Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas

Kompas.com, 14 Mei 2026, 19:55 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sejumlah pejabat Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan pelayanan langsung kepada jamaah haji Indonesia setibanya di Bandara King Abdulaziz, Arab Saudi.

Mereka terlihat menyambut hingga membantu mendorong kursi roda jamaah lanjut usia menuju paviliun kedatangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menghadirkan layanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan pada musim haji 2026.

Baca juga: Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah

Pemerintah juga memastikan proses kedatangan jamaah haji Indonesia berjalan lancar dan sesuai target hingga pertengahan Mei 2026.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Teguh Dwi Nugroho bersama Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo ikut turun langsung melayani jamaah haji Indonesia.

Turut mendampingi dalam penyambutan jamaah di antaranya Kabid Ops Armuzna dan Linjam Laksamana Pertama Harun Arrasyid Usman, Kepala Daker Bandara Abdul Basir, Kepala Daker Makkah Ihsan Faisal, hingga Kabid Media Center Haji (MCH) Ichsan Marsha.

Baca juga: 27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Mereka terlihat menyambut satu per satu jamaah yang keluar dari pemeriksaan imigrasi sebelum diarahkan menuju paviliun kedatangan.

Petugas dari Grup 2 juga tampak sibuk mengatur arus jamaah agar proses pelayanan berjalan tertib dan lancar.

Saat jamaah Kloter 14 Embarkasi Banjarmasin tiba, Teguh dan Puji menyapa langsung para jamaah.

"Bapak dan ibu ingat yah, jaga kesehatan sebelum puncak haji," katanya kepada jamaah haji dari Kloter 14 Embarkasi Banjarmasin.

Setelah seluruh jamaah berkumpul, Teguh terlihat memimpin pendorongan kursi roda jamaah, diikuti Puji Raharjo dan jajaran pimpinan PPIH lainnya.

Kedatangan Jamaah Haji Indonesia Berjalan Lancar

Teguh Dwi Nugroho memastikan proses kedatangan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi hingga pertengahan Mei 2026 berjalan sesuai rencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Teguh saat menerima jamaah haji Indonesia di King Abdulaziz International Airport.

“Alhamdulillah seluruh proses yang direncanakan sejak keberangkatan di embarkasi berjalan baik dan lancar. Para jamaah yang tiba di Arab Saudi selanjutnya langsung diberangkatkan ke hotel untuk melaksanakan umrah wajib,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh embarkasi haji di Indonesia yang dinilai mampu mempersiapkan proses keberangkatan secara tertib dan terkoordinasi.

Menurut Teguh, kelancaran fase kedatangan menjadi modal penting menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Petugas Haji Dilatih Layani Jamaah Lansia

Teguh mengungkapkan salah satu tantangan penyelenggaraan haji tahun ini adalah banyaknya jamaah yang berangkat tanpa pendamping keluarga atau mahram, terutama jamaah lanjut usia.

Namun, pemerintah memastikan para petugas haji telah mendapatkan pelatihan intensif untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Kami sudah melakukan pelatihan kepada para petugas haji selama satu bulan lebih secara langsung dan tambahan pelatihan daring. Alhamdulillah laporan yang kami terima, petugas mampu membantu jamaah yang tidak memiliki pendamping sehingga mereka tetap merasa aman dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, pelayanan ramah lansia menjadi fokus utama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Petugas diminta aktif membantu jamaah mulai dari proses kedatangan, mobilitas hotel, hingga pendampingan ibadah selama di Tanah Suci.

Pemerintah Perkuat Layanan Haji Inklusif

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo mengatakan kelompok jamaah berkebutuhan khusus menjadi prioritas pelayanan pemerintah karena jumlahnya terus meningkat setiap tahun.

“Ini bagian dari komitmen kita untuk memuliakan saudara-saudara kita yang memang harus mendapatkan prioritas,” ujar Puji Raharjo.

Menurutnya, lebih dari 54 persen jamaah haji Indonesia merupakan perempuan sehingga pemerintah menambah jumlah petugas perempuan pada musim haji 2026.

“Petugas haji perempuan naik lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Karena perempuan tentu akan lebih nyaman dilayani oleh perempuan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga membentuk bidang khusus layanan lansia dan disabilitas guna memastikan kebutuhan jamaah rentan terpenuhi secara maksimal.

Bidang tersebut disiapkan untuk membantu layanan mobilitas, pendampingan ibadah, hingga kebutuhan teknis lainnya selama pelaksanaan haji.

“Kalau semuanya nyaman dan lancar, tentu akan meningkatkan kemabruran jamaah haji,” ujarnya.

KND Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas

Komitmen pemerintah menghadirkan layanan haji inklusif mendapat apresiasi dari Komisi Nasional Disabilitas (KND).

Wakil Ketua KND RI, Deka Kurniawan menilai pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan layanan bagi jamaah disabilitas, lansia, dan perempuan.

“Kami melihat langsung bagaimana komitmen Kementerian Haji dalam mempersiapkan petugas agar mampu melayani jamaah penyandang disabilitas, lansia, dan perempuan,” kata Deka.

Menurut Deka, konsep haji inklusif tahun ini merupakan pengembangan dari layanan sebelumnya yang hanya berfokus pada ramah lansia dan disabilitas.

Kini, layanan diperluas menjadi ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

“Ini bukan sekadar tugas jabatan, tetapi ada nilai teologis di dalamnya. Melayani jamaah rentan diyakini menjadi jalan keberkahan dan kelancaran penyelenggaraan haji,” ujarnya.

Deka optimistis pendekatan inklusif tersebut akan membuat penyelenggaraan haji 2026 berjalan lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah Indonesia di Tanah Suci.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Kala Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Waspada Terjangkit Virus Takabur
Aktual
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Kurban Mengajarkan Kepedulian dan Pengorbanan
Aktual
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Pejabat Kemenhaj Ikut Dorong Kursi Roda Jamaah Haji, Pastikan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Aktual
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Masjid Tan’im Jadi Lokasi Favorit Jamaah Haji Indonesia Ambil Miqat Umrah Sunah
Aktual
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
27 Ribu Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Jemaah Haji Embarkasi Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Jelang Puncak Haji di Mina
Aktual
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Waspada Cuaca Ekstrem Saudi, Jemaah Haji 2026 Diminta Minum Air Tiap 10 Menit
Aktual
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Saudi Hukum 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp 430 Juta
Aktual
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Hukum Sebut Nama Orang Saat Kurban Idul Adha, Sunnah atau Riya?
Aktual
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Prediksi BRIN, Pemerintah, NU, & Muhammadiyah
Aktual
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Haji 2026 Siap Digelar, Saudi Andalkan AI dan 20 Ribu Masjid Disiapkan
Aktual
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Imigrasi Sulsel Manjakan Calon Jemaah Haji dengan Layanan Eazy Passport
Aktual
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Mendadak Pusing dan Lemas di Udara, Calon Jemaah Haji Sumenep Diinfus di Pesawat
Aktual
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua, Mana yang Harus Didahulukan? Ini Penjelasannya
Aktual
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Hari Tasyrik: Pengertian, Larangan Puasa, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com