Penulis
KOMPAS.com - Puasa Senin Kamis adalah salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Amalan ini dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis setiap pekan, dan termasuk ibadah yang rutin dilakukan Rasulullah SAW.
Selain bernilai pahala besar, puasa Senin Kamis juga memiliki banyak keutamaan spiritual dan manfaat bagi jiwa serta tubuh. Tidak hanya sebagai latihan menahan diri, puasa ini juga menjadi momen penting karena pada hari Senin dan Kamis amal manusia dilaporkan kepada Allah SWT.
Baca juga: Puasa Nisfu Syaban Tinggal Hitungan Hari, Ini Niat dan Amalan Istimewa
Berikut ini dalil puasa Senin Kamis yang disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya:
عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ الْغَازِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ صِيَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Artinya: "Dari Rabi'ah bin Al Ghaz bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah tentang puasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka 'Aisyah pun menjawab: "Beliau selalu puasa Senin dan Kamis." (H.R. Ibnu Majah).
Dalam hadits lain disebutkan:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Artinya: "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dahulu berpuasa Senin dan Kamis, maka aku (Abu Hurairah) pun menanyakannya kepada beliau, lalu beliau menjawab: "Sesungguhnya amalan ditampakkan (dilaporkan) pada hari Senin dan Kamis." (H.R. Ad Darimi).
Berdasarkan dua hadits di atas, pusa Senin Kamis disunnahkan untuk dikerjakan sebagai ittiba' (meneladani) Rasulullah SAW dan agar saat amal dilaporkan, seseorang dalam kondisi puasa sehingga Allah SWT menilai baik laporan amal tersebut.
Berikut ini bacaan niat puasa Senin Kamis.
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aala.
Artinya:
Saya niat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala.
Baca juga: Hitung Mundur Puasa 2026: Tinggal 20 Hari, Ini Persiapan Wajib
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumal khamisi sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya:
Saya niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala.
Berikut ini beberapa keutamaan melaksanakan puasa Senin Kamis.
Hari Senin dan Kamis adalah saat amal dilaporkan kepada Allah SWT. Maka Rasulullah SAW sangat menyukai bila pada saat tersebut sedang dalam keadaan puasa.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ
Artinya: "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dahulu berpuasa Senin dan Kamis, maka aku (Abu Hurairah) pun menanyakannya kepada beliau, lalu beliau menjawab: "Sesungguhnya amalan ditampakkan (dilaporkan) pada hari Senin dan Kamis." (H.R. Ad Darimi).
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقَالَ إِنَّ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ يَغْفِرُ اللَّهُ فِيهِمَا لِكُلِّ مُسْلِمٍ إِلَّا مُهْتَجِرَيْنِ يَقُولُ دَعْهُمَا حَتَّى يَصْطَلِحَا
Artinya: "Dari Abu Hurairah berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu berpuasa pada hari senin dan kamis. Beliau ditanya: "Ya Rasulullah, kenapa anda berpuasa pada hari senin dan kamis?"
Beliau menjawab: "Sesungguhnya pada hari senin dan kamis Allah mengampuni dosa setiap muslim kecuali dua orang yang saling menjauhi (bermusuhan). Allah berfirman: "Tangguhkanlah hingga keduanya saling memaafkan." (H.R. Ibnu Majah).
Baca juga: Niat Puasa Qadha: Kenapa Banyak Orang Gagal Lunasi Utang Puasa?
عَنْ أبِي قَتادَةَ الأنْصارِيِّ، أنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ؟ فَقالَ: فِيهِ وُلِدْتُ وفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ
Artinya: "Diriwayatkan dari Abi Qatadah Al Anshari, sesungguhnya Rasulullah pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan, dan pada hari itu diturunkannya Al Quran kepadaku." (H.R. Muslim).
Dikutip dari Kitab Hadits Sunan Ibnu Majah, disebutkan bahwa zakat bagi tubuh adalah puasa.
لِكُلِّ شَيْءٍ زَكَاةٌ وَزَكَاةُ الْجَسَدِ الصَّوْمُ
Artinya: "Setiap sesuatu itu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah berpuasa..." (H.R. Ibnu Majah).
Imam Ath Thabrani dalam kitab Al Mu'jam Al Ausath meriwayatkan sebuah hadits yang menjelaskan bahwa puasa itu menyehatkan.
وَصُومُوا تَصِحُّوا
Artinya: “Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.” (H.R. Ath Thabrani).
Meskipun hadits ini digolongkan sebagai hadits dhaif atau lemah, namun isinya shahih, yaitu puasa itu menyebabkan tubuh menjadi sehat.
ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ
Artinya: “Amalan puasa dan membaca Al Quran akan memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat kepadanya.
Dan Al Quran berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafaat.” (H.R. Ahmad).
Baca juga: Ini Cara Agar Tubuh Tak Kaget Saat Hari Pertama Puasa
Puasa menjadi perisai yang dapat melindungi seseorang dari api neraka. Hal ini sebagaimana
إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ
Artinya: ”Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.” (H.R. Ahmad).
أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُلْتُ: مُرْنِي بِأَمْرٍ آخُذُهُ عَنْكَ قَالَ: عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَا مِثْلَ لَهُ
Artinya: "Aku (Abu Umamah) pernah mendatangi Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam. Maka aku berkata kepada beliau : ”(Wahai Rasulullah), tunjukkan kepadaku suatu amalan yang dapat aku ambil darimu”. Maka beliau menjawab : “Hendaknya kamu berpuasa, karena puasa itu tidak ada tandingan (pahala)-nya.” (H.R. An Nasai, Ibnu Hibban, dan Al Hakim).
عن أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قال : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya: "Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata, Rasulullah Shallallahu’alai wa sallam bersabda, “Allah berfirman, ‘Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).
فِى الْجَنَّةِ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابٍ ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ لاَ يَدْخُلُهُ إِلاَّ الصَّائِمُونَ
Artinya: "Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.” (H.R. Bukhari).
Baca juga: Cara Mengajarkan Puasa pada Anak Sesuai Usia
Agar puasa Senin Kamis bisa konsisten, ada beberapa tips yang perlu dilakukan, diantaranya adalah:
Puasa Senin Kamis adalah sunnah yang ringan namun berpahala besar. Dalil-dalil hadits menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menjaganya secara rutin.
Selain menjadi waktu pelaporan amal, puasa ini juga membawa ampunan, syafaat, perlindungan dari neraka, dan keutamaan masuk Surga melalui pintu Ar-Rayyan.
Istiqamah dalam puasa sunnah ini bisa menjadi langkah nyata memperbaiki kualitas iman dan kedekatan kepada Allah SWT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang