Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perbedaan Husnul Khotimah dan Khusnul Khotimah, Jangan Sampai Salah Doa

Kompas.com, 19 Agustus 2025, 14:00 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Sebagian besar umat Islam di Indonesia masih belum memahami perbedaan antara istilah "husnul khotimah" dan "khusnul khotimah."

Kedua istilah ini sering digunakan ketika seorang muslim menyampaikan doa belasungkawa atas meninggalnya seorang muslim lain.

Walau akrab di telinga dan kerap dipakai dalam percakapan sehari-hari, banyak orang masih keliru dalam memaknai arti sebenarnya.

Baca juga: Lengkap! Doa dalam Alquran untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat

Perbedaan pemahaman mengenai istilah tersebut bahkan kerap memicu perdebatan di tengah masyarakat.

Meski terdengar mirip dan dipakai dalam situasi yang sama, keduanya memiliki arti dan penggunaan yang berbeda.

Dalam praktiknya, istilah "khusnul khotimah" kerap diucapkan untuk mendoakan seseorang yang telah berpulang.

Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa penulisan dan pengucapan yang benar adalah "husnul khotimah," bukan "khusnul khotimah."

Husnul khotimah atau khusnul khotimah

Kata "khusnul" (خسن) berasal dari huruf "kho" (خ) dalam bahasa Arab yang berarti hina atau buruk.

Penggunaan istilah tersebut jarang dipakai dalam doa, apalagi jika digabungkan dengan kata "khotimah" (الخاتمة).

Jika diucapkan, "khusnul khotimah" justru bermakna "akhir yang hina," yang tidak pantas dipanjatkan sebagai doa.

Sebaliknya, istilah yang benar adalah "husnul khotimah" (حسن الخاتمة) yang diawali huruf "ha" (ح).

Frasa ini berarti "akhir yang baik," yakni harapan agar seorang muslim wafat dalam keadaan baik dan diridhoi Allah SWT.

Baca juga: Doa Mustajab Nabi Muhammad SAW untuk Kehidupan Sehari-hari

Kesalahan penulisan dalam bahasa Arab dapat mengubah makna, terutama dalam ibadah dan doa.

Oleh karena itu, penggunaan istilah keagamaan harus benar agar makna doa tidak bergeser.

Doa yang tepat bagi seorang muslim yang meninggal adalah "husnul khotimah," bukan "khusnul khotimah."

Umat Islam diharapkan menggunakan istilah tersebut dengan benar, baik dalam ucapan maupun tulisan.

Dengan begitu, doa yang dipanjatkan tetap sesuai makna aslinya dan membawa harapan kebaikan bagi yang telah wafat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Surabaya Hari Ini 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Surabaya Hari Ini 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Banda Aceh Hari Ini 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Banda Aceh Hari Ini 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Batam Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Batam Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Denpasar Hari Ini 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Denpasar Hari Ini 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Palu Hari Ini 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Palu Hari Ini 25 Februari 2026
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Jayapura Hari Ini, 25 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Jayapura Hari Ini, 25 Februari 2026
Aktual
130 Ukiran Unta 12.000 Tahun Ungkap Kehidupan Arab Setelah Zaman Es
130 Ukiran Unta 12.000 Tahun Ungkap Kehidupan Arab Setelah Zaman Es
Aktual
Jadwal Imsak dan Buka Kota Padang Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026
Jadwal Imsak dan Buka Kota Padang Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026
Aktual
Jejak Kekeringan dan Lahirnya Islam: Studi Baru Ungkap Peran Iklim dalam Sejarah Arab
Jejak Kekeringan dan Lahirnya Islam: Studi Baru Ungkap Peran Iklim dalam Sejarah Arab
Aktual
BOS Madrasah 2026 Cair Sebelum Lebaran, Begini Cara Pencairannya
BOS Madrasah 2026 Cair Sebelum Lebaran, Begini Cara Pencairannya
Aktual
Tren Gamis Lebaran 2026: Siluet Elegan, Detail Mewah, dan Sentuhan Modern dalam Balutan Abaya
Tren Gamis Lebaran 2026: Siluet Elegan, Detail Mewah, dan Sentuhan Modern dalam Balutan Abaya
Aktual
7 Ide Menu Sahur Anak Kos Tanpa Masak, Praktis dan Tahan Lama
7 Ide Menu Sahur Anak Kos Tanpa Masak, Praktis dan Tahan Lama
Aktual
Kultum Ramadhan Selasa 24 Februari: Puasa dan Panggilan Iman, Madrasah Kemanusiaan Menuju Rindu kepada Allah
Kultum Ramadhan Selasa 24 Februari: Puasa dan Panggilan Iman, Madrasah Kemanusiaan Menuju Rindu kepada Allah
Aktual
Kemenag Targetkan Rp 4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Cair Sebelum Lebaran 2026
Kemenag Targetkan Rp 4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Cair Sebelum Lebaran 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com