Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Sholat Rawatib: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Kompas.com, 16 Agustus 2025, 12:30 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah sholat wajib. Sholat ini biasa diebut juga sholat qobliyah (sebelum) dan sholat ba'diyah (sesudah).

Sholat ini dikerjakan setelah masuk waktu sholat wajib. Untuk sholat qobliyah dikerjakan setelah masuk waktu sholat wajib sebelum iqomah. Sementara sholat ba'diyah dikerjakan setelah selesai sholat wajib.

Baca juga: Niat Sholat Subuh Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Hukum Sholat Sunnah Rawatib

Dilansir dari baznas.go.id, hukum sholat sunnah rawatib dibagi menjadi dua, yaitu sunnah muakkad dan sunnah ghairu muakkad.

Sunnah muakkad adalah sunnah yang sangat dianjurkan dan Rasulullah SAW rutin mengerjakannya. Sedangkan ghairu muakkad adalah sunnah yang boleh dikerjakan dan Rasulullah SAW sesekali mengerjakannya, tidak merutinkannya.

Sholat rawatib yang hukumnya sunnah muakkad yaitu:

2 rakaat sebelum subuh

4 rakaat sebelum dzuhur

2 rakaat setelah dzuhur

2 rakaat setelah maghrib

2 rakaat setelah isya’

Baca juga: Niat Sholat Isya’ Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Sedang yang hukumnya ghairu muakkad yaitu:

2 rakaat setelah dzuhur

4 rakaat sebelum ashar

2 rakaat sebelum maghrib

2 rakaat sebelum isya’

Niat Sholat Sunnah Rawatib

Sebelum mengerjakan sholat sunnah rawatib, terlebih dahulu didahului dengan mengucapkan niat sebagai bagian dari rukun sholat. Adapun niat sholat sunnah rawatib adalah sebagai berikut:

Niat Sholat Rawatib Sebelum Subuh

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatash shubhi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum subuh karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Maghrib Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Niat Sholat Rawatib Sebelum Dzuhur

Sholat rawatib sebelum dzuhur bisa dikerjakan dengan dua salam maupun satu salam. Kalau satu salam berarti niatnya pakai yang arba’a raka’atin.

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الظهرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadzh dzhuhri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum dzuhur karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Rawatib Setelah Dzuhur

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatadzh dzhuhri rak'ataini ba'diyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah dzuhur karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Ashar Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Niat Sholat Rawatib Sebelum Ashar

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ (أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ) قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal 'ashri rak'ataini (arba'a raka'aatin) qobliyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat (atau empat rakaat) sebelum ashar karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Rawatib Sebelum Maghrib

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ المَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal maghribi rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum maghrib karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Wajib 5 Waktu Sendiri dan Berjamaah: Arab, Latin, dan Arti

Niat Sholat Rawatib Setelah Maghrib

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ المَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal maghribi rak'ataini ba'diyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah Maghrib karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Rawatib Sebelum Isya’

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْن قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal isyaa'i rak'ataini qobliyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat sebelum isya' karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Rawatib Setelah Isya’

Arab:

أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْن بَعْدِيَهً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal isyaa'i rak'ataini ba'diyatan lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat mengerjakan sholat sunnah dua rakaat setelah isya' karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat dan Doa Sholat Hajat: Lengkap Teks Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Sholat Sunnah Rawatib

Berikut ini keutamaan sholat sunnah rawatib.

Dibangunkan Rumah di Surga

"Barangsiapa menjaga dalam mengerjakan shalat sunnah dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan rumah untuknya di surga, yaitu empat rakaat sebelum dzuhur, dua rakaat setelah dzuhur, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya dan dua rakaat sebelum subuh." (H.R. Tirmidzi).

Menyempurnakan Sholat Wajib

"Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholat fardhu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (sholat) sunnah?” Jika ingin memiliki amalan sholat sunnah, sempurnakan amalan sholat fardhu dengan amal sholat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardhu lainnya seperti tadi." (H.R. Ibnu Majah).

Mendapat Rahmat dari Allah

Melaksanakan sholat rawatib, khususnya 4 rakaat sebelum ashar, akan mendatangkan rahmat Allah dalam urusan-urusannya.

“Allah akan merahmati urusan seseorang bila ia shalat 4 rakaat sebelum sholat ashar.” (H.R. Ahmad dan At Tirmidzi).

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Lebih dari 14 Abad Berlalu, Mengapa Nabi Muhammad SAW Masih Diteladani hingga Hari Ini?
Lebih dari 14 Abad Berlalu, Mengapa Nabi Muhammad SAW Masih Diteladani hingga Hari Ini?
Aktual
Kiai Imam Jazuli Gerakkan 10.000 Pesantren Rintisan, Gandeng Gus Ipang Perkuat Branding
Kiai Imam Jazuli Gerakkan 10.000 Pesantren Rintisan, Gandeng Gus Ipang Perkuat Branding
Aktual
Jelang Muktamar di Jombang, Gus Yahya: Sebenarnya NU Itu Apa?
Jelang Muktamar di Jombang, Gus Yahya: Sebenarnya NU Itu Apa?
Aktual
Ribuan Pemuda dan Mahasiswa Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Perdamaian
Ribuan Pemuda dan Mahasiswa Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Perdamaian
Aktual
21 Ucapan Maulid Nabi 2026, Cocok Dibagikan di WhatsApp dan Media Sosial
21 Ucapan Maulid Nabi 2026, Cocok Dibagikan di WhatsApp dan Media Sosial
Aktual
Maulid Nabi 2026, Menag: Akhlak Fondasi Membangun Peradaban
Maulid Nabi 2026, Menag: Akhlak Fondasi Membangun Peradaban
Aktual
Karhutla dalam Perspektif Islam, Mengapa Merusak Alam Dilarang?
Karhutla dalam Perspektif Islam, Mengapa Merusak Alam Dilarang?
Aktual
Menjelang Muktamar ke-35 NU, Menengok Jejak Para Rais Aam dari Masa ke Masa
Menjelang Muktamar ke-35 NU, Menengok Jejak Para Rais Aam dari Masa ke Masa
Aktual
MUI Kritik Pemblokiran Rekening Aktivis: Anwar Abbas Ingatkan Risiko 'Rush Money'
MUI Kritik Pemblokiran Rekening Aktivis: Anwar Abbas Ingatkan Risiko "Rush Money"
Aktual
Maulid Nabi 2026 Kapan? Ini Tanggal, Hari, dan Status Liburnya
Maulid Nabi 2026 Kapan? Ini Tanggal, Hari, dan Status Liburnya
Aktual
Maulid Nabi 2026: Sejarah, Hikmah, dan Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah
Maulid Nabi 2026: Sejarah, Hikmah, dan Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah
Aktual
Maulid Nabi Ngapain Saja? Ini Kegiatan yang Bisa Muslim Lakukan
Maulid Nabi Ngapain Saja? Ini Kegiatan yang Bisa Muslim Lakukan
Aktual
Dalil dan Hadis tentang Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya
Dalil dan Hadis tentang Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya
Aktual
Memperingati Maulid Nabi: Ini 20 Quotes Islami Ucapan Maulid 2026
Memperingati Maulid Nabi: Ini 20 Quotes Islami Ucapan Maulid 2026
Aktual
Amalan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Doa dan Selawatnya
Amalan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Doa dan Selawatnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar