Editor
KOMPAS.com - Tim Beasiswa Luar Negeri Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan hasil akhir seleksi Program Beasiswa S1 Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Jalur PP Muhammadiyah Angkatan Ketiga Tahun 2026.
Seleksi yang berlangsung pada 13-25 Mei 2026 itu diikuti peserta dari berbagai pesantren dan sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Setelah melalui proses seleksi ketat dan komprehensif, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan tahapan administrasi menuju keberangkatan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Selain peserta utama, panitia juga menetapkan tujuh peserta cadangan yang akan dipanggil apabila terdapat peserta yang mengundurkan diri atau tidak dapat melanjutkan proses pemberkasan.
Baca juga: PP Muhammadiyah: Ibadah Kurban Perkuat Solidaritas dan Kerekatan Sosial Masyarakat
Program beasiswa tersebut menjadi bagian dari komitmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan internasional sekaligus menyiapkan kader ulama intelektual yang memiliki wawasan global dan kedalaman ilmu keislaman.
Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A Mughni mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi.
Ia berharap para penerima beasiswa mampu memanfaatkan kesempatan belajar di Universitas Al-Azhar sebagai salah satu pusat peradaban dan keilmuan Islam paling berpengaruh di dunia.
“Kesempatan belajar di Al-Azhar harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperdalam keilmuan Islam, memperluas wawasan internasional, serta mempersiapkan diri menjadi kader ulama dan pemimpin umat yang berintegritas,” ujarnya.
Panitia selanjutnya akan mengoordinasikan proses administrasi lanjutan kepada peserta yang dinyatakan lulus melalui kanal komunikasi resmi.
Sementara itu, peserta cadangan diminta tetap mempersiapkan diri dan mengikuti perkembangan informasi dari panitia.
PP Muhammadiyah juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang lolos seleksi serta mengapresiasi dedikasi dan semangat seluruh peserta selama proses berlangsung.
Program Beasiswa S1 Universitas Al-Azhar Kairo Jalur PP Muhammadiyah merupakan hasil hubungan erat dan kerja sama strategis antara Muhammadiyah, Al-Azhar Asy-Syarif, dan Pemerintah Republik Arab Mesir.
Program tersebut menjadi tindak lanjut dari kunjungan resmi Grand Syaikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb ke PP Muhammadiyah pada 11 Juli 2024 yang diterima langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Pemberian kuota khusus bagi kader Muhammadiyah disebut menjadi bukti kuatnya hubungan kelembagaan antara Muhammadiyah, Al-Azhar, serta Pemerintah Mesir melalui dukungan Kedutaan Besar Republik Arab Mesir di Jakarta.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag Diperpanjang hingga 5 Juni 2026
Melalui program ini, Muhammadiyah ingin menyiapkan generasi ulama Persyarikatan yang unggul dalam penguasaan turats atau khazanah keilmuan Islam klasik, memiliki wawasan global, dan mampu menjawab tantangan keumatan serta kebangsaan di masa depan.
Pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo diharapkan melahirkan kader ulama intelektual Muhammadiyah yang tetap berakar kuat pada tradisi keilmuan Islam sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman dan dinamika global.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang