Editor
KOMPAS.com - Para pecinta kucing kini memiliki komunitas baru yang diinisiasi Muhammadiyah melalui peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu).
Komunitas ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta kucing, tetapi juga mengusung gerakan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Peluncuran KucingMu turut menghadirkan keunikan berupa Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing, bersamaan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi puluhan kucing peliharaan.
Baca juga: Hoaks! NU dan Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Stop Bayar Pajak, Ini Faktanya
Melalui program tersebut, Muhammadiyah ingin memperluas dakwah dengan menjangkau komunitas pecinta hewan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan hewan dan lingkungan.
Dilansir dari laman Muhammadiyah, semangat menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin kini diwujudkan tidak hanya melalui kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kesejahteraan hewan.
Baca juga: Muhammadiyah Luncurkan Samsat untuk Layani Bayar Pajak Kendaraan
Semangat tersebut diwujudkan Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Jalan Gedongkuning No. 130 B, Yogyakarta, Ahad (5/7/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia itu menjadi bagian dari kampanye pendekatan One Health, yaitu konsep yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Ketua Bidang Kesehatan DPD IMM DIY, Afghan Azka Falah, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kader IMM terhadap kesehatan sekaligus kesejahteraan hewan, khususnya kucing sebagai salah satu hewan peliharaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Pemeriksaan kesehatan kucing gratis terselenggara melalui kolaborasi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) DIY.
Kegiatan tersebut juga melibatkan dokter hewan, mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), mahasiswa Teknologi Veteriner UGM, serta kader kesehatan dari Program Studi Farmasi UGM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Sebanyak 60 ekor kucing mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut.
Seluruh peserta memperoleh layanan berupa pemeriksaan kesehatan umum (general check-up), konsultasi dengan dokter hewan, pemberian obat cacing, obat kutu, suplemen, hingga pengobatan noninvasif.
Menurut Afghan, menjaga kesehatan kucing bukan sekadar bentuk kasih sayang terhadap hewan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mencegah penularan penyakit dari hewan kepada manusia atau zoonosis.
Pemeriksaan Kesehatan Kucing Gratis dan peluncuran Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) di halaman Gedung Muhammadiyah DIY pada Ahad (5/7/2026).Dalam kesempatan tersebut, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) sebagai wadah dakwah bagi para pecinta hewan, khususnya kucing.
Peluncuran KucingMu juga disertai penerbitan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus untuk kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Program tersebut diharapkan menjadi basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan sekaligus menjadi langkah awal membangun gerakan kepedulian terhadap kesehatan hewan di lingkungan Muhammadiyah.
Kucing peliharaan Wakil Ketua PWM DIY, Ridwan Furqoni, itu juga mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Ridwan menyambut baik lahirnya KucingMu dan penerbitan KTAM Kucing karena banyak warga Muhammadiyah yang memelihara hewan, terutama kucing.
Muhammadiyah Perluas Dakwah Lewat Komunitas Pecinta Kucing
Ketua LDK PWM DIY, Ananto Isworo, mengatakan KucingMu menjadi ruang baru bagi dakwah Muhammadiyah untuk menjangkau komunitas pecinta hewan sekaligus memperluas jangkauan persyarikatan di ruang publik.
“Kami berharap KucingMu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi lahirnya komunitas-komunitas positif lainnya di lingkungan Muhammadiyah,” ujarnya.
Sementara itu, Ridwan Furqoni mengapresiasi terbentuknya Komunitas Kucing Muhammadiyah.
Menurutnya, komunitas tersebut dapat menjadi sarana menumbuhkan kepedulian warga Muhammadiyah dan umat Islam terhadap seluruh makhluk ciptaan Allah.
Ia berharap KucingMu tidak hanya menjadi komunitas bagi para pecinta kucing, tetapi juga mampu menginspirasi lahirnya berbagai komunitas dakwah yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang