Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi melalui Roads General Authority (RGA) menyiapkan jaringan jalan darat berskala besar untuk mendukung kelancaran jutaan jemaah haji yang datang setiap tahun menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Selain jalur udara, laut, dan kereta api, otoritas tersebut telah membangun 10 jalur utama darat yang menghubungkan Arab Saudi dengan negara-negara tetangga di kawasan Teluk dan Timur Tengah.
Seluruh rute dirancang sesuai standar internasional dan dilengkapi sistem keselamatan terpadu guna menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus melindungi para jemaah.
Baca juga: Kiswah Ka’bah Diangkat, Isyarat Dimulainya Perjalanan Haji 2026
Dari wilayah timur, jemaah asal negara-negara Teluk memiliki beberapa pilihan rute strategis:
Dari arah utara, jemaah juga memiliki akses langsung:
Sementara dari selatan:
Jalur Terpanjang dari Oman:
Menjelang musim haji, RGA melakukan inspeksi dan perawatan menyeluruh di seluruh jaringan jalan. Pekerjaan meliputi pelapisan ulang aspal, perbaikan bahu jalan, pembersihan pasir gurun, perawatan drainase, hingga pengecekan pembatas jalan dan rambu lalu lintas.
Baca juga: Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jalur darat berada dalam kondisi optimal sehingga perjalanan jemaah menuju Tanah Suci berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Dengan infrastruktur yang terus ditingkatkan, Arab Saudi menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jutaan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang