Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia Peringkat 2 Jamaah Umrah Terbanyak, Tembus 170 Ribu Orang

Kompas.com, 19 Juli 2026, 10:44 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Arab Saudi mencatat lonjakan signifikan jumlah jamaah umrah pada awal musim Umrah 1448 Hijriah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi melaporkan, sebanyak 931.500 jamaah telah memasuki Kerajaan menggunakan visa umrah sejak 15 Dzulhijjah hingga akhir Muharram, atau meningkat 22,5 persen dibandingkan periode yang sama pada musim sebelumnya.

Data tersebut diumumkan Kementerian Haji dan Umrah bersama Pilgrim Experience Program, yang menyebut peningkatan ini sebagai bukti berkembangnya sektor umrah seiring implementasi Saudi Vision 2030.

Secara keseluruhan, lebih dari 1,27 juta jamaah dari luar negeri tercatat tiba di Arab Saudi selama periode tersebut. Angka ini mencerminkan tingginya minat umat Islam dunia untuk menunaikan ibadah umrah sekaligus menunjukkan peningkatan kapasitas layanan yang disiapkan pemerintah Saudi.

Baca juga: 250 Jemaah Gelombang Pertama Program Tamu Raja Salman Mulai Jalani Umrah, Ada dari Indonesia

Indonesia Jadi Penyumbang Jamaah Umrah Terbesar Kedua

Dalam laporan tersebut, Pakistan menjadi negara dengan jumlah jamaah umrah terbanyak, yakni sekitar 200.000 orang.

Sementara itu, Indonesia menempati posisi kedua dengan sekitar 170.000 jamaah, disusul Irak di peringkat ketiga dengan sekitar 130.000 jamaah.

Posisi Indonesia sebagai salah satu penyumbang jamaah terbesar menegaskan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah, sekaligus memperkuat hubungan keagamaan antara Indonesia dan Arab Saudi.

Mayoritas Jamaah Masuk Lewat Bandara

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengungkapkan bahwa 75 persen jamaah umrah dari luar negeri memasuki Arab Saudi melalui jalur udara.

Sementara 25 persen sisanya datang melalui pintu masuk darat dan pelabuhan laut.

Dominasi jalur udara menunjukkan semakin pentingnya konektivitas penerbangan internasional dalam mendukung kelancaran perjalanan ibadah umrah.

Arab Saudi Terus Tingkatkan Layanan Digital

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa peningkatan jumlah jamaah didukung oleh penguatan layanan digital dan operasional yang terus dikembangkan.

Pemerintah Arab Saudi menyebut berbagai inovasi dilakukan untuk mempermudah proses perjalanan jamaah, mulai dari tahap perencanaan keberangkatan, pengurusan layanan, hingga kepulangan ke negara asal.

Baca juga: Paragoncorp Berangkatkan Umrah 135 Karyawan, Menhaj Beri Apresiasi

Selain meningkatkan efisiensi operasional, langkah tersebut juga bertujuan memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi seluruh jamaah umrah dari berbagai negara.

Peningkatan layanan ini menjadi bagian dari target Vision 2030, yang menempatkan pelayanan kepada tamu Allah sebagai salah satu prioritas utama pemerintah Arab Saudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar