Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Doa Bisa Membuat Hati Lebih Tenang? Ini 5 Doa Sabar dan Ikhlas yang Dianjurkan

Kompas.com, 17 Januari 2026, 21:10 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam kerap menghadapi tekanan hidup yang memicu kegelisahan batin, mulai dari persoalan ekonomi hingga masalah keluarga dan pekerjaan.

Dalam ajaran Islam, doa dipandang sebagai salah satu sarana utama untuk menenangkan hati karena menghubungkan manusia dengan Allah SWT sebagai sumber kekuatan dan ketenangan.

Doa sabar dan ikhlas membantu seseorang menerima kenyataan hidup dengan lapang dada serta keyakinan bahwa segala peristiwa berada dalam ketentuan Allah SWT.

Baca juga: 15 Ucapan Isra Miraj 2026 Singkat, Bermakna, dan Penuh Doa

Berikut lima doa sabar dan ikhlas yang menjelaskan mengapa doa mampu membuat hati lebih tenang dan dapat diamalkan dalam berbagai situasi kehidupan, dilansir dari Baznas.

1. Doa Sabar dan Ikhlas Saat Menghadapi Ujian Hidup

Setiap muslim pasti mengalami ujian hidup yang berat dan menguras emosi.

Salah satu doa yang diajarkan dalam Alquran terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 250 yang berisi permohonan agar Allah melimpahkan kesabaran dan keteguhan hati.

وَلَمَّا بَرَزُوْا لِجَالُوْتَ وَجُنُوْدِهٖ قَالُوْا رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَۗ ۝٢٥٠

wa lammâ barazû lijâlûta wa junûdihî qâlû rabbanâ afrigh ‘alainâ shabraw wa tsabbit aqdâmanâ wanshurnâ ‘alal-qaumil-kâfirîn

Ketika mereka maju melawan Jalut dan bala tentaranya, mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”

Doa ini mengajarkan bahwa ketenangan hati muncul ketika seseorang memohon kekuatan batin agar tetap teguh menghadapi tantangan.

Kesabaran yang dimohonkan melalui doa membantu mengurangi kegelisahan karena hati tidak dibiarkan menghadapi ujian sendirian.

Doa sabar dan ikhlas juga mengarahkan seseorang untuk tetap berusaha tanpa kehilangan ketenangan batin.

Baca juga: Doa Saat Hujan Deras Dikhawatirkan Banjir, Ini Bacaan dan Artinya

2. Doa Sabar dan Ikhlas agar Hati Lebih Tenang

Kegelisahan sering muncul ketika seseorang sulit menerima kenyataan hidup.

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW berisi permohonan agar Allah memberikan jiwa yang tenang, ridha terhadap ketentuan-Nya, dan merasa cukup dengan pemberian-Nya.

Doa ini menjelaskan bahwa ketenangan hati lahir dari sikap ridha terhadap qadha dan qadar Allah.

Ridha membantu menghentikan pergulatan batin yang menjadi sumber kegelisahan.

Melalui doa ini, seseorang belajar menata perasaan agar tetap tenang meskipun berada dalam kondisi sulit.

3. Doa Sabar dan Ikhlas Saat Menghadapi Musibah

Musibah sering kali menjadi sumber kesedihan yang mengguncang ketenangan hati.

Dalam Islam, kalimat “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” diajarkan sebagai bentuk doa sabar dan ikhlas saat musibah datang.

Doa ini mengingatkan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Kesadaran tersebut membantu hati menerima kehilangan tanpa terjerumus dalam kesedihan berlarut-larut.

Doa sabar dan ikhlas membuat musibah dipahami sebagai bagian dari ujian hidup yang memiliki hikmah.

4. Doa Sabar dan Ikhlas untuk Mengendalikan Emosi

Amarah merupakan salah satu emosi yang sering merusak ketenangan batin.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa kekuatan sejati terletak pada kemampuan menahan amarah.

Salah satu doa yang dianjurkan berisi permohonan agar Allah menghapus amarah dari hati dan melindungi dari godaan setan.

Doa ini membantu menenangkan emosi dengan memberi jeda sebelum seseorang bertindak.

Melalui doa sabar dan ikhlas, hati dilatih untuk tetap tenang meskipun berada dalam situasi yang memancing emosi.

Baca juga: Doa Agar Terhindar dari Penyakit yang Dianjurkan Nabi

5. Doa Sabar dan Ikhlas dalam Kehidupan Sehari-hari

Selain doa-doa khusus, terdapat doa singkat yang dapat diamalkan setiap hari sebagai bentuk ketundukan dan keikhlasan.

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW berisi permohonan agar Allah memberikan ridha dan perlindungan dari murka-Nya.

Permohonan ridha Allah mencerminkan keinginan hidup dalam ketenangan yang bersumber dari kedekatan spiritual.

Doa ini dapat dibaca kapan saja, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.

Kebiasaan berdoa membentuk ketahanan batin dalam menghadapi tekanan hidup modern.

Doa sabar dan ikhlas tidak serta-merta menghilangkan masalah, tetapi menenangkan hati agar mampu menghadapinya dengan lebih kuat.

Ketenangan hati yang lahir dari doa membantu seseorang bersikap lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan.

Lima doa tersebut dapat dijadikan amalan harian untuk menjaga ketenangan batin dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar