Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Tambah 15 Rute Bus di Madinah, Layanan 24 Jam

Kompas.com, 2 April 2026, 12:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Upaya meningkatkan kenyamanan jemaah haji dan umrah terus dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

Terbaru, otoritas setempat menghadirkan 15 rute bus baru di Madinah yang dirancang untuk memperkuat sistem transportasi publik sekaligus memudahkan mobilitas jutaan jemaah.

Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi layanan kota suci yang tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga kenyamanan dan efisiensi perjalanan para pengunjung dari seluruh dunia.

Penambahan Rute untuk Akses Lebih Luas

Program pengembangan transportasi ini berada di bawah pengawasan Madinah Development Authority yang berupaya memperluas jangkauan layanan bus ke berbagai titik strategis di kota.

Sebanyak 15 rute baru tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kepadatan wilayah, kebutuhan mobilitas jemaah, serta konektivitas antar lokasi penting.

Dengan penambahan ini, jaringan transportasi publik di Madinah semakin terintegrasi dan menjangkau lebih banyak kawasan.

Dalam laporan yang dikutip dari Saudi Gazette, pihak operator Madinah Bus Project menyebutkan bahwa rute-rute tersebut akan melayani berbagai jalur vital, mulai dari kawasan ibadah hingga pusat transportasi utama.

Baca juga: Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik

Dua Kategori Layanan: 24 Jam dan 18 Jam

Untuk mengakomodasi kebutuhan yang beragam, layanan bus dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan jam operasional.

1. Rute Operasional 24 Jam

Sebanyak lima rute utama beroperasi penuh selama 24 jam. Jalur ini difokuskan pada koneksi antar titik penting dengan mobilitas tinggi, seperti:

  • Bandara menuju Masjid Nabawi
  • Kawasan miqat menuju jaringan Haramain High Speed Railway
  • Jalur penghubung antar pusat kota

Keberadaan layanan 24 jam ini menjadi solusi bagi jemaah yang datang di waktu-waktu tertentu, termasuk penerbangan malam atau aktivitas ibadah yang berlangsung hingga dini hari.

2. Rute Operasional 18 Jam

Sementara itu, 10 rute lainnya beroperasi selama 18 jam setiap hari, mulai pukul 06.00 hingga 23.59 waktu setempat.

Rute ini mencakup area yang lebih luas, termasuk:

  • Kawasan permukiman
  • Area industri
  • Destinasi penting seperti Masjid Quba
  • Kompleks percetakan King Fahd Complex for the Printing of the Holy Qur'an

Dengan cakupan tersebut, transportasi publik tidak hanya melayani jemaah, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat lokal.

Baca juga: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen

Dukungan bagi Jemaah Haji dan Umrah

Penambahan rute ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi lonjakan jumlah jemaah, khususnya menjelang musim haji dan sepanjang tahun untuk umrah.

Dalam buku Manajemen Transportasi dalam Haji dan Umrah karya Dr. Abdul Karim Al-Khatib dijelaskan bahwa sistem transportasi yang efisien merupakan salah satu faktor kunci dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mengingat tingginya mobilitas jemaah antar lokasi.

Transportasi publik yang terintegrasi akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, mempersingkat waktu tempuh, serta meningkatkan kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Modernisasi Kota Suci di Era Vision 2030

Langkah ini juga sejalan dengan program besar Vision 2030 yang menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan publik di Arab Saudi.

Dalam buku Urban Development in Saudi Arabia karya Fahad Al-Saud disebutkan bahwa modernisasi kota-kota suci seperti Madinah menjadi prioritas utama, mengingat perannya sebagai destinasi religius global.

Pengembangan transportasi publik menjadi bagian penting dari visi tersebut, dengan tujuan menciptakan sistem yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.

Baca juga: Seruan Wamenhaj: Redam Konflik Dunia Demi Haji 2026 Berjalan Aman

Transportasi sebagai Bagian dari Pengalaman Ibadah

Bagi jemaah, kemudahan akses transportasi bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi bagian dari pengalaman ibadah itu sendiri.

Perjalanan yang nyaman dan terorganisir memungkinkan jemaah lebih fokus menjalankan rangkaian ibadah tanpa terganggu oleh kendala logistik.

Penambahan 15 rute bus baru di Madinah dengan layanan hingga 24 jam menunjukkan keseriusan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah.

Dengan sistem transportasi yang semakin modern dan terintegrasi, Madinah tidak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga kota yang mampu menghadirkan kenyamanan bagi jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Di tengah arus jemaah yang terus meningkat, inovasi seperti ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa perjalanan ibadah tetap berjalan lancar, aman, dan penuh makna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com