembali menjalani sesi latihan selama 10 menit, dilanjutkan dengan tes Bahasa Indonesia literasi selama 75 menit dengan jumlah soal yang sama.
Ujian ditutup dengan survei lingkungan belajar (sulingjar) selama 20 menit.
Dilansir dari Antara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengingatkan agar pelaksanaan TKA tidak menimbulkan rasa takut di kalangan siswa. Ia menegaskan bahwa tes ini mengedepankan nilai kejujuran dan suasana yang menyenangkan.
“Dan sesuai dengan semangatnya, TKA itu mengusung nilai jujur, gembira jangan ada yang menakut-nakuti, jangan ada yang misalnya membuat suasana yang menyeramkan bagi murid-murid,” kata Mendikdasmen Mu'ti usai memimpin upacara bendera yang menjadi pembuka hari pertama pembelajaran usai libur lebaran di SMPN 2 Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa TKA bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik siswa serta menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan secara nasional, bukan sebagai penentu kelulusan.
Mu'ti juga menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan TKA dan meminta semua pihak menghindari kecurangan sekecil apa pun.
“Hasil TKA itu akan menjadi salah satu aspek dalam SPMB jalur prestasi. Jadi jalur prestasi itu nanti ada nilai rapor dan hasil TKA, yang non-akademik itu ada prestasi olahraga, seni, dan kepemimpinan di sekolah. Ini semuanya akan menjadi penilaian dalam jalur prestasi. Jadi walaupun tidak menjadi penentu kelulusan, tapi menjadi penentu untuk bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas pembelajaran,” kata Mu'ti.
Dengan jadwal TKA 2026 yang telah ditetapkan, peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal.
Selain memahami materi, penting juga untuk memperhatikan jadwal sesi sesuai wilayah agar pelaksanaan ujian berjalan lancar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang