Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone

Kompas.com, 9 Mei 2026, 16:18 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Ribuan warga memadati kawasan Masjid Jami Bangkalan dan ruas Jalan Sultan A Kadirun, Kelurahan Demangan, saat pemberangkatan 380 Calon Jemaah Haji (CJH) Kloter 69 asal Kabupaten Bangkalan, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Kepadatan masyarakat pengantar mulai terlihat sejak menjelang Subuh setelah panitia meminta jemaah hadir paling lambat pukul 03.00 WIB.

Di tengah suasana penuh sesak tersebut, sejumlah barang milik jemaah dan pengantar dilaporkan hilang.

Baca juga: Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik

Pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bangkalan pun berencana melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

Panitia Umumkan Kehilangan Handphone dan Dompet

Di tengah kepadatan warga yang memenuhi sisi barat Alun-alun Bangkalan hingga area masjid, petugas Satpol PP tampak berjibaku mengamankan pintu masuk masjid yang dipadati masyarakat.

Sejumlah warga bahkan terlihat berusaha merangsek masuk ke area masjid di tengah kerumunan pengantar calon jemaah haji.

Baca juga: Jaga Gizi Jemaah Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Menu Nusantara Hadir di Tanah Suci

Di tengah kondisi penuh sesak tersebut, panitia sempat mengumumkan adanya kehilangan sebuah handphone melalui pengeras suara.

"Masyarakat yang menemukan, mohon untuk mengembalikan ke pusat informasi," imbau seorang panitia melalui corong pengeras suara.

Informasi kehilangan handphone kembali diumumkan untuk kedua kalinya setelah para calon jemaah haji selesai melaksanakan salat Subuh berjamaah.

Bahkan menjelang pemberangkatan sekitar pukul 04.55 WIB, panitia kembali mengumumkan adanya kehilangan dompet berisi kartu ATM milik salah seorang calon jemaah haji.

Kepala Kemenhaj Bangkalan, Arif Rochman, membenarkan adanya sejumlah laporan kehilangan pada momen pemberangkatan CJH Kloter 69.

Ia mengatakan pihaknya akan membuat laporan polisi terkait hilangnya lima unit handphone dan sebuah dompet.

"Betul, kami akan melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian agar tidak kembali terulang karena besok, pada jam yang sama, kami akan memberangkatkan Kloter 72 dan 73," ujar Arif kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Delapan Bus Berangkatkan 380 Jemaah Haji

Pemberangkatan 380 jemaah haji Kloter 69 menuju Asrama Haji Surabaya dilakukan menggunakan delapan unit bus.

Prosesi pelepasan jemaah dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bangkalan, Anang Yulianto.

"Tentunya kami berharap untuk masyarakat yang ikut bersama-sama melepas keberangkatan calon jemaah haji, lebih meningkatkan kewaspadaan. Barang-barang yang tidak perlu dibawa tidak usah dibawa, supaya kemudian tidak terjadi hal-hal yang sama-sama tidak kita inginkan bersama," tegas Anang.

Jemaah Diminta Jaga Kesehatan Selama Jalani Ibadah Haji

Selain mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, Anang juga menyampaikan pesan kepada seluruh calon jemaah haji agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Jaga baik-baik kesehatan, patuhi arahan dari pendamping, juga arahan dari petugas Kemenhaj agar supaya diberikan kelancaran selama melaksanakan ibadah haji. Harapannya bisa kembali Tanah Air dengan selamat dan sehat," pungkas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu.

Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul "Pemberangkatan 380 Calon Jemaah Haji Kloter 69 Bangkalan Diwarnai Kehilangan 5 Handphone dan Dompet".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
Aktual
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Aktual
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Doa dan Niat
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Aktual
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Aktual
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Doa dan Niat
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Aktual
Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone
Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone
Aktual
Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik
Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik
Aktual
Berapa Jumlah Kerikil Lempar Jumrah? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berapa Jumlah Kerikil Lempar Jumrah? Ini Penjelasan Lengkapnya
Aktual
Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya
Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya
Aktual
Jaga Gizi Jemaah Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Menu Nusantara Hadir di Tanah Suci
Jaga Gizi Jemaah Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Menu Nusantara Hadir di Tanah Suci
Aktual
Sanksi Maksimal untuk Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren, MUI Serukan Pengawasan Ketat
Sanksi Maksimal untuk Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren, MUI Serukan Pengawasan Ketat
Aktual
Dzikir dan Doa Hari Arafah, Bacaan yang Dianjurkan Saat Wukuf
Dzikir dan Doa Hari Arafah, Bacaan yang Dianjurkan Saat Wukuf
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com