Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga

Kompas.com, 26 Juli 2026, 11:35 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Dalam Islam, Surat Al-Ikhlas merupakan salah satu surat pendek yang memiliki keutamaan besar dan sering diamalkan oleh umat Muslim.

Surat Al-Ikhlas termasuk golongan surat Makkiyah dan dinamai Al-Ikhlas karena seluruh kandungannya menegaskan kemurnian tauhid serta keesaan Allah SWT.

Meski hanya terdiri atas empat ayat, surat ini memuat penegasan tentang keesaan Allah SWT yang menjadi inti ajaran tauhid.

Baca juga: 5 Surat Terpendek dalam Al-Quran yang Mudah Dihafal dan Sering Dibaca Saat Shalat

Karena kandungannya tersebut, Surat Al-Ikhlas memiliki kedudukan istimewa dalam Al-Quran dan banyak disebut dalam berbagai hadits.

Baca juga: 7 Surat Penenang Hati dalam Al-Quran untuk Dibaca saat Cemas dan Gelisah Menghadapi Cobaan Hidup

Bacaan Surat Al Ikhlas: Arab, Latin dan Artinya

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Latin: qul huwallāhu aḥad

Artinya: Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Latin: allāhuṣ-ṣamad

Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Latin: lam yalid wa lam yụlad

Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Latin: walam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.

Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas

Keutamaan membaca Surat Al-Ikhlas tidak hanya berkaitan dengan pahala, tetapi juga manfaat spiritual yang dapat dirasakan oleh orang yang mengamalkannya secara rutin.

Berbagai hadits juga menjelaskan keutamaan surat ini, mulai dari nilainya yang setara dengan sepertiga Al-Quran hingga menjadi amalan yang mendatangkan perlindungan dan pahala besar.

1. Setara dengan Sepertiga Al-Quran

Salah satu keutamaan paling masyhur dari Surat Al-Ikhlas adalah nilainya yang setara dengan sepertiga Al-Quran. Hal ini menunjukkan besarnya kandungan makna tauhid yang terdapat dalam surat tersebut.

Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan tersebut dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dalam kitab Al-Jami'ush Shahih:

أَيَعْجَزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأُ ثُلُثَ القُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ؟ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ وَقَالُوا: أَيْنَا يَطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُوْلُ اللهِ ؟ فقال : اللهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ ثُلُثُ الْقُرْآنِ

Artinya: "Apakah salah satu dari kalian mampu membaca sepertiga Al-Qur'an dalam semalam?" Hal itu terasa berat bagi mereka, dan mereka bertanya, "Adakah di antara kami yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah?" Kemudian Rasulullah SAW menjawab, "Surat Al-Ikhlas itu sepertiga dari Al-Qur'an." (HR Bukhari dalam Al-Jami'ush Shahih nomor 5015 halaman 280).

2. Meneguhkan Tauhid

Surat Al-Ikhlas berisi penegasan mengenai keesaan Allah SWT sebagai dasar utama akidah Islam.

Membaca dan mengamalkan surat ini secara rutin dapat memperkuat keimanan sekaligus menjauhkan seorang Muslim dari segala bentuk kesyirikan.

3. Dibangunkan Rumah di Surga

Keutamaan lain Surat Al-Ikhlas adalah menjadi sebab dibangunkannya rumah di surga bagi orang yang membacanya sebanyak sepuluh kali.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ { قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ } عَشَرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِيْ الجَنَّةِ.

"Barang siapa yang membaca {Qul Huwallahu Ahad} sepuluh kali, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga." (HR Ahmad, disahkan oleh Albani dalam Sohihil Jami' no. 6472).

4. Dicukupkan Segala Kebutuhan

Surat Al-Ikhlas juga termasuk amalan yang dianjurkan dibaca bersama Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas setiap pagi dan petang.

Amalan ini disebut sebagai sebab Allah SWT mencukupkan kebutuhan hamba-Nya.

Dalam buku Kumpulan Doa dalam Al-Quran dan Hadits karya Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahtani disebutkan hadis berikut:

"Barang siapa yang membaca Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas tiga kali setiap pagi dan petang, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhan baginya." (HR Abu Daud 4/322 dan Tirmidzi 5/567).

5. Menjadi Pelindung dari Keburukan

Surat Al-Ikhlas juga dikenal sebagai salah satu bacaan yang dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya membaca surat ini sebagai ikhtiar untuk memohon perlindungan dari berbagai keburukan, gangguan, maupun kejahatan.

6. Sering Dibaca dalam Shalat

Surat Al-Ikhlas termasuk surat yang paling sering dibaca setelah Surat Al-Fatihah dalam berbagai shalat.

Kebiasaan ini menunjukkan kedudukan penting surat tersebut dalam ibadah sehari-hari sekaligus menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk terus dibaca oleh umat Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Hadis Anjuran Membacanya
Doa dan Niat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
4 Keutamaan Menjaga Wudhu, dari Penghapus Dosa hingga Menjadi Cahaya di Hari Kiamat
Aktual
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa Setelah Adzan dan Iqomah Lengkap: Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas: Setara Sepertiga Al-Quran hingga Dibangunkan Rumah di Surga
Aktual
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Menko Zulhas Prioritaskan MBG untuk Pesantren dan Wilayah 3T
Aktual
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Ketua MPR: Transformasi Pesantren Bukan Lagi Pilihan, tetapi Keharusan
Aktual
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Guru Besar UGM Desak MUI Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik di Pengadilan
Aktual
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Baznas: Zakat ASN Sukarela, Bukan Pungutan Wajib Negara
Aktual
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Syarat Sah Membaca Surat Al-Fatihah Saat Shalat, Muslim Wajib Memahaminya
Aktual
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Sejumlah Perkara yang Membuat Shalat Tidak Sah, Muslim Wajib Tahu
Aktual
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Bacaan Lafadz Adzan, Lengkap dengan Hukum, Dalil, dan Pahala Mengumandangkannya
Aktual
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar