Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih

Kompas.com, 25 Mei 2026, 12:52 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dubai kembali menghadirkan inovasi baru di sektor pariwisata pantai. Kali ini, kota metropolitan di Uni Emirat Arab tersebut resmi membuka pantai privat khusus perempuan yang beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti.

Pantai bernama Al Mamzar Beach itu langsung menarik perhatian publik internasional karena menawarkan konsep berbeda dibanding pantai umum pada umumnya.

Tidak hanya mengusung privasi lebih tinggi bagi perempuan, kawasan ini juga dilengkapi teknologi keamanan modern, staf khusus perempuan, hingga aturan ketat larangan fotografi.

Berlokasi di kawasan timur laut Dubai yang berbatasan langsung dengan Sharjah, Al Mamzar Beach menjadi bagian dari proyek besar pengembangan kawasan pesisir Dubai senilai 3 miliar dirham Uni Emirat Arab atau sekitar Rp13 triliun.

Dilansir dari Gulf News dan The Independent, proyek tersebut masuk dalam masterplan pengembangan pantai publik dan infrastruktur wisata pesisir yang tengah digencarkan pemerintah Dubai dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Arab Saudi Izinkan Perempuan Ikut MTQ di Mekkah

Pantai Khusus Perempuan Pertama yang Buka 24 Jam

Dubai sebenarnya bukan wilayah pertama di Timur Tengah yang memiliki area pantai khusus perempuan.

Namun konsep Al Mamzar dianggap berbeda karena menghadirkan akses penuh selama 24 jam nonstop.

Jika sebelumnya beberapa pantai di Uni Emirat Arab hanya menyediakan “women’s day” atau hari tertentu khusus perempuan, kini wisatawan wanita dapat menikmati pantai kapan saja, termasuk pada malam hari.

Area pantai seluas sekitar 125.000 meter persegi itu dioperasikan sepenuhnya oleh staf perempuan, mulai dari petugas keamanan, penjaga pantai, hingga layanan pengunjung.

Sistem privasi juga dibuat sangat ketat. Pengelola memasang pagar pembatas khusus di sejumlah area pantai untuk menjaga kenyamanan pengunjung.

Aktivitas fotografi dan pengambilan video pun dibatasi secara ketat demi melindungi privasi para wisatawan perempuan.

Bagi sebagian wisatawan Muslimah, konsep ini dinilai memberi rasa nyaman lebih saat berlibur.

Dalam Islam sendiri, menjaga kehormatan, privasi, dan rasa aman perempuan termasuk nilai yang sangat diperhatikan.

Dalam buku Fiqih Wanita karya Yusuf Al-Qaradawi dijelaskan bahwa Islam memberi ruang bagi perempuan untuk beraktivitas dan menikmati kehidupan sosial selama tetap menjaga adab, keamanan, dan kehormatan diri.

Baca juga: Imam Pertama Perempuan, Kisah Ummu Waraqah Syahidah di Madinah

Teknologi Keamanan Modern untuk Berenang Malam

Salah satu hal paling menarik dari Al Mamzar Beach adalah fasilitas keamanan untuk aktivitas malam hari.

Pengelola menghadirkan sistem pencahayaan pantai berteknologi tinggi serta menara pengawas modern agar perempuan tetap merasa aman saat berenang hingga larut malam.

Konsep ini cukup unik karena sebagian besar pantai di dunia umumnya memiliki pembatasan aktivitas malam akibat faktor keamanan.

CEO Public Facilities Agency di Dubai Municipality, Badr Anwahi, mengatakan proyek ini menjadi salah satu pengembangan strategis Dubai untuk meningkatkan kualitas infrastruktur wisata pesisir.

Menurutnya, kawasan tersebut dirancang bukan hanya sebagai tempat rekreasi biasa, tetapi sebagai destinasi tepi laut modern yang aktif sepanjang hari.

Selain fasilitas keamanan, kawasan ini juga memiliki area bermain anak, ruang santai keluarga, hingga fasilitas pendukung gaya hidup pantai modern.

Meski khusus perempuan, anak laki-laki di bawah usia enam tahun masih diperbolehkan masuk bersama orangtuanya.

Baca juga: Taman Air Arab Saudi Buka Hari Khusus Perempuan, Baju Renang Jadi Sorotan

Wisata Modern yang Tetap Memperhatikan Nilai Kenyamanan

Fenomena pantai khusus perempuan sebenarnya terus berkembang di berbagai negara, terutama di kawasan dengan budaya yang cukup menjunjung nilai privasi dan kenyamanan perempuan.

Di Mesir misalnya, terdapat La Femme Beach yang cukup populer di kawasan Laut Mediterania. Pantai tersebut menghadirkan area privat bagi perempuan dengan berbagai aktivitas seperti yoga hingga olahraga santai.

Sementara di Turki, terdapat Sarisu Ladies Beach di Antalya yang menawarkan konsep pantai tertutup lengkap dengan spa, restoran, dan taman bermain keluarga.

Bahkan di sejumlah negara Eropa, tren wisata berbasis privasi dan wellness juga terus meningkat karena wisatawan modern mulai mencari pengalaman liburan yang lebih nyaman dan personal.

Dalam buku The Managed Heart karya Arlie Russell Hochschild dijelaskan bahwa ruang publik modern kini semakin memperhatikan aspek kenyamanan emosional dan rasa aman pengunjung.

Dubai tampaknya mencoba menggabungkan konsep wisata modern dengan kebutuhan tersebut.

Bukan Sekadar Pantai, Tapi Simbol Gaya Hidup Baru

Pembukaan Al Mamzar Beach menandai bagaimana Dubai terus berusaha menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dari kota lain.

Jika sebelumnya kota ini dikenal lewat gedung pencakar langit, pusat belanja mewah, dan pulau buatan, kini Dubai mencoba menghadirkan konsep wisata pantai yang lebih privat dan ramah perempuan.

Di tengah meningkatnya tren wisata halal dan family tourism global, konsep seperti ini diperkirakan akan semakin diminati wisatawan Muslim dari berbagai negara.

Apalagi banyak wisatawan kini tidak hanya mencari tempat indah untuk berlibur, tetapi juga lingkungan yang nyaman, aman, dan sesuai dengan nilai hidup yang mereka yakini.

Dengan kombinasi teknologi modern, fasilitas premium, dan konsep privasi tinggi, Al Mamzar Beach diprediksi akan menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Dubai dalam beberapa tahun mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Saudi Razia Besar-besaran Jelang Haji 2026, 8.943 Penduduk Ilegal Ditangkap!
Aktual
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Libur Idul Adha 2026 Bisa 6 Hari, Cek Jadwal Long Weekend hingga 1 Juni!
Aktual
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Tertipu Jalur Haji Dakhili Rp300 Juta, 13 Calon Jemaah Indonesia Gagal Terbang
Aktual
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Dubai Resmi Buka Pantai Privat Khusus Perempuan 24 Jam, Dilarang Foto dan Dijaga Teknologi Canggih
Aktual
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Wanita Haid Tetap Bisa Raih Pahala Hari Arafah, Simak 5 Amalan Penggantinya!
Aktual
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Keutamaan Hari Arafah, Hari Terbaik untuk Memanjatkan Doa & Menghapus Dosa 2 Tahun
Aktual
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Khutbah Idul Adha 2026 Menyentuh Hati tentang Mengorbankan Ego demi Rida Allah SWT
Aktual
50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp
50 Ucapan Idul Adha 2026 Menyentuh dan Penuh Doa untuk Status WhatsApp
Aktual
4 Doa Sebelum Membuka Hasil SNBT, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
4 Doa Sebelum Membuka Hasil SNBT, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
35 Ucapan Idul Adha 2026 Paling Menyentuh, Lengkap Bahasa Arab dan Artinya
35 Ucapan Idul Adha 2026 Paling Menyentuh, Lengkap Bahasa Arab dan Artinya
Aktual
Kenapa Puasa Arafah Bisa Menghapus Dosa Dua Tahun? Ini Haditsnya
Kenapa Puasa Arafah Bisa Menghapus Dosa Dua Tahun? Ini Haditsnya
Aktual
Kisah Haru Marsiyah, Penjual Bubur yang Akhirnya Menatap Kabah di Usia 105 Tahun
Kisah Haru Marsiyah, Penjual Bubur yang Akhirnya Menatap Kabah di Usia 105 Tahun
Aktual
Haji 2026 Tetap Dipadati Jemaah meski Timur Tengah Memanas, Lebih dari 1,5 Juta Orang Tiba di Saudi
Haji 2026 Tetap Dipadati Jemaah meski Timur Tengah Memanas, Lebih dari 1,5 Juta Orang Tiba di Saudi
Aktual
Puasa Tarwiyah dan Arafah: Keutamaan, Hukum, dan Bacaan Niatnya
Puasa Tarwiyah dan Arafah: Keutamaan, Hukum, dan Bacaan Niatnya
Doa dan Niat
Jemaah Wajib Tahu, Skema Trip Bus Taraddudi dari Makkah ke Arafah dan Aturannya
Jemaah Wajib Tahu, Skema Trip Bus Taraddudi dari Makkah ke Arafah dan Aturannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com