Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis

Kompas.com, 16 Juni 2026, 15:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, banyak umat Islam mulai mencari jadwal puasa Muharram 2026.

Bulan Muharram tidak hanya menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi salah satu bulan paling istimewa dalam Islam karena termasuk empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT.

Di antara amalan yang dianjurkan pada bulan ini adalah memperbanyak puasa sunnah. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Karena itu, setiap datang bulan Muharram, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak ibadah, mulai dari puasa Tasua dan Asyura, puasa Ayyamul Bidh, hingga puasa Senin-Kamis yang bertepatan dengan bulan pertama dalam kalender Hijriah tersebut.

Lalu, kapan jadwal puasa Muharram 2026? Berikut penjelasan lengkap beserta keutamaan dan niatnya.

Mengapa Puasa Muharram Sangat Dianjurkan?

Keutamaan puasa Muharram dijelaskan dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram." (HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan betapa istimewanya bulan Muharram dibanding bulan-bulan lainnya.

Bahkan Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai Syahrullah atau "bulan Allah", sebuah penyebutan yang menunjukkan kemuliaan dan kedudukan khusus bulan tersebut.

Dalam buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdul Faqih Ahmad Abdul Wahid dijelaskan bahwa puasa pada bulan Muharram menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki nilai pahala yang besar serta menjadi sarana meningkatkan ketakwaan setelah berakhirnya berbagai ibadah pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Imam An-Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim menerangkan bahwa hadis tersebut menunjukkan anjuran memperbanyak puasa sunnah sepanjang bulan Muharram, meskipun tidak harus dilakukan setiap hari.

Baca juga: Amalan 1 Muharram Sesuai Sunnah, Mulai Puasa hingga Perbanyak Sedekah

Muharram dan Sejarah Puasa Asyura

Di antara puasa sunnah yang paling populer pada bulan Muharram adalah puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.

Menurut Ahmad Sarwat dalam buku Seri Fikih Kehidupan, puasa Asyura memiliki akar sejarah yang sangat kuat.

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan:

"Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian."

Kemudian Rasulullah SAW berpuasa pada hari tersebut dan menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.

Belakangan, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam menambahkan puasa pada tanggal 9 Muharram atau yang dikenal dengan puasa Tasua agar berbeda dengan tradisi puasa kaum Yahudi.

Dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa menggabungkan puasa Tasua dan Asyura menjadi bentuk penyempurnaan ibadah yang sangat dianjurkan para ulama.

Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, berikut jadwal puasa sunnah selama bulan Muharram 1448 Hijriah.

1. Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026

Puasa Tasua merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 Muharram.

  • Rabu, 24 Juni 2026 — 9 Muharram 1448 H (Puasa Tasua)

Sementara puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.

  • Kamis, 25 Juni 2026 — 10 Muharram 1448 H (Puasa Asyura)

Berdasarkan hadis riwayat Muslim, puasa Asyura memiliki keutamaan menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu.

2. Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026

Selain Tasua dan Asyura, umat Islam juga dapat menjalankan puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Pada Muharram 1448 H, jadwalnya adalah:

  • Minggu, 28 Juni 2026 — 13 Muharram 1448 H
  • Senin, 29 Juni 2026 — 14 Muharram 1448 H
  • Selasa, 30 Juni 2026 — 15 Muharram 1448 H

Dalam hadis riwayat An-Nasa'i dan Tirmidzi, Rasulullah SAW menganjurkan puasa tiga hari setiap bulan karena pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.

3. Jadwal Puasa Senin-Kamis Muharram 2026

Puasa Senin-Kamis juga dapat menjadi pilihan bagi umat Islam yang ingin memperbanyak amalan di bulan Muharram.

Berikut jadwalnya:

  • Kamis, 18 Juni 2026 — 3 Muharram 1448 H
  • Senin, 22 Juni 2026 — 7 Muharram 1448 H
  • Kamis, 25 Juni 2026 — 10 Muharram 1448 H
  • Senin, 29 Juni 2026 — 14 Muharram 1448 H
  • Kamis, 2 Juli 2026 — 17 Muharram 1448 H
  • Senin, 6 Juli 2026 — 21 Muharram 1448 H
  • Kamis, 9 Juli 2026 — 24 Muharram 1448 H
  • Senin, 13 Juli 2026 — 28 Muharram 1448 H

Baca juga: Puasa Muharram 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap, Niat, dan Keutamaannya

Bolehkah Menggabungkan Niat Dua Puasa Sunnah Sekaligus?

Pertanyaan yang sering muncul setiap Muharram adalah apakah seseorang boleh menggabungkan dua puasa sunnah yang jatuh pada hari yang sama.

Misalnya, pada Kamis, 25 Juni 2026 terdapat puasa Asyura sekaligus puasa Kamis. Demikian pula Senin, 29 Juni 2026 bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh dan puasa Senin.

Dalam kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu, Syekh Wahbah Az-Zuhaili menjelaskan bahwa menggabungkan dua ibadah sunnah dalam satu niat diperbolehkan dan sah menurut mayoritas ulama.

Pendapat serupa juga ditemukan dalam kitab Al-Majmu' karya Imam An-Nawawi yang menjelaskan bahwa seseorang tetap mendapatkan pahala dari kedua ibadah sunnah tersebut selama tujuan ibadahnya tercapai.

Karena itu, seorang Muslim dapat berniat puasa Asyura sekaligus puasa Kamis, atau puasa Ayyamul Bidh sekaligus puasa Senin.

Bacaan Niat Puasa Muharram

Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ تَاسُعَةَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yauma tasu'ata sunnatan lillâhi ta'âla.

Artinya: "Saya berniat puasa Tasua sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yauma 'asyûrâ-a sunnatan lillâhi ta'âla.

Artinya: "Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."

Baca juga: Bolehkah Qadha Puasa Ramadhan Saat Tasua dan Asyura? Ini Hukumnya

Muharram, Momentum Membuka Tahun dengan Ibadah

Bulan Muharram bukan hanya tentang pergantian angka dalam kalender Hijriah. Lebih dari itu, bulan ini menjadi momentum refleksi dan pembaruan diri bagi umat Islam.

Dalam kitab Lathaif Al-Ma'arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dijelaskan bahwa para ulama salaf sangat memperhatikan bulan Muharram sebagai awal perjalanan spiritual dalam satu tahun.

Mereka menjadikannya sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta memperbaiki kualitas ibadah.

Karena itulah, menjalankan puasa sunnah di bulan Muharram bukan sekadar mengikuti tradisi tahunan, melainkan bagian dari upaya mengawali tahun baru Islam dengan amalan terbaik.

Dengan mengetahui jadwal puasa Muharram 2026 sejak dini, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk meraih keutamaan Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, maupun puasa Senin-Kamis yang semuanya menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Aktual
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Aktual
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
Aktual
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Aktual
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Aktual
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Aktual
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Aktual
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Aktual
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Aktual
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Aktual
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Aktual
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Aktual
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Pentingnya Shalat dalam Islam: Kunci Kesuksesan Abadi di Akhirat
Aktual
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Diterbangkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com