Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya

Kompas.com, 12 September 2026, 20:11 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Bulan Rabiul Akhir 1448 Hijriah dimulai pada Minggu, 13 September 2026 Masehi.

Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah yang memiliki sejarah penamaan serta sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Baca juga: Nama-Nama Bulan Hijriah dan Artinya, Urut dari Muharram hingga Dzulhijjah

Rabiul Akhir, Bulan Keempat dalam Kalender Hijriah

Dilansir dari laman Kemenag, Rabiul Akhir atau Rabi‘uts Tsani merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah, yaitu sistem penanggalan yang menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya. Bulan ini berada setelah Rabiul Awwal dan sebelum Jumadal Ula.

Pada masa Jahiliyah, Rabiul Akhir dikenal dengan nama Wubshan atau Wabshan. Sementara itu, Rabiul Awwal disebut Khawwan atau Khuwwan, sedangkan Jumadil Ula dikenal dengan nama al-Hanin. (Abu Bakar Muhammad, Jamhartul Lughah, [Beirut: Darul ‘Ilmi] 1987, jilid 3, hal. 1311).

Baca juga: Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat

Asal-usul Nama Rabiul Akhir

Menurut salah satu pendapat, nama Rabiul Akhir pertama kali diberikan oleh Kilab bin Murrah, buyut kelima Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Penamaan tersebut berkaitan dengan kondisi alam di Jazirah Arab ketika musim rabi‘ atau musim semi berlangsung.

Pada musim tersebut, rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan menghasilkan banyak buah.

Musim rabi‘ umumnya berlangsung selama dua bulan sehingga nama tersebut kemudian digunakan untuk Rabiul Awwal dan Rabiul Akhir.

Kata rabi‘ tidak hanya digunakan sebagai nama bulan, tetapi juga merujuk pada musim.

Dalam pembagian enam musim, dikenal ar-rabi al-awwal atau musim semi pertama, shaif atau musim panas, qaizh atau puncak musim panas, al-rabi‘ al-tsani atau musim semi kedua, kharif atau musim gugur, dan syitha atau musim dingin.

Pembagian tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Abu al-Ghauts dalam Lisanul ‘Arab. (Lisanul ‘Arab, jilid 8, hal. 103).

Dalam penyebutannya, masyarakat Arab umumnya menambahkan kata syahr yang berarti "bulan". Rabiul Akhir dapat diucapkan dalam dua bentuk, yakni syahru rabi‘in al-akhir atau syahru rabi‘il akhir dengan bentuk idhafat. (Ahmad ibn Muhammad, al-Mishbahul-Munir [Beirut: al-Maktabah al-‘Ilmiyyah), jilid 1, hal. 216).

Peristiwa Penting pada Bulan Rabiul Akhir

Sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam disebut berlangsung pada bulan Rabiul Akhir.

Turunnya Surat al-Hasyr

Salah satunya adalah turunnya Surat al-Hasyr yang berarti pengusiran.

Turunnya surat tersebut berkaitan dengan upaya pembunuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam oleh kaum Yahudi Bani Nadhir. Mereka disebut sebagai kaum yang pertama kali dikumpulkan dan diusir dari Madinah.

Hal tersebut antara lain tercantum dalam ayat berikut:

“Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama," (QS al-Hasyr [59]: 2);

"Dan jika tidak karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. Dan bagi mereka di akhirat azab neraka", (QS al-Hasyr [59]: 3).

(Abu Muhammad ‘Ali, Jawami‘ al-Sirah [Kairo-Mesir: Darul Ma ‘arif], 1900, jilid 1, hal. 145).

Pengutusan Khalid ibn al-Walid

Peristiwa lainnya adalah pengutusan Khalid ibn al-Walid oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Bani al-Harits ibn Ka‘b. Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabiul Akhir 10 Hijriah.

Dalam misi tersebut, Khalid berhasil membawa Bani al-Harits ibn Ka‘b masuk Islam di hadapannya.

Perang Dzat ar-Riqa dan Peristiwa Lain

Menurut Ibnu Ishaq, perang Dzat ar-Riqa juga berlangsung pada Rabiul Akhir 4 Hijriah, tepat setelah peperangan melawan Bani Nadhir.

Selain itu, terdapat perang al-Ghabah yang dipimpin langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada tahun keenam Hijriah. Ada pula perang al-Ghamr yang dipimpin oleh ‘Ukasyah ibn Mihshan.

Peristiwa lainnya adalah pengiriman pasukan ekspedisi yang dipimpin Muhammad ibn Maslamah ke wilayah Dzul Qashshah. (al-Waqidi, Maghazi al-Waqidi, [Beirut: Darul A’lami], 1989, jilid 1, hal. 4).

Rabiul Akhir 1448 Hijriah dengan demikian menjadi bagian dari perjalanan kalender Islam yang tidak hanya berkaitan dengan pergantian bulan.

Sejarah penamaannya berhubungan dengan kondisi alam dan kehidupan masyarakat Arab pada masa lalu.

Sejumlah peristiwa yang tercatat dalam sejarah Islam juga menjadikan Rabiul Akhir memiliki catatan tersendiri dalam perjalanan umat Islam.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Rabiul Akhir dalam Kalender Hijriah: Sejarah dan Peristiwa Pentingnya
Aktual
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Berdoa dengan Bahasa Arab, Apakah Benar Lebih Utama? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Bolehkah Memegang Al-Qur’an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Majelis Tarjih Muhammadiyah
Aktual
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Malam Ini, 198.000 Warga Akan Nyanyikan Mars MTQ untuk Pecahkan Rekor MURI
Aktual
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Muhammadiyah Gelar Tanwir dan Milad ke-114 di Palu, Usung Tema Bersama Satukan Bangsa
Aktual
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Sejak 1968, MTQ di Indonesia Digelar Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Aktual
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Link Live Streaming Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 12 September 2026
Aktual
Tangis Haru dan Bangga Warga Semarang Saksikan Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI
Tangis Haru dan Bangga Warga Semarang Saksikan Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI
Aktual
 Sejarah Al-Qur’an, dari Turunnya Wahyu Pertama hingga Menjadi Pedoman Hidup
Sejarah Al-Qur’an, dari Turunnya Wahyu Pertama hingga Menjadi Pedoman Hidup
Aktual
Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Jadi Sumber Inspirasi Pengembangan Ilmu Kedokteran
Nasaruddin Umar: Al-Qur’an Jadi Sumber Inspirasi Pengembangan Ilmu Kedokteran
Aktual
Menag Ungkap Rencana MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, Ini Alasannya
Menag Ungkap Rencana MTQ Nasional Digelar Setiap Tahun, Ini Alasannya
Aktual
Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI Semarakkan Kota Semarang
Pawai Taaruf MTQ Nasional XXXI Semarakkan Kota Semarang
Aktual
Jelang Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Simpang Lima Semarang Dilengkapi Tempat Wudhu hingga Air Minum Gratis
Jelang Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Simpang Lima Semarang Dilengkapi Tempat Wudhu hingga Air Minum Gratis
Aktual
Sejarah MTQ di Indonesia, dari Lomba Tilawah hingga Ajang Nasional
Sejarah MTQ di Indonesia, dari Lomba Tilawah hingga Ajang Nasional
Aktual
Dubes Arab Saudi Doakan Lima Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda
Dubes Arab Saudi Doakan Lima Wartawan Hilang Kontak di Selat Sunda
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar