Editor
KOMPAS.com - Pemerintah menetapkan kuota jemaah haji Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tahun 2026 turun drastis menjadi 17 orang.
Penurunan ini terjadi seiring penerapan regulasi baru dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Fakfak, Murad Kiliwalaga, menjelaskan penurunan ini berkaitan dengan perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
“Papua Barat tahun ini hanya mendapat kuota 447 orang dari pusat. Biasanya bisa mencapai 700 hingga 800 orang, namun terjadi penurunan,” ujarnya kepada Tribun-Papua.com di Fakfak, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Biaya Penerbangan Haji 2026 Naik Rp 1,77 Triliun, Kemenhaj Gandeng Kejagung Cari Solusi
Di sisi lain, daftar tunggu calon jemaah haji di Fakfak saat ini mencapai 1.227 orang. Kondisi ini membuat masa tunggu keberangkatan diperkirakan semakin panjang.
“Kami berharap ke depan ada evaluasi kebijakan dan penambahan kuota. Kami juga mengimbau seluruh calon jemaah untuk menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar,” ujarnya.
Murad memastikan seluruh tahapan persiapan jemaah haji Fakfak telah selesai dilaksanakan.
Proses tersebut mencakup bimbingan manasik, termasuk praktik manasik di Masjid Raya sebelum Ramadhan.
Selain itu, jemaah juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio.
Jemaah haji Fakfak dijadwalkan berangkat pada awal Mei 2026 melalui rute Fakfak–Sorong–Makassar dan tergabung dalam Kloter 25 Papua Barat.
“Perkiraan tanggal 4 atau 5 Mei sudah berangkat dari Fakfak menuju Makassar melalui Sorong. Kemudian masuk Asrama Haji Makassar tanggal 8 Mei pukul 11 siang,” jelasnya.
Setibanya di Makassar, jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir. Jika terdapat jemaah yang dinyatakan tidak layak terbang, keberangkatannya tidak dapat digantikan dan harus ditunda ke tahun berikutnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul “Antrean Haji Fakfak Tembus 1.227 Orang, Namun Hanya 17 yang Berangkat” .
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang