Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kiswah Ka’bah Diangkat, Isyarat Dimulainya Perjalanan Haji 2026

Kompas.com, 18 April 2026, 08:54 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Kiswah, kain hitam bersulam yang menutupi Ka’bah di Masjidil Haram, diangkat pada Sabtu dini hari (18/4/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar proses teknis, melainkan menjadi penanda dimulainya musim haji 1447 Hijriah.

Di tengah kesunyian malam, pengangkatan Kiswah membawa pesan mendalam tentang kesiapan menyambut jutaan tamu Allah dari berbagai penjuru dunia.

Tradisi ini juga menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terhadap Ka’bah sebagai pusat ibadah umat Islam.

Baca juga: Ke Mana Perginya Kiswah Lama Kabah Setelah Diganti?

Tradisi tahunan yang penuh makna

Pengangkatan Kiswah dilakukan setiap tahun menjelang musim haji.

Langkah ini bertujuan untuk menjaga kain Kiswah dari potensi kerusakan akibat padatnya aktivitas jemaah di sekitar Ka’bah.

Selama musim haji, jutaan jemaah akan melaksanakan tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah dalam jarak yang sangat dekat.

Kedekatan fisik tersebut menunjukkan kecintaan umat Islam kepada Baitullah, namun sekaligus berpotensi menimbulkan gesekan pada Kiswah.

Karena itu, pengangkatan Kiswah menjadi bentuk ikhtiar menjaga kesucian dan keutuhan simbol agung tersebut.

Baca juga: Momen Langka, Begini Penampakan Asli Kabah Tanpa Kiswah

Isyarat dimulainya perjalanan spiritual

Pengangkatan Kiswah pada pukul 01.00 dini hari 18 April 2026 bertepatan dengan dimulainya fase kedatangan jemaah haji internasional.

Pada hari yang sama, penerbangan pertama jemaah dari berbagai negara mulai tiba di Arab Saudi.

Momentum ini menandai awal perjalanan spiritual jutaan muslim yang akan memenuhi panggilan Allah SWT.

Musim haji bukan hanya tentang perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Menjaga kesucian di tengah lautan manusia

Kiswah akan tetap diangkat sepanjang musim haji berlangsung.

Langkah ini memastikan kain penutup Ka’bah tetap terjaga di tengah tingginya intensitas interaksi jemaah.

Setelah rangkaian ibadah haji selesai, Kiswah akan diturunkan kembali ke posisi semula.

Peristiwa ini mengingatkan bahwa setiap ritual dalam ibadah haji memiliki makna yang dalam, baik dari sisi spiritual maupun simbolik.

Pada akhirnya, pengangkatan Kiswah bukan hanya soal menjaga kain penutup Ka’bah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjaga kesucian hati dalam menyambut ibadah haji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com