Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Keutamaan, Waktu Terbaik, dan Bacaan Doanya

Kompas.com, 20 Januari 2026, 21:00 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Malam hari pada dasarnya adalah waktu untuk beristirahat dan tidur. Rentang waktu tidur terbentang cukup panjang, mulai setelah sholat Isya hingga menjelang Subuh. Namun, di antara waktu malam tersebut terdapat saat-saat istimewa yang sangat dianjurkan untuk diisi dengan ibadah.

Salah satu ibadah utama di malam hari adalah sholat tahajud. Sholat sunnah ini menjadi amalan istimewa yang tidak semua orang mampu menjaganya. Karena itu, sholat tahajud sering disebut sebagai ibadahnya orang-orang pilihan.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah

Sholat Tahajud, Ibadahnya Para Ahli Surga

Sholat tahajud adalah amalan yang biasa dikerjakan oleh orang-orang bertakwa dan dekat dengan Allah SWT. Al-Qur’an menggambarkan sifat para ahli surga sebagai orang-orang yang sedikit tidurnya di malam hari karena mereka menghidupkan malam dengan ibadah.

Allah SWT berfirman dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 17:

كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ

Artinya:
"Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam."

Ayat ini menjelaskan bahwa para hamba Allah yang mulia mengisi malamnya dengan qiyamul lail, seperti sholat tahajud dan witir, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa dan istighfar.

Definisi Sholat Tahajud Menurut Ulama

Secara bahasa, kata tahajud berasal dari kata hajada yang berarti tidur di malam hari. Hal ini dijelaskan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah yang diterbitkan oleh Al-Auqaf Al-Kuwaitiyyah.

Adapun secara istilah, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur terlebih dahulu, meskipun tidurnya hanya sebentar.

Dengan demikian, sholat malam yang dikerjakan tanpa tidur sebelumnya tidak disebut sholat tahajud, meski tetap bernilai ibadah.

Baca juga: Ini Waktu Paling Utama Shalat Tahajud dan Witir Menurut Sunnah Nabi

Dalil Anjuran Sholat Tahajud

Anjuran sholat tahajud secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 79:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya:
"Dan pada sebagian malam, laksanakanlah sholat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

Ayat ini menunjukkan bahwa sholat tahajud memiliki kedudukan istimewa, bahkan menjadi salah satu sebab diangkatnya derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Tahajud

Secara umum, waktu sholat tahajud dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh, dengan syarat telah tidur terlebih dahulu.

Namun, waktu paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah sepertiga malam terakhir. Pada waktu inilah Allah SWT membuka pintu ampunan dan pengabulan doa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Rabb kita Tabaaraka wa Ta’aalaa turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni.’” (HR. Bukhari)

Hadis ini menjadi dasar kuat mengapa sepertiga malam terakhir disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

Baca juga: Shalat Tahajud Tanpa Tidur, Bolehkah? Simak Penjelasannya

Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat tahajud minimal dikerjakan dua rakaat. Adapun jumlah yang umum dikerjakan Rasulullah SAW adalah 8 rakaat sholat tahajud dan ditutup dengan 3 rakaat sholat witir, sebagaimana sholat tarawih, dengan salam setiap dua rakaat.

Niat Sholat Tahajud

Niat sholat tahajud dapat dibaca dalam hati atau dilafalkan sebagai berikut:

Arab:

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Ushallii sunnatat tahajjudi rak‘ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Setelah itu, sholat dilanjutkan seperti sholat pada umumnya hingga diakhiri dengan salam.

Doa Sholat Tahajud Sesuai Hadis

Salah satu doa yang sering dibaca Rasulullah SAW setelah sholat tahajud diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Bacaan Arab:

اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ

وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ

وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ

وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ

وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ

فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي

أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Baca juga: 10 Tips Mudah Bangun untuk Sholat Tahajud, Lengkap dengan Hadis

Bacaan Latin:

Allaahumma rabbanaa lakal hamdu anta qayyimus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna.

Wa lakal hamdu anta maalikus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna.

Wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna.

Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa‘dukal haqq. Wa liqaa’uka haqq.

Wa qauluka haqq, wal jannatu haqq, wan naaru haqq.

Wan nabiyyuuna haqq, wa Muhammadun shallallaahu alaihi wasallama haqq. Was saa‘atu haqq.

Allaahumma laka aslamtu. Wa bika aamantu. Wa ‘alaika tawakkaltu.

Wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu.

Fagfirlii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu, wa maa asrartu, wa maa a‘lantu, wa maa anta a‘lamu bihi minnii.

Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Laa ilaaha illaa anta. Wa laa haula, wa laa quwwata illaa billaah.

Terjemahannya:

Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar.

Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian.

Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar.

Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah.

Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali.

Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.

Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan,

Dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau.

Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.

Baca juga: Doa Tahajud dan Artinya: Doa Malam yang Penuh Keutamaan

Penutup

Sholat tahajud bukan sekadar sholat sunnah biasa, melainkan ibadah malam yang sarat keutamaan. Selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, sholat tahajud juga menjadi wasilah terkabulnya doa dan diangkatnya derajat seorang hamba.

Meski berat, siapa pun yang mampu menjaganya akan merasakan ketenangan dan keberkahan luar biasa dalam hidupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
6 Kesalahan Saat Shalat yang Sering Dilakukan, Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah
Aktual
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Dari Penerima Jadi Pemberi, Petani Ini Setor Zakat Pertanian Rp 16 Juta
Aktual
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
MUI Apresiasi Prabowo Jalankan Ekonomi Kerakyatan, Sebut Baru Kali Ini Presiden Tegas Terapkan Pasal 33 UUD 1945
Aktual
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
MUI Usul Danantara Syariah: Konsolidasi Ekonomi Umat Indonesia
Aktual
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
MUI Canangkan Jihad Digital: Waspada Belajar Agama dari AI Tanpa Guru
Aktual
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
MUI Akan Buat Fatwa Zakat Infak dan Sedekah Bisa Bantu Iuran BPJS
Aktual
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
MUI Usul Zakat Jadi Pengurang Langsung Pajak, Cholil Nafis: Umat Islam Jangan Kena Double Tax
Aktual
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Benarkah Bulan Safar Membawa Malapetaka? Ini Penjelasan Islam dan Dalil Haditsnya
Aktual
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Hukum Minum Alkohol Sedikit dalam Islam, Apakah Tetap Haram Meski Tidak Mabuk?
Aktual
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Apa Itu Istidraj? Pengertian, Dalil, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya dalam Islam
Aktual
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Presiden Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Hari Ini, MUI Himpun 87 Ormas Bahas Masa Depan Bangsa
Aktual
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Wasekjen PBNU soal Kuota Hangus: Jangan Ambil Hak Pelanggan Secara Batil
Aktual
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Menlu RI dan Negara Muslim Kecam Keras Eskalasi Israel di Al-Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar