Editor
KOMPAS.com-Kiswah, kain hitam bersulam yang menutupi Ka’bah di Masjidil Haram, diangkat pada Sabtu dini hari (18/4/2026).
Peristiwa ini bukan sekadar proses teknis, melainkan menjadi penanda dimulainya musim haji 1447 Hijriah.
Di tengah kesunyian malam, pengangkatan Kiswah membawa pesan mendalam tentang kesiapan menyambut jutaan tamu Allah dari berbagai penjuru dunia.
Tradisi ini juga menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terhadap Ka’bah sebagai pusat ibadah umat Islam.
Baca juga: Ke Mana Perginya Kiswah Lama Kabah Setelah Diganti?
Pengangkatan Kiswah dilakukan setiap tahun menjelang musim haji.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga kain Kiswah dari potensi kerusakan akibat padatnya aktivitas jemaah di sekitar Ka’bah.
Selama musim haji, jutaan jemaah akan melaksanakan tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah dalam jarak yang sangat dekat.
Kedekatan fisik tersebut menunjukkan kecintaan umat Islam kepada Baitullah, namun sekaligus berpotensi menimbulkan gesekan pada Kiswah.
Karena itu, pengangkatan Kiswah menjadi bentuk ikhtiar menjaga kesucian dan keutuhan simbol agung tersebut.
Baca juga: Momen Langka, Begini Penampakan Asli Kabah Tanpa Kiswah
Pengangkatan Kiswah pada pukul 01.00 dini hari 18 April 2026 bertepatan dengan dimulainya fase kedatangan jemaah haji internasional.
Pada hari yang sama, penerbangan pertama jemaah dari berbagai negara mulai tiba di Arab Saudi.
Momentum ini menandai awal perjalanan spiritual jutaan muslim yang akan memenuhi panggilan Allah SWT.
Musim haji bukan hanya tentang perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Kiswah akan tetap diangkat sepanjang musim haji berlangsung.
Langkah ini memastikan kain penutup Ka’bah tetap terjaga di tengah tingginya intensitas interaksi jemaah.
Setelah rangkaian ibadah haji selesai, Kiswah akan diturunkan kembali ke posisi semula.
Peristiwa ini mengingatkan bahwa setiap ritual dalam ibadah haji memiliki makna yang dalam, baik dari sisi spiritual maupun simbolik.
Pada akhirnya, pengangkatan Kiswah bukan hanya soal menjaga kain penutup Ka’bah, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjaga kesucian hati dalam menyambut ibadah haji.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang