Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Digitalisasi Haji Terkendala Jemaah Lansia, Dirjen: Perlu Pendampingan Keluarga

Kompas.com, 16 April 2026, 17:50 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Upaya digitalisasi layanan haji terus digencarkan pemerintah melalui berbagai inovasi, salah satunya lewat aplikasi Haji Umrah Store.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat tantangan nyata di lapangan, terutama terkait kemampuan jemaah lansia dalam mengakses teknologi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengakui bahwa tidak semua jemaah siap beradaptasi dengan sistem digital, khususnya kelompok lanjut usia.

“Jemaah lansia tentu memerlukan pendampingan, mulai dari mengunduh aplikasi hingga melakukan transaksi. Jangan sampai salah pesan atau salah bayar,” ujar Jaenal kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Beli Oleh-oleh Secara Digital via Aplikasi Haji dan Umrah Store

Pernyataan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan haji tidak bisa dilepaskan dari realitas demografis jemaah Indonesia yang banyak didominasi usia lanjut.

Di satu sisi, kehadiran aplikasi seperti Haji Umrah Store menawarkan kemudahan signifikan. Jemaah tidak perlu lagi repot berburu oleh-oleh di pasar-pasar di Makkah atau Madinah.

Semua kebutuhan bisa diakses melalui gawai, mulai dari memilih produk hingga mengatur pengiriman langsung ke rumah di Indonesia.

Namun di sisi lain, transformasi digital ini menuntut kemampuan dasar penggunaan teknologi yang tidak semua jemaah miliki.

Karena itu, Jaenal menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi jemaah lansia agar layanan ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga: 4 Tas Jemaah Haji 2026: Ini Fungsi, Ukuran, dan Isi Tiap Jenisnya

Cara Unduh dan Akses Aplikasi Haji Umrah Store

Bagi jemaah yang ingin menggunakan layanan ini, prosesnya relatif sederhana dan dirancang agar mudah diikuti:

  1. Unduh aplikasi Haji Umrah Store melalui Google Play Store
  2. Install aplikasi di ponsel
  3. Buka aplikasi, lalu pilih menu pendaftaran
  4. Isi data diri seperti nama, nomor telepon, email, dan buat kata sandi
  5. Lakukan verifikasi email
  6. Login ke aplikasi dan mulai memilih produk yang diinginkan

Setelah masuk, jemaah dapat langsung berbelanja berbagai kebutuhan, mengatur metode pembayaran, serta menentukan alamat pengiriman barang.

Meski terlihat praktis, tahapan ini bisa menjadi tantangan bagi sebagian jemaah lansia, terutama yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital. Di sinilah peran keluarga menjadi sangat penting.

“Kementerian menyediakan platform, tapi dalam penggunaannya tentu perlu dukungan dari keluarga atau pendamping,” kata Jaenal.

Baca juga: Jangan Bawa Ini! Daftar Barang Terlarang di Bagasi Pesawat Haji 2026

Pemerintah sendiri menempatkan aplikasi ini sebagai bagian dari ekosistem layanan haji yang lebih luas.

Selain memudahkan jemaah, platform ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk menjangkau pasar yang selama ini sulit diakses.

Di tengah berbagai perubahan tersebut, pendekatan bertahap dinilai menjadi solusi paling realistis.

Edukasi digital, pendampingan, hingga penyederhanaan fitur aplikasi menjadi langkah yang perlu terus diperkuat.

Pada akhirnya, digitalisasi haji bukan sekadar soal teknologi, melainkan bagaimana memastikan seluruh jemaah, termasuk lansia tetap dapat merasakan kemudahan layanan tanpa kehilangan kenyamanan dalam menjalankan ibadah.

Dengan kombinasi antara inovasi dan pendampingan, transformasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan jemaah sekaligus mendorong modernisasi layanan haji Indonesia secara menyeluruh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Aturan Oleh-oleh Haji 2026, Bea Cukai: Bebas Bea Masuk tapi Ada Syaratnya
Aturan Oleh-oleh Haji 2026, Bea Cukai: Bebas Bea Masuk tapi Ada Syaratnya
Aktual
Lomba Sastra Anak Bahasa Arab 2026 Digelar di Italia, Total Hadiah Rp 5 Miliar
Lomba Sastra Anak Bahasa Arab 2026 Digelar di Italia, Total Hadiah Rp 5 Miliar
Aktual
Jemaah Haji 2026 Wajib Tahu Sederet Aturan Bea Cukai, dari Uang Tunai hingga Oleh-oleh
Jemaah Haji 2026 Wajib Tahu Sederet Aturan Bea Cukai, dari Uang Tunai hingga Oleh-oleh
Aktual
Aturan Bea Cukai untuk Jemaah Haji 2026: IMEI HP Baru dari Luar Negeri Wajib Didaftarkan
Aturan Bea Cukai untuk Jemaah Haji 2026: IMEI HP Baru dari Luar Negeri Wajib Didaftarkan
Aktual
Perlukah Wudhu Setelah Mandi Junub? Ini Penjelasan dan Hukumnya
Perlukah Wudhu Setelah Mandi Junub? Ini Penjelasan dan Hukumnya
Aktual
Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin, 19 Kloter Berangkat Bertahap Mulai 23 April
Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Embarkasi Banjarmasin, 19 Kloter Berangkat Bertahap Mulai 23 April
Aktual
Khutbah Jumat 17 April 2026: Mengawali Segala Sesuatu dengan Bismillah
Khutbah Jumat 17 April 2026: Mengawali Segala Sesuatu dengan Bismillah
Aktual
Kisah Pasutri Penjual Gudeg di Sleman, Menabung Sejak 2009 hingga Bisa Berangkat Haji 2026
Kisah Pasutri Penjual Gudeg di Sleman, Menabung Sejak 2009 hingga Bisa Berangkat Haji 2026
Aktual
Tak Semua UMKM Bisa Masuk, Ini Syarat Jualan di Haji dan Umrah Store
Tak Semua UMKM Bisa Masuk, Ini Syarat Jualan di Haji dan Umrah Store
Aktual
Kemenhaj: Lewat Haji & Umrah Store, Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas
Kemenhaj: Lewat Haji & Umrah Store, Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas
Aktual
MUI Kritik Wacana 'War Ticket' Haji, Cholil Nafis: Fokus Saja Persiapan Keberangkatan
MUI Kritik Wacana "War Ticket" Haji, Cholil Nafis: Fokus Saja Persiapan Keberangkatan
Aktual
Kisah Dalimin, Calon Jemaah Haji Tertua Asal Klaten yang Keberangkatan Sempat Tertunda karena Sakit
Kisah Dalimin, Calon Jemaah Haji Tertua Asal Klaten yang Keberangkatan Sempat Tertunda karena Sakit
Aktual
600 UMKM Masuk Haji Umrah Store, RI Mulai Rebut Pasar Oleh-oleh Haji
600 UMKM Masuk Haji Umrah Store, RI Mulai Rebut Pasar Oleh-oleh Haji
Aktual
Dzikir & Doa Saat Terjadi Musibah: Arab, Latin, Arti, dan Maknanya
Dzikir & Doa Saat Terjadi Musibah: Arab, Latin, Arti, dan Maknanya
Doa dan Niat
Digitalisasi Haji Terkendala Jemaah Lansia, Dirjen: Perlu Pendampingan Keluarga
Digitalisasi Haji Terkendala Jemaah Lansia, Dirjen: Perlu Pendampingan Keluarga
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com