KOMPAS.com – Doa qunut Subuh menjadi salah satu amalan yang dikenal luas di kalangan umat Islam, khususnya di Indonesia.
Dibaca pada rakaat kedua salat Subuh, doa ini bukan sekadar bacaan tambahan, tetapi sarat makna spiritual, permohonan hidayah, perlindungan, dan keberkahan hidup.
Namun, masih banyak yang bertanya, bagaimana bacaan doa qunut yang benar? Kapan dibaca? Dan bagaimana jika belum hafal? Berikut penjelasan lengkapnya.
Secara bahasa, qunut berarti tunduk, taat, dan berdoa. Dalam istilah fikih, qunut adalah doa yang dibaca saat berdiri dalam salat pada waktu tertentu.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca qunut pada salat Subuh hingga beliau wafat (HR Ahmad).
Dalam buku Kupas Tuntas Qunut Subuh karya Galih Maulana dijelaskan bahwa qunut merupakan bentuk penghambaan dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.
Baca juga: Niat Qobliyah Subuh Lengkap: Bacaan, Tata Cara, dan Keutamaannya Menurut Hads
اللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Falakalhamdu ‘alaa maa qadhait. Astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya “Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan, peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara.
Berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu.
Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”
Baca juga: Bacaan Doa Qunut Shubuh: Dalil, Arti, dan Waktu Membacanya
اللّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya “Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan bersama orang-orang yang Engkau beri keselamatan.
Peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara, berkahilah aku dalam apa yang Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan.
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi Engkau.”
Doa qunut dibaca pada rakaat kedua salat Subuh, tepatnya saat i’tidal (setelah rukuk sebelum sujud).
Berikut urutan lengkapnya:
Baca juga: 5 Doa Sedekah Subuh agar Rezeki Lancar dan Penuh Keberkahan
Dalam buku Sholat Empat Madzhab karya Ahmad Shams Madyan dijelaskan:
Jika belum hafal, dapat membaca doa lain seperti dari Surat Al-Baqarah ayat 201:
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘ażāban-nār
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Doa qunut Subuh bukan sekadar bacaan tambahan, tetapi refleksi ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Baik dibaca panjang maupun pendek, yang terpenting adalah keikhlasan dan kekhusyukan.
Perbedaan pendapat ulama mengenai qunut menunjukkan keluasan ajaran Islam. Selama dijalankan dengan pemahaman yang benar, ibadah ini tetap menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memahami bacaan dan tata caranya secara utuh, salat Subuh tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga momen spiritual yang penuh makna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang