Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

121.301 Jemaah Haji Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Ajak Rawat Kemabruran

Kompas.com, 20 Juni 2026, 07:09 WIB
Khairina

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berjalan lancar.

Kementerian Haji dan Umrah mencatat 121.301 jemaah dan petugas haji telah tiba kembali di Tanah Air hingga Jumat (19/6/2026).

Data tersebut tercatat pada hari ke-60 operasional haji atau hari ke-18 fase pemulangan jemaah haji Indonesia.

Kemenhaj mengingatkan kepulangan dari Tanah Suci menjadi momentum bagi jemaah untuk menjaga nilai haji dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

Baca juga: Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya

121.301 jemaah dan petugas tiba di Indonesia

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengatakan, fase kepulangan haji tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan kembali dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Menurut dia, kepulangan jemaah juga menjadi awal untuk membawa nilai-nilai haji ke tengah kehidupan bermasyarakat.

“Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan Marsha di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Ichsan menjelaskan, sebanyak 309 kelompok terbang atau kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia hingga Jumat.

Jumlah tersebut terdiri atas 120.065 jemaah dan 1.236 petugas.

Dengan demikian, total jemaah dan petugas haji yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 121.301 orang.

Baca juga: Menhaj Sambut 375 Jemaah Haji Surabaya, Koridor Biometrik Resmi Digunakan

267 kloter berangkat dari Jeddah

Kemenhaj mencatat pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Arab Saudi masih terus berjalan.

Sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah.

Total jemaah dan petugas yang diberangkatkan dari Jeddah mencapai 104.753 orang.

Sementara itu, pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Madinah juga telah berlangsung.

Dari Bandara Madinah, sebanyak 52 kloter gelombang kedua telah diterbangkan ke Indonesia dengan jumlah 20.316 jemaah dan petugas.

80.574 orang bergerak menuju Madinah

Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung sebagai bagian dari pemulangan gelombang kedua.

Hingga Jumat, sebanyak 208 kloter telah diberangkatkan menuju Madinah.

Total jemaah dan petugas yang bergerak dari Makkah menuju Madinah mencapai 80.574 orang.

Kemenhaj memastikan seluruh proses pergerakan jemaah tetap dikawal oleh petugas haji di Arab Saudi.

Baca juga: Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI

Kemenhaj apresiasi petugas haji

Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bertugas mendampingi jemaah hingga akhir operasional haji.

Menurut dia, keberadaan petugas menjadi bagian penting dari kelancaran layanan haji tahun ini.

“Dedikasi para petugas menjadi bagian penting dari kelancaran pelayanan haji tahun ini. Mereka terus bekerja memastikan setiap jemaah dapat pulang dengan aman, nyaman, dan tertib hingga tiba kembali di Tanah Air,” katanya.

Ichsan juga mengingatkan jemaah agar tetap memperhatikan seluruh ketentuan selama perjalanan pulang.

Jemaah diminta menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memperhatikan barang bawaan, serta mematuhi aturan penerbangan.

Jemaah diingatkan tidak bawa zamzam di koper

Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah agar tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

Ketentuan tersebut perlu dipatuhi agar proses pemeriksaan bagasi dan penerbangan berjalan lancar.

Ichsan juga meminta jemaah menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan pulang ke Indonesia.

“Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan selama perjalanan pulang. Yang tidak kalah penting, mari rawat kemabruran haji dengan menghadirkan manfaat bagi sesama, memperkuat kepedulian sosial, dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujar Ichsan.

Jemaah haji khusus yang pulang 15.802 orang

Kemenhaj juga mencatat jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia hingga Jumat berjumlah 15.802 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Kemenhaj menyatakan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah tiba di Tanah Air dengan selamat.

Kementerian juga berharap jemaah dapat memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

“Dari Tanah Suci untuk Negeri, mari membawa pulang nilai dan menebarkan manfaat demi sukses peradaban,” pungkas Ichsan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU Undang Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Persiapan Terus Dimatangkan
PBNU Undang Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Persiapan Terus Dimatangkan
Aktual
Gubenur Jabar Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Masjid Kecil
Gubenur Jabar Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Masjid Kecil
Aktual
Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Tahap II Total Rp 6,65 Miliar
Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Tahap II Total Rp 6,65 Miliar
Aktual
Bina Insan Mulia Pecahkan Rekor Nasional, 32 Santri Raih Beasiswa Kerajaan Maroko
Bina Insan Mulia Pecahkan Rekor Nasional, 32 Santri Raih Beasiswa Kerajaan Maroko
Aktual
Kemenag Bahas Asnaf Riqab, Korban Perdagangan Orang Bisa Terima Zakat?
Kemenag Bahas Asnaf Riqab, Korban Perdagangan Orang Bisa Terima Zakat?
Aktual
121.301 Jemaah Haji Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Ajak Rawat Kemabruran
121.301 Jemaah Haji Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Ajak Rawat Kemabruran
Aktual
Alissa Wahid Ungkap Langkah PBNU untuk Cegah Kekerasan di Pesantren Melalui Gerakan Nasional Pesantrenku Aman
Alissa Wahid Ungkap Langkah PBNU untuk Cegah Kekerasan di Pesantren Melalui Gerakan Nasional Pesantrenku Aman
Aktual
Jejak Turki Utsmani dan Kereta Hijaz di Balik Dinding Masjid Al-Anbariyah di Madinah
Jejak Turki Utsmani dan Kereta Hijaz di Balik Dinding Masjid Al-Anbariyah di Madinah
Aktual
4 Perkara yang Akan Dimintai Pertanggungjawaban di Hari Kiamat, Ketahui untuk Siapkan Bekal di Akhirat
4 Perkara yang Akan Dimintai Pertanggungjawaban di Hari Kiamat, Ketahui untuk Siapkan Bekal di Akhirat
Aktual
AHY: Program Renovasi 1.397 Madrasah Jadi Prioritas Presiden Prabowo
AHY: Program Renovasi 1.397 Madrasah Jadi Prioritas Presiden Prabowo
Aktual
Puasa Muharram, Ini Hukum, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Puasa Muharram, Ini Hukum, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Sholat Tapi Pikiran Melayang, Diterima atau Tidak? Ini Jawaban Rasulullah tentang Sikap Khusyuk
Sholat Tapi Pikiran Melayang, Diterima atau Tidak? Ini Jawaban Rasulullah tentang Sikap Khusyuk
Aktual
Ketika Nabi Muhammad SAW Mengagumi Iman Umat Muslim yang Hidup Setelah Masanya
Ketika Nabi Muhammad SAW Mengagumi Iman Umat Muslim yang Hidup Setelah Masanya
Aktual
BPJPH Percepat Pengembangan Ekosistem Halal Nasional Lewat Kolaborasi dengan Kampus dan Industri
BPJPH Percepat Pengembangan Ekosistem Halal Nasional Lewat Kolaborasi dengan Kampus dan Industri
Aktual
Indonesia Segera Miliki Mushaf Tulis Tangan Al-Munawwir, Menag Sebut Prestasi Luar Biasa
Indonesia Segera Miliki Mushaf Tulis Tangan Al-Munawwir, Menag Sebut Prestasi Luar Biasa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com