Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Iran masih menunggu waktu yang tepat untuk mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Teheran.
Delegasi tersebut dijadwalkan memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei setelah rangkaian prosesi pemakaman bagi delegasi asing selesai dilaksanakan.
Menurut Pemerintah Iran, kondisi di lapangan dan pengaturan penerbangan menjadi pertimbangan utama sebelum kunjungan dapat dipastikan.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Qom pada Hari Keempat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Indonesia mengirimkan delegasi sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengatakan pemerintahnya masih menunggu situasi yang tepat untuk mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran.
Baca juga: Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
"Kami sedang menunggu situasi yang tepat untuk mengkonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Pemimpin Tertinggi Iran," kata Dubes Boroujerdi kepada media di Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Upacara Penghormatan dan Solidaritas yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Boroujerdi menyampaikan hal itu sebagai tanggapan atas laporan mengenai rencana kunjungan Menteri Luar Negeri RI Sugiono ke Iran untuk menghadiri penghormatan terakhir bagi mendiang Ayatollah Khamenei.
Boroujerdi mengatakan Iran telah mengundang Indonesia bersama negara-negara sahabat lainnya sejak beberapa pekan lalu.
Menurutnya, pemerintah Iran menyambut baik keputusan Indonesia yang menerima undangan tersebut dan berencana mengirim delegasi.
Namun, ia menjelaskan sebagian besar agenda penghormatan bagi delegasi asing telah selesai dilaksanakan dan mayoritas delegasi internasional telah kembali ke negara masing-masing.
Karena itu, pemerintah Iran masih menyesuaikan waktu yang tepat agar kunjungan delegasi Indonesia dapat terlaksana.
"Saya berharap kita dapat segera mengonfirmasinya, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan terkait hal itu," kata Boroujerdi.
Ia menambahkan, selama prosesi pemakaman berlangsung seluruh jalur penerbangan Iran sempat ditutup.
Pembukaan kembali akses penerbangan untuk menerima kunjungan delegasi asing, menurutnya, membutuhkan waktu dan pengaturan lebih lanjut.
Boroujerdi mengaku belum dapat memastikan kapan pemerintah Iran akan memberikan konfirmasi terkait rencana kunjungan Menteri Luar Negeri RI Sugiono ke Teheran.
"Saya belum tahu pasti, karena saya harus menerima konfirmasi dari ibu kota saya," kata Boroujerdi.
"Tetapi, saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang menunjukkan persahabatannya kepada Republik Islam Iran dan dukungannya melawan rezim Zionis Israel yang memerangi Iran dan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran serta beberapa warga Iran dengan mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Iran," ujarnya pula.
Boroujerdi menjelaskan rangkaian upacara pemakaman di Teheran dan Qom telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, jenazah mendiang Ayatollah Khamenei diberangkatkan ke Irak sebelum kembali ke Mashhad untuk menjalani prosesi pemakaman terakhir.
"Jadi, kami berharap Insya Allah kami dapat mengaturnya agar dapat dilaksanakan di Mashhad," demikian kata Dubes Boroujerdi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang