Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

El Nino Diprediksi Menguat, Arab Saudi Hadapi Suhu Lebih Panas dan Peningkatan Risiko Hujan

Kompas.com, 4 Juni 2026, 17:56 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Arab Saudi diperkirakan akan menghadapi kondisi cuaca yang lebih panas dari normal dalam beberapa bulan mendatang seiring meningkatnya peluang berkembangnya fenomena El Nino.

Peringatan tersebut disampaikan melalui indikator iklim terbaru yang dirilis Regional Center for Climate Change (RCCC) bersama National Center for Meteorology (NCM).

Selain kenaikan suhu, sejumlah wilayah di Arab Saudi juga diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang berpotensi memicu banjir pada musim gugur 2026.

Baca juga: Arkeolog Temukan Harta Karun Emas Berusia 1.200 Tahun di Jalur Haji Kuno Arab Saudi

Meski saat ini kondisi El Nino masih berada dalam fase netral, para ahli iklim memperkirakan fenomena tersebut berpotensi menguat secara bertahap hingga Oktober mendatang.

El Nino Diprediksi Berkembang pada Pertengahan hingga Akhir 2026

Dilansir dari Saudi Gazette,Regional Center for Climate Change (RCCC) merilis indikator iklim terbaru terkait fenomena El Nino yang menunjukkan potensi kenaikan suhu di atas rata-rata dalam beberapa bulan ke depan.

Baca juga: Haji 2026 Selesai, Arab Saudi Mulai Pulangkan 1,7 Juta Jemaah

Dalam laporan yang diterbitkan bersama National Center for Meteorology (NCM), kondisi tersebut diperkirakan akan memengaruhi cuaca di Arab Saudi selama musim gugur 2026.

Dampak yang diprediksi muncul antara lain peningkatan suhu di atas kondisi normal serta bertambahnya peluang hujan di sejumlah wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Saat ini, status El Nino atau fase hangat dari fenomena El Nino-Southern Oscillation (ENSO) masih berada dalam kondisi netral.

Per 5 Mei 2026, indeks Niño 3.4 tercatat berada di angka 0,39 derajat Celsius, sementara rentang netral berada antara minus 0,80 derajat Celsius hingga plus 0,80 derajat Celsius.

Namun, berdasarkan proyeksi NCM dan RCCC, peluang berkembangnya kondisi El Nino diperkirakan meningkat dalam periode Mei hingga Oktober 2026.

Suhu Permukaan Laut Diprediksi Terus Meningkat

RCCC memperkirakan anomali suhu permukaan laut di wilayah Niño 3.4 akan melampaui ambang batas 0,8 derajat Celsius dalam beberapa bulan mendatang.

Pada Mei, anomali suhu diperkirakan meningkat di atas 1,1 derajat Celsius.

Angka tersebut diproyeksikan terus bertambah menjadi lebih dari 1,4 derajat Celsius pada Juni, sekitar 1,8 derajat Celsius pada Juli, dan mencapai 2,3 derajat Celsius pada Agustus.

Kenaikan diperkirakan berlanjut hingga sekitar 2,5 derajat Celsius pada September dan mencapai 2,8 derajat Celsius pada Oktober.

Peningkatan suhu permukaan laut tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi pola cuaca regional.

Risiko Hujan dan Banjir Meningkat di Sejumlah Wilayah

Selain memicu kenaikan suhu udara, El Nino juga diperkirakan memengaruhi pola curah hujan di sejumlah wilayah Arab Saudi.

Wilayah barat Arab Saudi diprediksi menghadapi peningkatan risiko banjir selama musim gugur mendatang, yaitu pada September, Oktober, dan November 2026.

Sementara itu, dampak di wilayah tengah Arab Saudi diperkirakan akan terasa selama musim hujan 2026–2027 yang akan datang.

Di kawasan dataran tinggi barat daya, jumlah curah hujan selama musim gugur 2026 juga diperkirakan berada di atas rata-rata normal.

Musim Panas dan Gugur Diprediksi Lebih Panas

Secara umum, suhu rata-rata di Arab Saudi diperkirakan berada di atas kondisi normal, terutama selama musim panas dan musim gugur.

Selain itu, musim dingin tahun ini diperkirakan tidak akan sedingin biasanya karena pengaruh perubahan pola iklim yang berkaitan dengan El Nino.

Meski demikian, RCCC mengingatkan bahwa proyeksi perkembangan ENSO masih mengandung tingkat ketidakpastian tertentu karena adanya perbedaan hasil antar-model iklim yang digunakan.

Karena itu, pemantauan berkelanjutan terhadap perkembangan El Nino dinilai sangat penting, terutama selama periode transisi musim semi antara Februari hingga Mei, ketika tingkat akurasi prakiraan iklim cenderung lebih rendah dibandingkan periode lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia
Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia
Aktual
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Amal Saleh, Investasi Terbaik di Akhirat
Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Amal Saleh, Investasi Terbaik di Akhirat
Aktual
Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi
Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi
Aktual
 MUI Peringatkan Bahaya Tren Childfree dan Tidak Menikah Bagi Keberlangsungan Bangsa
MUI Peringatkan Bahaya Tren Childfree dan Tidak Menikah Bagi Keberlangsungan Bangsa
Aktual
Arab Saudi Diprediksi Alami Suhu di Atas Normal pada Musim Panas 2026
Arab Saudi Diprediksi Alami Suhu di Atas Normal pada Musim Panas 2026
Aktual
Hanya Makan Minyak 9 Bulan, Begini Cara Umar bin Khattab Memimpin Umat
Hanya Makan Minyak 9 Bulan, Begini Cara Umar bin Khattab Memimpin Umat
Aktual
Juni 2026 Jadi Salah Satu Bulan Terpanas di Arab Saudi, Suhu Rata-rata Sentuh 32,2 Derajat Celsius
Juni 2026 Jadi Salah Satu Bulan Terpanas di Arab Saudi, Suhu Rata-rata Sentuh 32,2 Derajat Celsius
Aktual
5 Contoh Mahar Pernikahan dalam Islam yang Dicontohkan Rasulullah
5 Contoh Mahar Pernikahan dalam Islam yang Dicontohkan Rasulullah
Aktual
El Nino Diprediksi Menguat, Arab Saudi Hadapi Suhu Lebih Panas dan Peningkatan Risiko Hujan
El Nino Diprediksi Menguat, Arab Saudi Hadapi Suhu Lebih Panas dan Peningkatan Risiko Hujan
Aktual
6 Peristiwa Besar Bulan Muharram, dari Nabi Adam hingga Tragedi Karbala
6 Peristiwa Besar Bulan Muharram, dari Nabi Adam hingga Tragedi Karbala
Aktual
Rahasia Sukses Bisnis ala Nabi Muhammad SAW yang Relevan di Era Modern
Rahasia Sukses Bisnis ala Nabi Muhammad SAW yang Relevan di Era Modern
Aktual
Arkeolog Temukan Harta Karun Emas Berusia 1.200 Tahun di Jalur Haji Kuno Arab Saudi
Arkeolog Temukan Harta Karun Emas Berusia 1.200 Tahun di Jalur Haji Kuno Arab Saudi
Aktual
Doa Setelah Akad Nikah untuk Pengantin Baru, Arab, Latin, dan Artinya
Doa Setelah Akad Nikah untuk Pengantin Baru, Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Munas dan Konbes NU 2026 Digelar 20-21 Juni di Pesantren Al-Falah Ploso
Munas dan Konbes NU 2026 Digelar 20-21 Juni di Pesantren Al-Falah Ploso
Aktual
Penghafal Al-Qur'an Dapat Keistimewaan di SPMB Banyuwangi, 7 Juz Setara Juara Nasional
Penghafal Al-Qur'an Dapat Keistimewaan di SPMB Banyuwangi, 7 Juz Setara Juara Nasional
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com