Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas

Kompas.com, 12 Juni 2026, 21:33 WIB
Pythag Kurniati,
Puspasari Setyaningrum

Tim Redaksi

JEDDAH, KOMPAS.com - Jarak ribuan kilometer yang membentang antara Arab Saudi dan Tanah Air terasa begitu memilukan bagi Muhaimin.

Di tengah menjalankan tugas mulia sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Bandara, Muhaimin harus merelakan kepergian sang istri, Diana Maf'ula, yang berpulang karena sakit di Malang, Jawa Timur.

Tugas negara memaksa pria yang akrab disapa Cak Imin itu menelan kerinduan sekaligus kepedihan mendalam. Dia tak bisa pulang untuk sekadar mengantarkan istri tercintanya ke tempat peristirahatan terakhir.

Baca juga: Hukum Menyandang Gelar Haji dan Hajjah, Tradisi atau Ajaran Islam? Simak Penjelasannya

Simpati mendalam ditunjukkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnjl bersama jajarannya bertolak menuju kediaman duka pada Jumat (12/6/2026).

Di tengah suasana haru, Dahnil menyempatkan menghubungi Cak Imin di Jeddah lewat panggilan video.

Melalui layar gawai, senyum ketegaran Cak Imin terpancar saat melihat wakil menteri hadir memberikan doa langsung di ruang tamunya.

Baca juga: Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif

"Kehadiran Pak Wamen beserta para pimpinan Kemenhaj (ke rumah) ini menjadi penghibur bagi kami. Ini menjadi kekuatan tersendiri bagi kami, anak kami, keluarga kami. Mudah-mudahan ini menjadi penguat bagi kami," tutur Cak Imin di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (12/6/2026).

Obrolan virtual siang itu menguak kisah spiritual yang mengharukan saat Dahnil menanyakan perihal badal (pengganti) umrah untuk almarhumah.

Cak Imin bercerita pada Rabu (10/6/2026) pagi, ia bertolak ke Masjidil Haram untuk bersimpuh mendoakan kesembuhan sang istri yang baru masuk ICU.

"Ketika di tengah perjalanan, kemudian mendapat kabar kalau istri sudah tiada," kenangnya.

Sempat Badal Umrah untuk Sang Istri

Dengan hati pilu, Cak Imin memantapkan langkah ke Masjid Tan'im. Niatnya adalah untuk melakukan ibadah badal umrah bagi almarhumah istrinya.

Prosesi umrah di Makkah, katanya, berjalan beriringan dengan pemakaman di Malang.

"Ketika saya melaksanakan badal umrah, juga pas istri lagi diproses sampai dengan penguburan. Alhamdulillah, sa'i selesai, penguburan (di Malang) selesai. Insya Allah tugas saya sebagai suami sudah paripurna," tutur Cak Imin.

Di balik ketabahannya, terselip asa yang kini harus dikubur dalam-dalam. Cak Imin berniat mengajak sang istri kembali ke Tanah Suci begitu tugasnya kelar.

"Tapi ya, takdir berkata lain, Pak Wamen. Allah lebih sayang," ucapnya lirih

Doa keluarga di Tanah Air menjadi bekal kuat Cak Imin. Sesuai jadwal, ia akan tetap bertugas mengawal jemaah di Madinah pada 16 Juni dan baru akan kembali ke Indonesia bersama kloter terakhir petugas Daker Bandara pada 2 Juli 2026.

Sebagai petugas haji, Muhaimin merasa ada amanah di Tanah Suci yang harus dia tunaikan. Baginya, melayani para tamu Allah adalah pengabdian suci yang diamanahkan kepadanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Pengorbanan Petugas Haji, Istri Berpulang Saat Sedang Bertugas
Aktual
7 Doa Penenang Hati saat Gelisah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
7 Doa Penenang Hati saat Gelisah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Surah Al An'am Ayat 29, Ingatkan Tentang Kehidupan Setelah Kematian
Surah Al An'am Ayat 29, Ingatkan Tentang Kehidupan Setelah Kematian
Aktual
4 Doa Memohon Rezeki, Lengkap Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
4 Doa Memohon Rezeki, Lengkap Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Aktual
Hanya 2 Tahun, Umar bin Abdul Aziz Berhasil Tekan Kemiskinan
Hanya 2 Tahun, Umar bin Abdul Aziz Berhasil Tekan Kemiskinan
Aktual
Doa Masuk Rumah Lengkap Arab, Latin, Arti dan Adabnya dalam Islam
Doa Masuk Rumah Lengkap Arab, Latin, Arti dan Adabnya dalam Islam
Aktual
Arti Doa Allahumma Yassir Wala Tu'assir, Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan
Arti Doa Allahumma Yassir Wala Tu'assir, Dibaca Saat Menghadapi Kesulitan
Doa dan Niat
30 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H untuk Spanduk dan Baliho Penuh Makna
30 Ucapan Tahun Baru Islam 1448 H untuk Spanduk dan Baliho Penuh Makna
Aktual
Hukum Menyandang Gelar Haji dan Hajjah, Tradisi atau Ajaran Islam? Simak Penjelasannya
Hukum Menyandang Gelar Haji dan Hajjah, Tradisi atau Ajaran Islam? Simak Penjelasannya
Aktual
5 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia yang Masih Lestari, dari Mabit hingga Tabuik
5 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia yang Masih Lestari, dari Mabit hingga Tabuik
Aktual
10 Doa agar Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman dan Dajjal
10 Doa agar Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman dan Dajjal
Doa dan Niat
6 Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, dari Indonesia hingga Mesir
6 Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, dari Indonesia hingga Mesir
Aktual
Surah Al Mulk, Amalan Malam yang Disebut Menyelamatkan dari Azab Kubur
Surah Al Mulk, Amalan Malam yang Disebut Menyelamatkan dari Azab Kubur
Doa dan Niat
Hidup Sezaman Nabi Muhammad, Ratu Shima Viral hingga Jazirah Arab
Hidup Sezaman Nabi Muhammad, Ratu Shima Viral hingga Jazirah Arab
Aktual
Sejarah Kota Mekkah, Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Pusat Peradaban Islam
Sejarah Kota Mekkah, Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Pusat Peradaban Islam
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com