Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Mobil Golf hingga Klinik Khusus, Ini Fasilitas Bandara Jeddah untuk Jemaah Haji RI

Kompas.com, 7 Mei 2026, 10:32 WIB
Pythag Kurniati,
Farid Assifa

Tim Redaksi

JEDDAH, KOMPAS.com - Jemaah haji gelombang II mulai tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi pada Kamis (7/5/2026). Bandara pun bersiap menyambut kedatangan kloter awal jemaah gelombang kedua.

Ada sejumlah fasilitas yang dapat digunakan oleh jemaah haji Indonesia. Lantas apa saja fasilitas di Bandara King Abdulaziz Jeddah?

Ruang Tunggu Haji

Jemaah yang baru saja tiba akan keluar dari sejumlah gate di Bandara Jeddah. Khusus untuk jemaah non-fast track biasanya dapat melalui zona A, B, D, E.

Mereka kemudian berkesempatan singgah di ruang tunggu haji (paviliun) yang terletak tak jauh dari zona keluar. Biasanya setiap zona memiliki empat paviliun. Zona E misalnya, memiliki empat ruang yakni E1, E2, E3, dan E4.

Baca juga: Haji 2026, Jamaah Bisa Tanya Ulama di Masjidil Haram via Telepon 24 Jam

Di dalam paviliun, terdapat fasilitas AC, kursi-kursi. Terdapat pula mushala yang memungkinkan jemaah untuk beribadah. Sedangkan untuk toilet tersedia di bagian luar tak jauh dari ruang tunggu haji.

Klinik Kesehatan

Klinik Kesehatan bagian dari fasilitas Bandara Jeddah untuk jemaah Haji Indonesia 2026.PYTHAG KURNIATI/ MCH 2026 Klinik Kesehatan bagian dari fasilitas Bandara Jeddah untuk jemaah Haji Indonesia 2026.

Bandara menyediakan klinik kesehatan untuk mengantisipasi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan saat turun dari pesawat.

Indonesia memiliki Pos Kesehatan Haji yang berada di zona E. Klinik ini merupakan tempat penanganan pertama terhadap jemaah haji yang sakit.

Arab Saudi juga menyediakan klinik kesehatan yang berada di antara zona D dan E. Jemaah haji yang mengalami gangguan kesehatan bisa menggunakan dua fasilitas kesehatan tersebut.

Mobil Golf dan Kendaraan Khusus

Mobil Golf bagian dari fasilitas jemaah Haji 2026 dari Indonesia.PYTHAG KURNIATI/MCH 2026 Mobil Golf bagian dari fasilitas jemaah Haji 2026 dari Indonesia.

Untuk jemaah lansia, tersedia fasilitas mobil golf yang dapat digunakan secara gratis. Mobil golf ini memungkinkan para jemaah lansia berpindah dari terminal kedatangan menuju ke bus tanpa perlu berjalan jauh.

Bagi jemaah disabilitas, PPIH bekerja sama dengan pihak Nusuk untuk menyediakan kendaraan khusus. Kendaraan itu memungkinkan jemaah disabilitas dapat naik dengan menggunakan kursi roda.

Perlengkapan Ihram Kondisi Darurat

Pihak daker bandara juga menyediakan perlengkapan ihram untuk kondisi darurat. Perlengkapan tersebut mencakup kain ihram cadangan untuk pria, pakaian ihram (abaya) bagi perempuan, sandal, dan lain sebagainya.

Baca juga: Jemaah Haji Lansia Diimbau Shalat di Hotel Saat Suhu Makkah di Atas 40 Derajat Celsius

Jemaah gelombang II yang tiba di Bandara Jeddah akan langsung menaiki bus dan menuju ke Mekkah. Jarak antara Jeddah dan Mekkah sekitar satu jam perjalanan.

Kedatangan jemaah gelombang II dimulai sejak 7 Mei 2026 hingga 21 Mei 2026. Pada hari pertama, dijadwalkan 15 kloter jemaah gelombang II mendarat di Bandara King Abdulaziz Jeddah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jelang Munas dan Konbes NU, Ulama dan Pengurus PCNU se-Jatim Bedah Kitab KH Zulfa Mustofa
Jelang Munas dan Konbes NU, Ulama dan Pengurus PCNU se-Jatim Bedah Kitab KH Zulfa Mustofa
Aktual
DPR Setujui Anggaran Kemenag Rp 41,8 Triliun untuk Madrasah dan Insentif Guru
DPR Setujui Anggaran Kemenag Rp 41,8 Triliun untuk Madrasah dan Insentif Guru
Aktual
Arab Saudi Mulai Panen Kurma Perdana, Varietas Sukkari hingga Khalas Siap Penuhi Pasar
Arab Saudi Mulai Panen Kurma Perdana, Varietas Sukkari hingga Khalas Siap Penuhi Pasar
Aktual
Hadiah untuk Pejabat dalam Perspektif Islam
Hadiah untuk Pejabat dalam Perspektif Islam
Aktual
Aisyiyah Usulkan Gizi Ibu dan Anak Jadi Prioritas Sejak Masa Darurat saat Bencana
Aisyiyah Usulkan Gizi Ibu dan Anak Jadi Prioritas Sejak Masa Darurat saat Bencana
Aktual
Kisah Ipang, WNI yang Sukses Jual 500 Porsi Bakso per Hari di Jabal Magnet Madinah
Kisah Ipang, WNI yang Sukses Jual 500 Porsi Bakso per Hari di Jabal Magnet Madinah
Aktual
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan 'Human Trafficking'
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan "Human Trafficking"
Aktual
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Aktual
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Aktual
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Aktual
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Aktual
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Aktual
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Aktual
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
Aktual
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com