Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhaj Rilis Aturan Baru Haji 2026, Ini Ketentuan Jenis Haji dan Pembayaran Dam

Kompas.com, 18 Maret 2026, 06:00 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 tentang pilihan jenis haji dan tata kelola pembayaran dam. Edaran ini diterbitkan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan jemaah, serta meningkatkan tata kelola ibadah haji.

Kebijakan tersebut mengatur hak jemaah dalam memilih jenis haji sekaligus mekanisme pembayaran dam yang sesuai syariat dan regulasi. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur resmi, baik di Arab Saudi maupun di Indonesia.

Baca juga: Wamenhaj: Perintah Presiden, Keselamatan Jemaah Haji Indonesia Harus Jadi Prioritas

Jemaah Bebas Pilih Jenis Haji

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa jemaah haji Indonesia memiliki kebebasan dalam menentukan jenis haji yang akan dijalankan.

“Jemaah haji Indonesia memiliki hak penuh untuk memilih jenis haji, baik Ifrad, Qiran, maupun Tamattu’. Namun, pilihan tersebut memiliki konsekuensi, khususnya terkait kewajiban pembayaran dam bagi jemaah yang melaksanakan haji Qiran dan Tamattu’,” ujar Puji di Jakarta (16/3/2026), dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

Aturan Pembayaran Dam di Arab Saudi

Surat edaran tersebut juga mengatur mekanisme pelaksanaan dam di Tanah Suci.

Pemerintah menegaskan bahwa penyembelihan hewan dam wajib dilakukan melalui jalur resmi yang dikelola Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, yaitu program Adahi.

“Seluruh jemaah, petugas, maupun pembimbing ibadah dilarang keras melakukan atau memfasilitasi pemotongan dam di luar mekanisme resmi. Hal ini untuk menghindari sanksi dari otoritas setempat serta memastikan keabsahan ibadah jemaah,” tegasnya.

Pembayaran dam melalui jalur resmi dilakukan menggunakan platform Nusuk Masar dengan biaya sekitar 720 SAR atau mengikuti ketentuan musim haji yang berlaku.

Baca juga: Wamenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Capai 95 Persen Meski Situasi Timur Tengah Memanas

Opsi Pembayaran Dam di Tanah Air

Selain di Arab Saudi, Kemenhaj juga membuka opsi pelaksanaan dam di Indonesia.

Jemaah dapat menunaikan dam melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ), organisasi keagamaan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), maupun secara mandiri.

“Pelaksanaan dam di Tanah Air harus menjunjung tinggi prinsip syariah, akuntabilitas, dan transparansi agar ibadah tetap sah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Instruksi Pengawasan dan Sosialisasi

Melalui edaran ini, Kemenhaj juga menginstruksikan seluruh Kantor Wilayah untuk melakukan sosialisasi secara masif sejak tahap manasik haji.

Penguatan pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik pemotongan dam ilegal, baik di Arab Saudi maupun di dalam negeri.

Baca juga: Kemenhaj Imbau Penundaan Umrah akibat Situasi Timur Tengah, Persiapan Haji Tetap Berjalan

Tujuan Kebijakan

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi jemaah dalam memahami pilihan jenis haji dan kewajiban dam.

Selain itu, aturan ini bertujuan menekan praktik ilegal serta memastikan pelaksanaan ibadah haji berlangsung tertib, aman, dan sesuai syariat serta regulasi yang berlaku.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lokasi Sholat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Kediri pada 20 Maret 2026
Lokasi Sholat Idul Fitri 2026 Muhammadiyah di Kediri pada 20 Maret 2026
Aktual
Haedar Nashir Imbau Warga Muhammadiyah di Bali Tidak Takbir Keliling atau Menggunakan Pengeras Suara
Haedar Nashir Imbau Warga Muhammadiyah di Bali Tidak Takbir Keliling atau Menggunakan Pengeras Suara
Aktual
Kemenhaj Rilis Aturan Baru Haji 2026, Ini Ketentuan Jenis Haji dan Pembayaran Dam
Kemenhaj Rilis Aturan Baru Haji 2026, Ini Ketentuan Jenis Haji dan Pembayaran Dam
Aktual
11 Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Bali 20 Maret 2026, Lengkap dengan Imam dan Khotib
11 Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Bali 20 Maret 2026, Lengkap dengan Imam dan Khotib
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Tangerang Selatan Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Tangerang Selatan Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Bekasi Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Bekasi Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Batam Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Batam Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026
Aktual
Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Ini Mekanisme dan Prediksinya
Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Ini Mekanisme dan Prediksinya
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Solo Hari Ini 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Solo Hari Ini 18 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Sleman Hari Ini 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Sleman Hari Ini 18 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Yogyakarta Hari Ini 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Yogyakarta Hari Ini 18 Maret 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini 18 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini 18 Maret 2026
Aktual
Lebih dari 1 Juta Al-Quran Disediakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Ramadhan
Lebih dari 1 Juta Al-Quran Disediakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Ramadhan
Aktual
Iran Luncurkan Rudal Sejjil ke AS-Israel, Batu Neraka Pemusnah Abrahah
Iran Luncurkan Rudal Sejjil ke AS-Israel, Batu Neraka Pemusnah Abrahah
Aktual
Khutbah Idul Fitri Muhammadiyah: Dari Madrasah Ramadan Menuju Peradaban Unggul
Khutbah Idul Fitri Muhammadiyah: Dari Madrasah Ramadan Menuju Peradaban Unggul
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com