Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Qunut Subuh Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Tata Caranya

Kompas.com, 2 April 2026, 13:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Doa qunut Subuh menjadi salah satu amalan yang dikenal luas di kalangan umat Islam, khususnya di Indonesia.

Dibaca pada rakaat kedua salat Subuh, doa ini bukan sekadar bacaan tambahan, tetapi sarat makna spiritual, permohonan hidayah, perlindungan, dan keberkahan hidup.

Namun, masih banyak yang bertanya, bagaimana bacaan doa qunut yang benar? Kapan dibaca? Dan bagaimana jika belum hafal? Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Doa Qunut

Secara bahasa, qunut berarti tunduk, taat, dan berdoa. Dalam istilah fikih, qunut adalah doa yang dibaca saat berdiri dalam salat pada waktu tertentu.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat (HR Ahmad).

Dalam buku Kupas Tuntas Qunut Subuh karya Galih Maulana dijelaskan bahwa qunut merupakan bentuk penghambaan dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.

Baca juga: Niat Qobliyah Subuh Lengkap: Bacaan, Tata Cara, dan Keutamaannya Menurut Hads

Bacaan Doa Qunut Subuh Lengkap

1. Doa Qunut Subuh Versi Panjang

اللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Falakalhamdu ‘alaa maa qadhait. Astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya “Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan, peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara.

Berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu.

Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.

Segala puji bagi-Mu atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Shubuh: Dalil, Arti, dan Waktu Membacanya

2. Doa Qunut Subuh Versi Pendek

اللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.

Artinya “Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan bersama orang-orang yang Engkau beri keselamatan.

Peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara, berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan.

Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi Engkau.”

Tata Cara Membaca Doa Qunut Subuh

Doa qunut dibaca pada rakaat kedua salat Subuh, tepatnya saat i’tidal (setelah rukuk sebelum sujud).

Berikut urutan lengkapnya:

  1. Niat salat Subuh
  2. Takbiratul ihram
  3. Doa iftitah
  4. Membaca Al-Qur'an (Al-Fatihah dan surat lainnya)
  5. Rukuk
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Berdiri rakaat kedua
  11. Membaca Al-Fatihah dan surat lain
  12. Rukuk
  13. I’tidal
  14. Membaca doa qunut
  15. Sujud
  16. Duduk di antara dua sujud
  17. Sujud kedua
  18. Tahiyat akhir
  19. Salam

Baca juga: 5 Doa Sedekah Subuh agar Rezeki Lancar dan Penuh Keberkahan

Posisi Tangan Saat Membaca Qunut

Dalam buku Sholat Empat Madzhab karya Ahmad Shams Madyan dijelaskan:

  • Tangan diangkat setinggi dada
  • Telapak tangan menghadap ke atas (seperti berdoa)
  • Setelah selesai, kembali bersedekap
  • Tidak dianjurkan mengusap wajah dalam salat

Jika Tidak Hafal Doa Qunut

Jika belum hafal, dapat membaca doa lain seperti dari Surat Al-Baqarah ayat 201:

Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘ażāban-nār

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

Doa qunut Subuh bukan sekadar bacaan tambahan, tetapi refleksi ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Baik dibaca panjang maupun pendek, yang terpenting adalah keikhlasan dan kekhusyukan.

Perbedaan pendapat ulama mengenai qunut menunjukkan keluasan ajaran Islam. Selama dijalankan dengan pemahaman yang benar, ibadah ini tetap menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan memahami bacaan dan tata caranya secara utuh, salat Subuh tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga momen spiritual yang penuh makna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Aturan WFH ASN Kemenag Tiap Jumat: Kerja dari Rumah Bukan WFA, Wajib Standby dan Disiplin Digital
Aturan WFH ASN Kemenag Tiap Jumat: Kerja dari Rumah Bukan WFA, Wajib Standby dan Disiplin Digital
Aktual
Jarang Disorot, 5 Ilmuwan Perempuan Muslim Pionir Sains Dunia
Jarang Disorot, 5 Ilmuwan Perempuan Muslim Pionir Sains Dunia
Aktual
5 Muslimah Hebat Zaman Nabi: Kisah Inspiratif dan Perannya
5 Muslimah Hebat Zaman Nabi: Kisah Inspiratif dan Perannya
Aktual
Hukum April Mop dalam Islam: Bolehkah Bercanda dengan Kebohongan?
Hukum April Mop dalam Islam: Bolehkah Bercanda dengan Kebohongan?
Aktual
Mengenal Raudhah, “Taman Surga” di Masjid Nabawi: Lokasi, Cara Masuk, Jam Kunjungan, dan Keistimewaannya
Mengenal Raudhah, “Taman Surga” di Masjid Nabawi: Lokasi, Cara Masuk, Jam Kunjungan, dan Keistimewaannya
Aktual
9 Amalan Malam Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil
9 Amalan Malam Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil
Aktual
Khutbah Jumat 3 April 2026: Sering Dianggap Biasa, Ternyata April Mop Bisa Jadi Dosa dalam Islam
Khutbah Jumat 3 April 2026: Sering Dianggap Biasa, Ternyata April Mop Bisa Jadi Dosa dalam Islam
Aktual
Lebaran Haji 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cuti Bersama
Lebaran Haji 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cuti Bersama
Aktual
Panduan Shalat Ghaib: Niat, Tata Cara, Rukun, dan Dalil Lengkap
Panduan Shalat Ghaib: Niat, Tata Cara, Rukun, dan Dalil Lengkap
Doa dan Niat
Ratib Al Haddad Lengkap: Bacaan Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Ratib Al Haddad Lengkap: Bacaan Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Aktual
Doa Qunut Subuh Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Tata Caranya
Doa Qunut Subuh Lengkap: Arab, Latin, Arti dan Tata Caranya
Aktual
Kisah Pernikahan Rasulullah dan Aisyah di Bulan Syawal, Penuh Hikmah
Kisah Pernikahan Rasulullah dan Aisyah di Bulan Syawal, Penuh Hikmah
Aktual
Arab Saudi Tambah 15 Rute Bus di Madinah, Layanan 24 Jam
Arab Saudi Tambah 15 Rute Bus di Madinah, Layanan 24 Jam
Aktual
2 Waktu Mustajab di Hari Jumat, Kapan Doa Pasti Dikabulkan?
2 Waktu Mustajab di Hari Jumat, Kapan Doa Pasti Dikabulkan?
Doa dan Niat
Krisis Penghulu Mengintai, Kemenag: 1.850 Akan Pensiun dalam 4 Tahun
Krisis Penghulu Mengintai, Kemenag: 1.850 Akan Pensiun dalam 4 Tahun
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com