Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kiswah Baru Ka'bah Resmi Dipasang di Momen Tahun Baru Hijriah 1448 H

Kompas.com, 16 Juni 2026, 21:27 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Ka'bah di Masjidil Haram resmi mengenakan Kiswah baru bertepatan dengan awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Penggantian kain penutup Ka'bah tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan yang terus dijalankan sebagai bentuk penghormatan terhadap bangunan suci umat Islam.

Pemasangan Kiswah baru sekaligus menandai selesainya proses produksi yang berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah di Makkah.

Baca juga: Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Kabah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H

Tradisi ini juga menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam merawat Ka'bah serta melestarikan seni kerajinan Islam yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Proses penggantian Kiswah menjadi salah satu rangkaian penting yang menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah.

Baca juga: Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram

Penggantian Kiswah Ka'bah Jadi Tradisi Tahunan

Dilansir dari Arab News, Menurut laporan Saudi Press Agency, penggantian Kiswah dilakukan pada awal tahun Hijriah sebagai bagian dari tradisi tahunan di Masjidil Haram.

Pekerjaan tersebut menandai berakhirnya proses panjang pembuatan Kiswah yang dikerjakan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah.

Sebanyak 150 pengrajin asal Arab Saudi terlibat dalam proses produksi Kiswah selama 11 bulan.

Mereka menghasilkan 47 lembar kain sutra hitam yang kemudian dirangkai menjadi penutup Ka'bah yang utuh.

Pada Kiswah tersebut juga disulam 30 ayat Al-Qur'an menggunakan benang perak yang dilapisi emas 24 karat.

Secara keseluruhan, Kiswah baru Ka'bah memiliki berat mencapai 1.410 kilogram.

Kiswah Dihiasi Sulaman Emas dan Ornamen Khusus

Selain memasang kain penutup utama, tim pengrajin juga memasang berbagai bagian dekoratif yang menjadi ciri khas Kiswah Ka'bah.

Di antaranya tirai pintu Ka'bah yang dihiasi benang berlapis emas, hizam atau sabuk Ka'bah, ornamen samadiah, serta dekorasi berbentuk lentera.

Berbagai hiasan juga dipasang di sekitar mizab atau saluran pembuangan air hujan, sudut-sudut Ka'bah, dan sejumlah bagian lainnya.

Seluruh proses pemasangan berlangsung dalam suasana penuh penghormatan dan kekhusyukan, mengingat Ka'bah merupakan kiblat bagi umat Islam di seluruh dunia.

Ilustrasi hajiPexels/ Lalezarfa Ilustrasi haji

Bahan-Bahan Premium Digunakan untuk Membuat Kiswah

Meski terlihat seperti satu lembar kain utuh tanpa sambungan, Kiswah sebenarnya dibuat melalui proses yang sangat rinci dengan berbagai jenis material yang memiliki fungsi berbeda.

Bahan utama Kiswah adalah sutra hitam yang digunakan sebagai lapisan luar dan menjadi identitas visual utama penutup Ka'bah.

Selain itu, digunakan pula sutra hitam timbul untuk membentuk tulisan serta motif dekoratif yang menghiasi permukaan Kiswah.

Pada bagian dalam, kapas berwarna putih gading berfungsi sebagai lapisan pelapis untuk menambah kekuatan dan daya tahan kain.

Kapas putih tambahan juga digunakan pada beberapa bagian guna meningkatkan stabilitas struktur Kiswah.

Sutra Hijau dan Merah Lengkapi Struktur Kiswah

Pembuatan Kiswah tidak hanya menggunakan sutra hitam, tetapi juga melibatkan material lain yang memiliki fungsi khusus.

Sutra merah digunakan pada sejumlah ornamen dekoratif yang menjadi bagian dari desain Kiswah.

Sementara itu, sutra hijau ditempatkan di bagian belakang tirai pintu Ka'bah.

Untuk lapisan penutup bagian dalam Ka'bah, digunakan sutra hijau timbul yang dibuat secara khusus sesuai kebutuhan.

Seluruh material tersebut dirangkai melalui proses produksi yang presisi dan kompleks, mencerminkan keterampilan tinggi para pengrajin Saudi dalam menghasilkan salah satu karya seni Islam paling penting di dunia.

Penggantian Kiswah Simbol Perawatan Ka'bah dan Warisan Islam

Penggantian Kiswah setiap tahun tidak hanya menjadi tradisi perawatan Ka'bah, tetapi juga simbol perhatian terhadap situs paling suci dalam Islam.

Melalui perpaduan bahan berkualitas tinggi, teknologi modern, dan keterampilan para pengrajin, Kiswah baru Ka'bah terus diproduksi dengan standar yang ketat.

Tradisi yang terus berlangsung hingga kini menjadi bagian dari upaya menjaga warisan Islam sekaligus memastikan Ka'bah tetap terawat sebagai pusat ibadah umat Muslim di seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kiswah Baru Ka'bah Resmi Dipasang di Momen Tahun Baru Hijriah 1448 H
Kiswah Baru Ka'bah Resmi Dipasang di Momen Tahun Baru Hijriah 1448 H
Aktual
Pemulangan Haji Gelombang II dari Madinah Dimulai, 99.497 Orang Tiba di Indonesia
Pemulangan Haji Gelombang II dari Madinah Dimulai, 99.497 Orang Tiba di Indonesia
Aktual
PBNU: Syiar Islam Perlu Dekat dengan Masyarakat Lewat Kegiatan Positif dan Menggembirakan
PBNU: Syiar Islam Perlu Dekat dengan Masyarakat Lewat Kegiatan Positif dan Menggembirakan
Aktual
Seskab Teddy Ajak Umat Gunakan Momen Tahun Baru Islam 1448 H untuk Muhasabah Diri
Seskab Teddy Ajak Umat Gunakan Momen Tahun Baru Islam 1448 H untuk Muhasabah Diri
Aktual
Jawa Tengah Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi di Indonesia
Jawa Tengah Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi di Indonesia
Aktual
Jusuf Kalla: Masjid Harus Makmurkan Jamaah dan Jadi Pusat Peradaban Umat
Jusuf Kalla: Masjid Harus Makmurkan Jamaah dan Jadi Pusat Peradaban Umat
Aktual
Jemaah Haji Diminta Isolasi Mandiri 14 Hari Setelah Pulang, PPIH Ingatkan Risiko Kesehatan
Jemaah Haji Diminta Isolasi Mandiri 14 Hari Setelah Pulang, PPIH Ingatkan Risiko Kesehatan
Aktual
Bahaya Dampak El Nino, Ini Doa Rasulullah Saat Kemarau Panjang
Bahaya Dampak El Nino, Ini Doa Rasulullah Saat Kemarau Panjang
Doa dan Niat
Liga Muslim Dunia Luncurkan Program Pembelajaran Bahasa Arab untuk Hafiz Al-Quran di Asia Tenggara
Liga Muslim Dunia Luncurkan Program Pembelajaran Bahasa Arab untuk Hafiz Al-Quran di Asia Tenggara
Aktual
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Aktual
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Aktual
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
Aktual
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Aktual
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Aktual
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com