Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Senin Kamis dan Tata Caranya: Keutamaan, Lafaz, dan Manfaatnya

Kompas.com, 8 Desember 2025, 06:20 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Puasa sunnah menjadi amalan yang dianjurkan dalam Islam karena memberi manfaat spiritual dan kesehatan.

Dalam buku MAGNET REZEKI KELUARGA Amalan-Amalan Sunah untuk Berlimpahnya Rezeki dan Kebahagian Keluarga karya Ustad Arifin Ibnu Jumani, puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang selalu dilakukan oleh Rasulullah.

Siti ‘Aisyah radhiyallu ‘anha pernah berkata,  كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَتَحَرَّى صَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Artinya: “Nabi saw selalu menjaga puasa Senin dan Kamis” (HR Tirmidzi dan Ahmad).

Baca juga: Niat, Tata Cara, dan Waktu Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh 4, 5, 6 Desember 2025

Lafaz Niat Puasa Sunnah Senin Kamis

Niat puasa sunnah dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar.

Niat cukup di dalam hati meskipun melafalkannya diperbolehkan sebagai penguat ibadah. Untuk puasa Senin Kamis, niat puasa Senin dilafalkan sendiri, demikian juga puasa Kamis.

Lafaz niat puasa Senin adalah Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta’ala.

Lafaz niat puasa Kamis adalah Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala.

Baca juga: Hitung Mundur Puasa Ramadhan 2026: Sisa 87 Hari, Ini yang Perlu Dipersiapkan Umat Islam

Tata Cara Puasa Sunnah Senin Kamis

Dilansir dari laman Baznas, tata cara puasa Senin Kamis pada dasarnya sama seperti puasa wajib Ramadan.

  • Niat menjadi langkah pertama yang harus sudah tertanam sebelum memasuki waktu fajar.
  • Sahur menjadi ibadah sunnah yang dianjurkan karena mengandung keberkahan dan memberi energi selama puasa.
  • Menahan makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa dilakukan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
  • Membaca Alquran, berzikir, dan memperbanyak doa menjadi ibadah penyempurna puasa sunnah.
  • Berbuka puasa dianjurkan dilakukan segera setelah matahari terbenam dengan kurma atau air putih.

Baca juga: Fidyah Puasa: Ketentuan, Besaran, dan Siapa Saja yang Wajib Membayar

Manfaat Puasa Sunnah Senin Kamis

Puasa Senin Kamis memberi manfaat spiritual dengan meningkatkan kedisiplinan ibadah.

Selain itu, puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan sehingga tubuh lebih sehat dan bertenaga.

Ibadah ini membantu seseorang mengendalikan hawa nafsunya sehingga hati lebih tenang dan pikiran lebih jernih.

Puasa Senin Kamis mempererat hubungan seorang muslim dengan Allah SWT karena memperbanyak momen doa dan zikir.

Kebiasaan menahan lapar dan haus melatih kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup.

Puasa sunnah Senin Kamis menjadi tambahan amal kebaikan yang berguna sebagai bekal di akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com