Editor
KOMPAS.com - Dalam Islam, Surat Al-Ikhlas merupakan salah satu surat pendek yang memiliki keutamaan besar dan sering diamalkan oleh umat Muslim.
Surat Al-Ikhlas termasuk golongan surat Makkiyah dan dinamai Al-Ikhlas karena seluruh kandungannya menegaskan kemurnian tauhid serta keesaan Allah SWT.
Meski hanya terdiri atas empat ayat, surat ini memuat penegasan tentang keesaan Allah SWT yang menjadi inti ajaran tauhid.
Baca juga: 5 Surat Terpendek dalam Al-Quran yang Mudah Dihafal dan Sering Dibaca Saat Shalat
Karena kandungannya tersebut, Surat Al-Ikhlas memiliki kedudukan istimewa dalam Al-Quran dan banyak disebut dalam berbagai hadits.
Baca juga: 7 Surat Penenang Hati dalam Al-Quran untuk Dibaca saat Cemas dan Gelisah Menghadapi Cobaan Hidup
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Latin: qul huwallāhu aḥad
Artinya: Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Latin: allāhuṣ-ṣamad
Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
Latin: lam yalid wa lam yụlad
Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Latin: walam yakul lahụ kufuwan aḥad
Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
Keutamaan membaca Surat Al-Ikhlas tidak hanya berkaitan dengan pahala, tetapi juga manfaat spiritual yang dapat dirasakan oleh orang yang mengamalkannya secara rutin.
Berbagai hadits juga menjelaskan keutamaan surat ini, mulai dari nilainya yang setara dengan sepertiga Al-Quran hingga menjadi amalan yang mendatangkan perlindungan dan pahala besar.
Salah satu keutamaan paling masyhur dari Surat Al-Ikhlas adalah nilainya yang setara dengan sepertiga Al-Quran. Hal ini menunjukkan besarnya kandungan makna tauhid yang terdapat dalam surat tersebut.
Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan tersebut dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dalam kitab Al-Jami'ush Shahih:
أَيَعْجَزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأُ ثُلُثَ القُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ؟ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِمْ وَقَالُوا: أَيْنَا يَطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُوْلُ اللهِ ؟ فقال : اللهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ ثُلُثُ الْقُرْآنِ
Artinya: "Apakah salah satu dari kalian mampu membaca sepertiga Al-Qur'an dalam semalam?" Hal itu terasa berat bagi mereka, dan mereka bertanya, "Adakah di antara kami yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah?" Kemudian Rasulullah SAW menjawab, "Surat Al-Ikhlas itu sepertiga dari Al-Qur'an." (HR Bukhari dalam Al-Jami'ush Shahih nomor 5015 halaman 280).
Surat Al-Ikhlas berisi penegasan mengenai keesaan Allah SWT sebagai dasar utama akidah Islam.
Membaca dan mengamalkan surat ini secara rutin dapat memperkuat keimanan sekaligus menjauhkan seorang Muslim dari segala bentuk kesyirikan.
Keutamaan lain Surat Al-Ikhlas adalah menjadi sebab dibangunkannya rumah di surga bagi orang yang membacanya sebanyak sepuluh kali.
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ { قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ } عَشَرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِيْ الجَنَّةِ.
"Barang siapa yang membaca {Qul Huwallahu Ahad} sepuluh kali, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga." (HR Ahmad, disahkan oleh Albani dalam Sohihil Jami' no. 6472).
Surat Al-Ikhlas juga termasuk amalan yang dianjurkan dibaca bersama Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas setiap pagi dan petang.
Amalan ini disebut sebagai sebab Allah SWT mencukupkan kebutuhan hamba-Nya.
Dalam buku Kumpulan Doa dalam Al-Quran dan Hadits karya Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahtani disebutkan hadis berikut:
"Barang siapa yang membaca Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas tiga kali setiap pagi dan petang, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhan baginya." (HR Abu Daud 4/322 dan Tirmidzi 5/567).
Surat Al-Ikhlas juga dikenal sebagai salah satu bacaan yang dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya membaca surat ini sebagai ikhtiar untuk memohon perlindungan dari berbagai keburukan, gangguan, maupun kejahatan.
Surat Al-Ikhlas termasuk surat yang paling sering dibaca setelah Surat Al-Fatihah dalam berbagai shalat.
Kebiasaan ini menunjukkan kedudukan penting surat tersebut dalam ibadah sehari-hari sekaligus menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk terus dibaca oleh umat Islam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang